Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ruxi Beberkan Putusan FIFA soal Gaji yang Belum Dibayarkan PSIS Semarang

Bayu Shaputra • Selasa, 2 Juni 2026 | 09:02 WIB
Eks Bek PSIS Semarang, Ruxi. (Instagram/ruxiiii4)
Eks Bek PSIS Semarang, Ruxi. (Instagram/ruxiiii4)

 

RADARSITUBONDO.ID - Permasalahan tunggakan gaji yang melibatkan PSIS Semarang dan mantan pemain asingnya, Roger Bonet Badia atau yang akrab disapa Ruxi, memasuki perkembangan baru.

Bek asal Spanyol tersebut menyampaikan bahwa dirinya telah memenangkan sengketa terkait hak finansial yang belum dipenuhi oleh klub melalui proses yang ditangani FIFA.

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Ruxi melalui akun media sosial pribadinya. Dalam pernyataannya, pemain berusia 31 tahun itu menyebut proses penyelesaian kasus berlangsung selama berbulan-bulan hingga akhirnya menghasilkan keputusan yang menurutnya membuktikan fakta yang selama ini diperjuangkan.

"Setelah berbulan-bulan, akhirnya kebenaran terungkap. Saya bersyukur dapat membagikan bahwa saya secara resmi memenangkan kasus FIFA terkait gaji yang belum dibayarkan terhadap mantan klub saya, PSIS Semarang," tulis Ruxi di Instagram.

Baca Juga: Pasang Atap KDMP di Situbondo, Pekerja Asal Malang Tewas Jatuh dari Ketinggian

Dalam unggahannya, Ruxi juga menyinggung perjalanan panjang yang ia jalani bersama Evandro Brandao. Mantan rekan setimnya di PSIS Semarang itu turut mendampinginya selama proses penyelesaian sengketa berlangsung. Menurut Ruxi, selama kasus berjalan mereka kerap menghadapi berbagai tudingan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.

"Selama proses ini, Evandro Brandão dan saya harus mendengar banyak hal yang dikatakan tentang kami yang sama sekali tidak benar dan secara tidak adil mempertanyakan profesionalisme kami. Syukurlah, kebenaran telah menang, dan FIFA mengakui bahwa kami bertindak secara profesional selama seluruh proses ini," lanjut Ruxi.

Sebagai bagian dari pernyataannya, Ruxi turut memperlihatkan dokumen yang disebut sebagai bukti keputusan resmi FIFA terkait perkara yang ia ajukan. Dokumen tersebut, menurutnya, memperkuat posisi bahwa kewajiban finansial terhadap dirinya belum sepenuhnya diselesaikan oleh PSIS Semarang.

Kasus ini juga dimanfaatkan Ruxi untuk menyuarakan harapannya terhadap perlindungan hak-hak pemain sepak bola di Indonesia. Ia berharap pengalaman yang dialaminya dapat menjadi dorongan bagi pemain lain untuk tidak ragu memperjuangkan hak mereka ketika menghadapi persoalan serupa.

"Saya berharap kasus ini dapat mendorong lebih banyak pemain di Indonesia untuk memperjuangkan hak mereka dan tidak takut untuk berbicara ketika menghadapi situasi serupa. Pada saat yang sama, saya berharap dapat melihat solusi yang lebih efektif dari liga, yang terlalu sering memilih untuk menutup mata terhadap situasi seperti ini," harap Ruxi.

Dalam unggahan yang sama, Ruxi juga mengutip isi pernyataan yang disebut berasal dari keputusan FIFA terkait kasus tersebut.

"Pada saat pernyataan ini dibuat, FIFA menyatakan: PSIS Semarang belum memenuhi kewajiban finansialnya. terhadap Roger Bonet Badia," sambungnya.

Pernyataan tersebut menambah perhatian publik terhadap persoalan tunggakan gaji yang dalam beberapa tahun terakhir beberapa kali menjadi sorotan dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Ruxi menilai adanya mekanisme yang lebih efektif diperlukan agar kasus serupa dapat ditangani dengan lebih cepat dan memberikan kepastian bagi para pemain.

Baca Juga: Ngaku TNI, Oknum Prada AL di Situbondo Diduga Aniaya Penjual Motor hingga Gigi Copot

Meski bersengketa dengan mantan klubnya, Ruxi menegaskan tidak menyimpan kebencian terhadap PSIS Semarang.

Di bagian akhir pernyataannya, pemain yang pada musim lalu memperkuat Madura United itu justru menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan selama proses penyelesaian kasus berlangsung.

Ia mengaku dukungan suporter memiliki arti penting bagi dirinya, terutama saat menghadapi proses yang tidak singkat. Ruxi juga berharap PSIS Semarang dapat kembali bangkit dan bersaing di level tertinggi kompetisi sepak bola nasional.

"Terlepas dari semuanya, saya hanya mendoakan yang terbaik untuk PSIS dan dengan tulus berterima kasih kepada seluruh supporter yang telah mendukung saya sepanjang proses ini. Dukungan kalian sangat berarti bagi saya, dan saya sungguh berharap klub ini kembali ke tempat yang semestinya. Saya akan selalu berdiri teguh pada nilai-nilai saya, keyakinan saya, dan hak-hak setiap orang," tutup Ruxi.

Editor : Bayu Shaputra
#Ruxi #Roger Bonet Badia #tunggakan gaji #psis semarang #fifa