RADARSITUBONDO.ID - Dua pemain muda andalan Como 1907, Nico Paz dan Martin Baturina, mencuri perhatian di panggung Piala Dunia 2026.
Keduanya menjalani debut bersama tim nasional masing-masing dan menjadi sumber kebanggaan bagi klub Italia tersebut di tengah meningkatnya reputasi Como di level Eropa.
Nico Paz mendapat kesempatan tampil bersama Argentina saat menghadapi Aljazair di Stadion Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.
Gelandang berusia 21 tahun itu masuk pada menit ke-80 menggantikan kapten Argentina, Lionel Messi, yang sebelumnya mencetak hattrick dalam kemenangan 3-0 Albiceleste.
Baca Juga: Ghana Tekuk Panama 1-0 di Piala Dunia 2026, Caleb Yirenkyi Jadi Penentu Kemenangan
Meski tidak mencatatkan gol maupun assist, Paz ikut membantu Argentina menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Penampilan tersebut menjadi debut pertamanya di ajang Piala Dunia setelah dua tahun menjadi bagian dari skuad tim nasional Argentina.
"Debut Piala Dunia yang tak terlupakan untuk @nicopaz10 bersama @afaseleccion, menggantikan @leomessi," tulis Como.
"Mimpi Piala Dunia menjadi kenyataan untuk @nicopaz1o," tulis Como dalam unggahan lainnya.
Tak hanya Paz, Como juga merayakan debut Martin Baturina bersama Kroasia. Pemain berusia 23 tahun itu tampil sebagai starter saat Kroasia menghadapi Inggris di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.
Hasil yang diraih Baturina memang berbeda dengan Paz. Kroasia harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 2-4. Namun, Baturina tetap mencatat momen spesial dengan mencetak gol debutnya di Piala Dunia sekaligus menjadi gol pertama Kroasia pada turnamen edisi 2026.
"@martinbaturina mencetak gol melawan Inggris dalam debut Piala Dunianya," tulis Como dengan menyertakan emoji tepuk tangan dan bendera Kroasia.
Dalam pertandingan tersebut, Baturina menjadi bagian dari trisula muda Kroasia bersama Petar Sucic dan Petar Musa. Dua dari tiga pemain lini depan tersebut berhasil berkontribusi dalam gol yang tercipta ke gawang Inggris.
Baca Juga: Cuaca Indonesia Hari Ini: Sirkulasi Siklonik Picu Hujan Sedang hingga Lebat, Ini Daerah Terdampak
Penampilan Nico Paz dan Martin Baturina menjadi kabar positif bagi Como 1907 yang tengah menikmati periode terbaik dalam sejarah klub. Pada musim lalu, tim asuhan Cesc Fabregas sukses menembus empat besar Serie A dan mengamankan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi para pemain muda yang menjadi fondasi proyek jangka panjang Como. Paz dan Baturina termasuk dua sosok penting yang membantu I Lariani menembus kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Di sisi lain, masa depan Nico Paz masih menjadi perhatian menjelang musim baru. Menurut Fichajes, gelandang muda tersebut telah memberi tahu Real Madrid bahwa dirinya tidak ingin kembali pada musim panas ini.
Laporan itu menyebut Paz lebih memilih bertahan di Como untuk melanjutkan proses perkembangannya. Ia menikmati peran sentral dalam skuad Fabregas dan menilai kesempatan bermain reguler yang diperoleh di Como menjadi faktor penting bagi kariernya.
Jika berhasil mempertahankan Paz dan Baturina, Como diyakini akan memiliki modal besar untuk menghadapi tantangan di Liga Champions musim depan. Debut keduanya di Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa proyek pengembangan pemain muda yang dijalankan klub terus menghasilkan talenta berkualitas di level tertinggi sepak bola dunia.
Editor : Bayu Shaputra