Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sumardji Tegaskan Target Timnas Indonesia Juara ASEAN Hyundai Cup 2026

Bayu Shaputra • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:00 WIB
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji. (Riaupos)
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji. (Riaupos)

 

RADARSITUBONDO.ID - PSSI menegaskan ambisi besar yang dibebankan kepada Timnas Indonesia pada ajang ASEAN Hyundai Cup 2026 atau yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.

Melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, federasi menargetkan skuad Garuda mampu mengakhiri penantian panjang dengan merebut gelar juara pada turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut.

Turnamen edisi ke-16 itu dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli mendatang. Indonesia kembali memasang target tinggi setelah selama ini masih kesulitan mengangkat trofi juara meski telah enam kali menembus partai final. Status sebagai runner-up terbanyak menjadi catatan yang ingin segera diakhiri oleh tim Merah Putih.

Baca Juga: Seskab Teddy Bantah Kunjungan Luar Negeri Prabowo Seremonial, Sebut Banyak Hasil Nyata untuk Indonesia

Sumardji menegaskan bahwa target yang ditetapkan PSSI bukan sekadar formalitas. Menurutnya, seluruh elemen tim memiliki keinginan kuat untuk membawa Indonesia menjadi yang terbaik di kawasan Asia Tenggara.

"Ingat ya, kembali bahwa target kita tidak main-main, kita kepengin target kita adalah meraih juara untuk AFF ini, senior. Kami merindukan itu," kata Sumardji di sela latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6), dikutip dari Jawapos.com.

Target juara yang dicanangkan PSSI tidak hanya berkaitan dengan prestasi di lapangan. Sumardji menilai keberhasilan meraih trofi ASEAN Hyundai Cup 2026 juga memiliki arti penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Timnas Indonesia.

Menurutnya, dukungan publik terhadap tim nasional mengalami penurunan setelah kegagalan Indonesia mewujudkan ambisi tampil di Piala Dunia 2026. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi federasi dan jajaran pelatih untuk kembali mendekatkan tim nasional dengan para pendukungnya.

Baca Juga: Pasang Atap KDMP di Situbondo, Pekerja Asal Malang Tewas Jatuh dari Ketinggian

Karena itu, gelar juara di tingkat Asia Tenggara dianggap dapat menjadi momentum untuk mengembalikan antusiasme suporter terhadap skuad Garuda. PSSI berharap keberhasilan tersebut mampu membuktikan kualitas para pemain sekaligus memunculkan kembali kebanggaan publik terhadap tim nasional.

"Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi. Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang," ujar Sumardji.

Untuk mewujudkan target tersebut, Timnas Indonesia telah menjalani rangkaian persiapan sejak beberapa waktu lalu. Pelatih kepala John Herdman memulai program pemusatan latihan tahap pertama yang berlangsung di Jakarta dan berakhir dua hari sebelumnya.

Pada fase awal tersebut, sebanyak 23 pemain mengikuti latihan intensif. Dari jumlah itu, hanya Marselino Ferdinan yang berstatus pemain diaspora. Selebihnya merupakan pemain yang berkompetisi di BRI Super League dan menjadi bagian dari proyeksi tim untuk menghadapi turnamen regional tersebut.

Baca Juga: Ngaku TNI, Oknum Prada AL di Situbondo Diduga Aniaya Penjual Motor hingga Gigi Copot

Program latihan tidak berhenti sampai di Jakarta. Setelah menyelesaikan tahap pertama, Herdman dijadwalkan kembali mengumpulkan para pemain dalam pemusatan latihan lanjutan yang akan berlangsung di Bali.

Agenda tersebut direncanakan berjalan selama 20 hari mulai awal Juli dan menjadi fase krusial dalam pembentukan skuad final.

Pemusatan latihan tahap kedua akan menjadi kesempatan terakhir bagi jajaran pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menentukan komposisi terbaik yang dibawa ke ASEAN Hyundai Cup 2026. Seluruh pemain akan bersaing memperebutkan tempat di dalam tim yang akan mewakili Indonesia pada turnamen tersebut.

Timnas Indonesia dijadwalkan memulai perjalanan mereka pada kompetisi itu dengan menghadapi Kamboja. Pertandingan pembuka akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada 27 Juli dan menjadi langkah awal skuad Garuda dalam upaya merealisasikan target juara yang telah ditetapkan federasi.

Baca Juga: Situbondo Kekurangan 461 Guru, DPRD Desak Pemkab Segera Ajukan Formasi ke Kementerian

Sumardji menilai persiapan kali ini memiliki keuntungan tersendiri karena adanya jeda kompetisi yang cukup panjang. Kondisi tersebut memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk memaksimalkan program latihan dan meningkatkan kesiapan pemain sebelum turnamen dimulai.

"Dengan jeda waktu kita, jeda waktu kita yang cukup panjang ini, karena kita kan liga, liga ini kan mulainya September. Sementara AFF ini kan mulainya kan boleh dibilang Juli sampai dengan Agustus. Nah, jeda waktu yang cukup panjang dan anak-anak tidak ada kegiatan inilah yang kita manfaatkan untuk betul-betul mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya," kata Sumardji.

Editor : Bayu Shaputra
#ASEAN Hyundai Cup 2026 #pssi #sumardji #John Herdman #timnas indonesia