Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Allano Lima Pamit dari Persija Jakarta, Akui Ingin Bertahan Namun Keputusan Bukan di Tangannya

Bayu Shaputra • Selasa, 2 Juni 2026 | 10:03 WIB
Winger Persija, Allano Lima. (Instagram/allanolima07)
Winger Persija, Allano Lima. (Instagram/allanolima07)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kabar kurang menggembirakan datang bagi Persija Jakarta menjelang persiapan menghadapi musim baru. Klub berjuluk Macan Kemayoran dipastikan tidak lagi diperkuat winger asal Brasil, Allano Lima, yang memilih mengakhiri kebersamaannya setelah hanya satu musim berseragam tim ibu kota.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Allano melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (1/6/2026). Dalam pesan yang ditujukan kepada seluruh keluarga besar Persija dan The Jakmania, pemain berusia 31 tahun itu menyampaikan salam perpisahan yang sarat emosi.

“Keluarga besar Persija Jakarta yang saya cintai, dear Jakmania. Hari ini saya harus menulis salah satu salam perpisahan tersulit dalam karier saya,” tulis Allano dalam akun Instagram pribadinya.

Baca Juga: Seskab Teddy Bantah Kunjungan Luar Negeri Prabowo Seremonial, Sebut Banyak Hasil Nyata untuk Indonesia

Bagi Allano, kesempatan membela Persija menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan karier profesionalnya. Ia mengaku mendapatkan sambutan hangat sejak pertama kali datang ke Jakarta, baik dari klub maupun para pendukung setia Persija yang selalu memberikan dukungan di setiap pertandingan.

“Merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bisa mengenakan jersey Persija Jakarta, sesuatu yang akan selalu saya simpan di hati selamanya. Sejak hari pertama, saya merasakan semangat dan cinta tanpa syarat yang kalian, para suporter, berikan di setiap pertandingan. Kalian tanpa diragukan lagi adalah jiwa dari klub ini,” ucap Allano.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada klub yang telah membuka pintu untuk saya, dan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah menerima saya dan membuat saya merasa seperti di rumah sendiri,” sambungnya.

Meski menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam, Allano tidak menampik bahwa perpisahan ini meninggalkan kekecewaan tersendiri.

Dalam pernyataannya, mantan pemain Brasil tersebut mengisyaratkan bahwa dirinya sebenarnya masih memiliki keinginan untuk melanjutkan karier bersama Persija. Namun, keputusan akhir membuat kerja sama kedua belah pihak tidak dapat diteruskan.

Baca Juga: Pasang Atap KDMP di Situbondo, Pekerja Asal Malang Tewas Jatuh dari Ketinggian

“Saya pergi dengan rasa sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meski keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya keputusan akhir bukan berada di tangan saya,” papar Allano.

Pernyataan tersebut memunculkan dugaan bahwa proses pembicaraan mengenai masa depan sang pemain tidak menghasilkan kesepakatan.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan di balik berakhirnya kerja sama antara Persija dan pemain yang menjadi salah satu andalan lini serang musim lalu tersebut.

Dalam pesan perpisahannya, Allano juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen tim dan para pendukung apabila selama membela Persija masih terdapat kekurangan dalam penampilannya. Ia secara khusus menyinggung kegagalannya membantu Macan Kemayoran merebut gelar juara liga.

“Saya juga ingin meminta maaf dengan tulus atas segala kesalahan yang mungkin pernah saya lakukan dan karena belum mampu mewujudkan mimpi memenangkan liga bersama. Percayalah, saya selalu memberikan kemampuan terbaik saya, berjuang dan berkeringat untuk jersey ini hingga detik terakhir, meskipun takdir belum mengizinkan kita mengangkat trofi yang sangat kita impikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ngaku TNI, Oknum Prada AL di Situbondo Diduga Aniaya Penjual Motor hingga Gigi Copot

Meski kebersamaannya dengan Persija hanya berlangsung selama satu musim, Allano mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga yang akan selalu dikenangnya. Ia juga menegaskan bahwa dukungannya terhadap Persija tidak akan berhenti meski sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad.

“Saya membawa begitu banyak kenangan indah dan pelajaran berharga yang akan saya ingat seumur hidup. Dari mana pun saya berada nanti, saya akan terus mendukung klub ini. Terima kasih untuk segalanya, Persija. Terima kasih, Indonesia. Kalian akan selalu menjadi bagian dari diri saya,” tutup Allano

Kepergian Allano menjadi kehilangan besar bagi Persija dan The Jakmania. Pasalnya, pemain asal Brasil tersebut tampil sebagai salah satu figur sentral dalam skema permainan yang dibangun pelatih Mauricio Souza sepanjang kompetisi Super League 2025/2026.

Di sektor penyerangan, Allano hampir selalu menjadi pilihan utama. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari produktivitas mencetak gol, tetapi juga kemampuannya menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Kehadirannya memberikan variasi serangan yang membuat Persija mampu bersaing di papan atas hingga akhir musim.

Baca Juga: Situbondo Kekurangan 461 Guru, DPRD Desak Pemkab Segera Ajukan Formasi ke Kementerian

Performa impresif itu tercermin dari catatan statistik yang berhasil dibukukannya. Sepanjang musim Super League 2025/2026, Allano tampil dalam 29 pertandingan dan menyumbangkan sembilan gol serta sembilan assist. Torehan tersebut menjadikannya salah satu pemain paling produktif di skuad Persija.

Jumlah sembilan assist yang dikoleksinya juga menempatkan Allano sebagai salah satu pemberi assist terbaik di tim sepanjang musim lalu. Kontribusi tersebut turut membantu Persija mengakhiri kompetisi di posisi ketiga klasemen akhir, sebuah pencapaian yang cukup positif meski belum mampu mengantarkan tim meraih gelar juara.

Kini, setelah perpisahan resmi diumumkan, perhatian publik mulai tertuju pada langkah berikutnya dalam karier Allano. Belum diketahui apakah pemain berusia 31 tahun itu akan tetap melanjutkan karier di Indonesia bersama klub lain atau memilih mencari tantangan baru di kompetisi luar negeri.

Editor : Bayu Shaputra
#Allano Lima #Persija Jakarta