RADARSITUBONDO.ID - Pelatih anyar Persija Jakarta Shin Tae-yong langsung memasang standar tinggi untuk skuad yang akan dibentuknya. Ia menegaskan hanya akan memilih pemain yang memiliki mentalitas kuat, etos kerja tinggi, dan siap berkorban demi tim.
Dikutip dari laman resmi I.League,, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai sepak bola modern menuntut kerja kolektif dan intensitas permainan yang tinggi. Karena itu, kualitas individu saja tidak cukup untuk membawa tim meraih sukses pada musim 2025/2026.
“Kami butuh pemain yang mau berkorban untuk tim. Pemain yang merasa ‘siapa saya’ dengan pundak yang kaku (sombong), tidak mau berkorban untuk tim, hanya berdiri diam dan tidak berlari keras di lapangan. Pemain-pemain seperti itu tidak akan saya pilih. Itulah filosofi yang saya pegang dalam sepak bola,” kata STY.
Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka Bertahap, Iran dan AS Sepakati Gencatan Ketegangan 60 Hari
Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut, pengorbanan pemain harus terlihat dalam situasi pertandingan. Bahkan seorang penyerang pun dituntut membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola.
“Maksud dari mau berkorban untuk tim adalah meskipun dia berada di posisi paling depan (striker), ketika dia kehilangan bola, dia mau turun sampai ke area penalti kami sendiri untuk melakukan tekel, merebut bola, dan membawanya lagi,” ucapnya.
STY menilai tindakan seperti itu menjadi indikator penting untuk melihat seberapa besar komitmen pemain terhadap kepentingan tim. Ia percaya semangat kolektif akan membuat seluruh pemain bergerak dalam satu tujuan.
“Tentu tidak bisa dilakukan setiap saat, tapi jika hal seperti itu muncul satu atau dua kali saja demi tim, itu akan membuat seluruh pemain menjadi satu dan berlari keras bersama,” katanya.
Dengan filosofi tersebut, Persija diproyeksikan tampil dengan identitas baru pada musim 2025/2026, yakni tim yang mengandalkan kerja keras, disiplin, dan solidaritas di bawah komando Shin Tae-yong.
Editor : Bayu Shaputra