Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Haiti, Turkiye, dan Tunisia Jadi Tiga Tim Pertama yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bayu Shaputra • Minggu, 21 Juni 2026 | 21:07 WIB
Squad Haiti di Piala Dunia 2026. (Instagram/fhfhaiti)
Squad Haiti di Piala Dunia 2026. (Instagram/fhfhaiti)

 

RADARSITUBONDO.ID - Haiti, Turkiye, dan Tunisia resmi menjadi tiga tim pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Ketiganya kehilangan peluang lolos ke babak 32 besar setelah menelan kekalahan dalam dua laga awal fase grup.

Persaingan di turnamen sepak bola terbesar dunia itu pun mulai memunculkan drama sejak pekan kedua penyisihan grup.

Aturan baru FIFA yang mengutamakan rekor pertemuan langsung (head-to-head) dalam penentuan klasemen menjadi faktor penting yang menutup peluang ketiga tim tersebut untuk bertahan.

Baca Juga: Shin Tae-yong Pasang Target Tinggi di Persija Jakarta: Harus Juara Super League 2026/2027

Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir

Haiti menjadi negara pertama yang dipastikan angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-3 dari Brasil pada laga Grup C.

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Haiti setelah sebelumnya juga tumbang 0-1 dari Skotlandia pada pertandingan pembuka. Dengan dua kekalahan beruntun, Haiti tidak lagi memiliki peluang untuk finis di dua besar grup.

Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Maroko, Haiti dipastikan tidak mampu mengejar Skotlandia karena kalah dalam pertemuan langsung.

Aturan head-to-head yang kini digunakan FIFA sebagai penentu utama klasemen membuat peluang mereka tertutup meski secara matematis masih bisa menyamai jumlah poin pesaingnya.

Baca Juga: Pasokan Batu Bara Surplus, Bahlil Minta PLN Segera Benahi Sistem

Bahkan jika menggunakan regulasi lama yang mengutamakan selisih gol, peluang Haiti tetap sangat kecil. Mereka memasuki laga terakhir dengan selisih gol minus empat, sedangkan Skotlandia memiliki selisih gol nol.

Bagi Haiti, kegagalan ini menjadi akhir yang pahit dalam penampilan kedua mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia.

Turkiye Tersingkir Meski Dominan

Turkiye menyusul Haiti sebagai tim kedua yang dipastikan tersingkir setelah kalah tipis 0-1 dari Paraguay pada laga Grup D.

Sebelumnya, tim asuhan Vincenzo Montella juga kalah 0-2 dari Australia. Hasil tersebut membuat Turkiye tidak memiliki peluang keluar dari dasar klasemen grup.

Ironisnya, performa Turkiye sebenarnya cukup menjanjikan. Dalam dua pertandingan awal, mereka melepaskan total 62 tembakan ke arah gawang lawan, tetapi gagal menghasilkan satu gol pun.

Saat menghadapi Paraguay, Turkiye tampil dominan dengan mencatatkan 32 percobaan tembakan.

Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka kembali pulang tanpa poin.

Secara matematis Turkiye masih bisa meraih kemenangan atas tuan rumah Amerika Serikat pada laga terakhir. Namun hasil tersebut tidak akan mengubah nasib mereka karena sudah kalah head-to-head dari Australia dan Paraguay.

Baca Juga: Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang 4-0

Pelatih Turkiye Vincenzo Montella mengaku kecewa dengan hasil tersebut.

"Saya sedih, tetapi juga sangat bangga kepada para pemain saya. Mereka memberikan segalanya hingga peluit akhir. Sepak bola terkadang memang seperti itu," ujar Montella, dikutip dari BBC.

Montella juga menyoroti minimnya keberuntungan timnya di depan gawang.

"Selama 35 tahun saya berada di sepak bola, biasanya hal seperti ini terjadi sekali dalam 50 tahun. Namun, itu terjadi kepada kami dalam dua pertandingan. Ada 62 tembakan dalam dua laga, belum termasuk penguasaan bola," katanya.

Tunisia Menyusul Setelah Dibantai Jepang

Tunisia menjadi tim ketiga yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan telak 0-4 dari Jepang pada laga Grup F di Monterrey, Minggu (21/6/2026).

Hasil itu melengkapi rangkaian buruk Tunisia setelah sebelumnya dibekuk Swedia dengan skor 1-5 pada pertandingan pertama.

Kekalahan dari Swedia bahkan memicu pergantian pelatih. Sabri Lamouchi diberhentikan dan posisinya digantikan Herve Renard. Namun perubahan tersebut belum mampu mengangkat performa tim Afrika Utara itu.

Jepang tampil dominan dan mengunci kemenangan melalui dua gol Ayase Ueda serta masing-masing satu gol dari Daichi Kamada dan Junya Ito.

Dengan dua kekalahan beruntun, Tunisia dipastikan finis di posisi terbawah Grup F. Jepang dan Belanda sudah berada di luar jangkauan mereka, sementara Swedia unggul dalam rekor pertemuan langsung sehingga tidak mungkin lagi dilewati.

Tunisia masih akan menghadapi Belanda pada laga terakhir fase grup. Namun apa pun hasilnya tidak akan mengubah status mereka sebagai tim yang tersingkir.

Baca Juga: Bertemu Prabowo di Hambalang, John Herdman Tegaskan Misi Besar Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Tersingkirnya Haiti, Turkiye, dan Tunisia menandai mulai mengerucutnya persaingan menuju babak 32 besar Piala Dunia 2026. Sejumlah tim lain masih harus berjuang hingga pertandingan terakhir fase grup untuk memastikan tiket lolos ke fase gugur.

Dengan format baru yang melibatkan lebih banyak peserta dan penerapan aturan head-to-head sebagai penentu utama klasemen, setiap poin dan hasil pertemuan langsung kini menjadi faktor yang sangat menentukan dalam perebutan tiket ke babak berikutnya.

Editor : Bayu Shaputra
#Haiti #Tunisia #Turkiye #Piala Dunia 2026