Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ronaldo Mandul Saat Hadapi RD Kongo, Roberto Martinez Tegas Tolak Tarik Sang Kapten

Bayu Shaputra • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:43 WIB
Ronaldo saat bermain melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026. (Instagram/fifaworldcup)
Ronaldo saat bermain melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026. (Instagram/fifaworldcup)

 

RADARSITUBONDO.ID - Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah Portugal gagal mengamankan kemenangan pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026.

Selecao das Quinas harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik (RD) Kongo di Houston, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026) pagi WIB.

Hasil tersebut langsung memunculkan pertanyaan mengenai peran Ronaldo yang kini telah berusia 41 tahun.

Sang kapten tampil penuh selama 90 menit, tetapi gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran saat Portugal berupaya mencari gol kemenangan.

Baca Juga: Kolombia Tundukkan Uzbekistan 3-1 di Piala Dunia 2026, Luis Diaz Bersinar

Meski mendapat sorotan, pelatih Portugal Roberto Martinez menegaskan bahwa mengganti Ronaldo bukanlah pilihan yang masuk dalam pertimbangannya saat pertandingan berlangsung.

"Bagi saya tidak masuk akal menarik keluar pencetak gol terbaik dalam sejarah sepak bola saat tim membutuhkan gol," kata Martinez, sebagaimana dilansir Reuters.

Ronaldo yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Portugal dengan koleksi 143 gol internasional memang belum mampu memberikan dampak besar pada laga pembuka tersebut.

Kegagalan membobol gawang RD Kongo sekaligus memperpanjang catatan negatif Ronaldo di turnamen besar. Ia kini telah menjalani lima pertandingan Piala Dunia secara beruntun tanpa mencetak gol.

Tidak hanya itu, megabintang Portugal tersebut juga tercatat gagal mencetak gol dalam 10 pertandingan berturut-turut di ajang mayor, yakni Piala Dunia dan Piala Eropa.

Gol non-penalti terakhir Ronaldo di turnamen besar tercipta pada Juni 2021. Catatan itu menjadi kontras dengan ambisinya mencetak sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Padahal, pertandingan melawan RD Kongo menjadi laga bersejarah bagi Ronaldo. Ia resmi menjadi pemain kedua dalam sejarah yang tampil pada enam edisi Piala Dunia, menyamai rekor yang sebelumnya dicatat kapten Argentina Lionel Messi.

Baca Juga: Kericuhan Warnai Eksekusi Eks Hotel Sultan, Water Canon Diterjunkan di Lokasi

Namun, berbeda dengan Messi yang mencuri perhatian lewat hattrick saat Argentina menaklukkan Aljazair 3-0 sehari sebelumnya, Ronaldo belum mampu mewujudkan target menjadi pemain pertama yang mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda.

Peluang tersebut masih terbuka karena Portugal masih memiliki dua pertandingan tersisa di fase grup.

Dalam laga melawan RD Kongo, Portugal sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Joao Neves membawa timnya unggul cepat pada menit keenam dan sempat menempatkan Portugal dalam posisi ideal untuk mengendalikan jalannya laga.

Baca Juga: DPR RI Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia

Akan tetapi, menurut Martinez, gol cepat tersebut justru menjadi awal hilangnya kontrol permainan Portugal.

"Kami memulai pertandingan dengan sangat, sangat baik," ujar Martinez.

"Biasanya ketika mencetak gol lebih dulu, emosi dari gol itu membantu tim untuk mengendalikan pertandingan dan berusaha mencetak gol kedua. Tetapi yang terjadi justru sebaliknya".

Martinez menilai para pemain Portugal menjadi terlalu konservatif saat menguasai bola. Kondisi itu memberi kesempatan kepada RD Kongo untuk kembali menata organisasi permainan dan menemukan ritme mereka.

Akibatnya, Portugal gagal mempertahankan tekanan dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang sisa pertandingan. Tim asuhan Martinez pun harus puas membawa pulang satu poin dari laga pembuka.

Hasil imbang tersebut membuat persaingan Grup K masih terbuka lebar. Pada pertandingan lainnya, Kolombia mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-1.

Portugal selanjutnya kembali bermain di Houston untuk menghadapi Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Laga tersebut berpotensi menjadi momentum bagi Ronaldo untuk mengakhiri puasa gol sekaligus menjaga peluang Portugal melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Editor : Bayu Shaputra
#RD Kongo #Portugal #Roberto Martinez #piala dunia #Cristiano Ronaldo