Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Jesse Marsch Beri Pesan Emosional untuk Ismael Kone yang Cedera Parah

Bayu Shaputra • Jumat, 19 Juni 2026 | 12:36 WIB
Nathan Saliba mengangkat jersey milik Ismael Kone yang alami cedera parah. (Instagram/canadasoccer)
Nathan Saliba mengangkat jersey milik Ismael Kone yang alami cedera parah. (Instagram/canadasoccer)

 

RADARSITUBONDO.ID - Laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Kanada vs Qatar di Stadion Vancouver, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan telak 6-0 untuk Kanada.

Namun pesta gol tersebut berubah sendu setelah gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami cedera patah kaki akibat pelanggaran keras di babak kedua.

Kanada tampil dominan sejak awal pertandingan. Cyle Larin membuka keunggulan pada menit ke-16, disusul hattrick Jonathan David pada menit ke-29, 45+3, dan 90+2. Nathan Saliba turut menyumbang gol pada menit ke-64, sementara satu gol lainnya berasal dari bunuh diri Ahmed Al Mannai pada menit ke-75.

Kemenangan ini sekaligus mencatat sejarah baru, di mana tim di luar Eropa dan Amerika Selatan untuk pertama kalinya mencetak lima gol atau lebih dalam laga Piala Dunia.

Baca Juga: AS-Iran Capai Kesepakatan Awal, Trump Harap Gencatan Senjata Meluas hingga Lebanon

Namun sorotan utama justru tertuju pada insiden tragis yang menimpa Ismael Kone. Ia harus ditarik keluar setelah menerima tekel keras dari Madibo yang berujung kartu merah pada menit ke-51. Sebelumnya, Qatar juga sudah bermain dengan 10 orang setelah Homam El Amin mendapat kartu merah pada menit ke-33.

Laga yang semestinya menjadi pesta gol Kanada berubah tegang setelah Kone terkapar dan mendapat perawatan medis panjang di lapangan. Rekan setimnya bahkan mengelilingi area kejadian untuk melindungi Kone dari sorotan penonton.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, memberikan pernyataan emosional usai pertandingan.

"Ismael adalah pemain sangat baik," ujar Marsch seusai laga kepada pihak penyiar. "Dia sangat tidak sempurna tetapi itu alasan dia sangat disukai. Ismael bisa melakukan banyak hal tetapi dia perwujudan tim ini."

"Ia merupakan pemain terbaik saat melawan Bosnia karena dirinya selalu ingin meminta bola."

"Kehilangan besar bagi kami tetapi ia akan baik-baik saja". "Kami akan merawatnya, mengirimnya ke dokter, dia akan kembali. Doa kami bersamanya. Dia punya masa depan cerah."

Baca Juga: Shin Tae-yong Tegas! Persija Jakarta Cari Pemain Berkarakter dan Kerja Keras

Marsch juga menyoroti solidaritas para pemain Kanada yang langsung melindungi Kone saat insiden terjadi.

"Saya telah mengatakan bahwa sumber daya terbaik tim ini adalah para pemain," ujarnya. "Mereka melambangkan segala hal terbaik dari negara ini."

"Mereka luar biasa baik, murah hati, suka memberi kepada satu sama lain tetapi mereka juga kompetitor hebat." "Ini grup pemain hebat, saya sangat bangga kepada mereka."

Di sisi lain, kemenangan besar Kanada turut ditopang performa impresif Jonathan David yang mencetak hattrick, serta kontribusi Cyle Larin dan Nathan Saliba. Sementara dari kubu Qatar, insiden kartu merah juga menimpa Homam El Amin yang lebih dulu meninggalkan lapangan.

Meski menang besar, Kanada harus membayar mahal dengan cedera serius yang dialami Kone, yang kini menjadi perhatian utama tim medis dan staf pelatih.

Editor : Bayu Shaputra
#Ismael Kone #Jesse Marsch #Piala Dunia 2026 #kanada #Qatar