Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Belanda Kalahkan Tunisia 3-1, Juara Grup F dan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Bayu Shaputra • Jumat, 26 Juni 2026 | 08:22 WIB
Selebrasi pemain Belanda usai mencetak gol ke gawang Tunisia di Piala Dunia 2026. (Instagram/oranje)
Selebrasi pemain Belanda usai mencetak gol ke gawang Tunisia di Piala Dunia 2026. (Instagram/oranje)

 

RADARSITUBONDO.ID - Belanda memastikan langkah ke babak gugur Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup F setelah menundukkan Tunisia 3-1 pada laga terakhir fase grup di Kansas City Stadium, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. De Oranje tampil dominan sejak menit awal dan menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin.

Kemenangan tersebut diraih melalui gol bunuh diri Ellyes Skhiri, gol Brian Brobbey, dan Jan Paul van Hecke. Tunisia hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Hazem Mastouri sebelum akhirnya harus mengakhiri perjalanan di fase grup.

Tunisia sebenarnya membuka pertandingan dengan agresif. Saat laga baru berjalan dua menit, Hazem Mastouri menusuk dari sisi kiri sebelum mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Ismael Gharbi menyambut bola, tetapi tembakannya masih melambung di atas mistar gawang Bart Verbruggen.

Baca Juga: Klasemen Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Runner-up, Belanda Juara, Swedia Harap-Harap Cemas

Alih-alih unggul lebih dahulu, Tunisia justru kebobolan pada menit ketiga. Umpan silang rendah Belanda ke depan gawang dibelokkan Ellyes Skhiri ke gawangnya sendiri sehingga De Oranje memimpin 1-0.

Gol tersebut menjadi gol bunuh diri ke-12 sepanjang Piala Dunia 2026 sekaligus menyamai rekor gol bunuh diri terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia putra yang sebelumnya tercipta pada edisi 2018.

Belanda hanya membutuhkan empat menit untuk menggandakan keunggulan. Virgil van Dijk mengirim umpan matang yang diselesaikan Brian Brobbey dengan sontekan dari jarak dekat pada menit ketujuh. Lemahnya pengawalan lini belakang Tunisia membuat Brobbey leluasa mencetak gol ketiganya di turnamen.

Unggul dua gol membuat Belanda semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan. Penguasaan bola sepenuhnya berada di tangan De Oranje, sedangkan Tunisia lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Baca Juga: Kalahkan Curacao 2-0, Pantai Gading Dampingi Jerman ke Fase Gugur Piala Dunia 2026

Tunisia sempat memperoleh peluang pada menit ke-12 melalui sundulan Anis Ben Slimane setelah menerima umpan silang Ali Abdi. Namun bola masih tepat mengarah ke pelukan Bart Verbruggen.

Belanda terus menekan lewat sejumlah peluang yang diciptakan Jan Paul van Hecke, Ryan Gravenberch, hingga Donyell Malen. Pada menit ke-22, De Oranje bahkan sempat mengurung pertahanan Tunisia melalui rangkaian operan panjang, meski belum menghasilkan gol tambahan.

Peluang Tunisia kembali hadir pada menit ke-35 melalui serangan balik. Gharbi mengirim umpan silang kepada Mastouri, tetapi Verbruggen kembali sigap mengamankan bola.

Menjelang turun minum, Tijjani Reijnders melewati dua pemain sebelum mengirim bola kepada Cody Gakpo. Namun pertahanan Tunisia kembali mampu menggagalkan peluang tersebut. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Baca Juga: Teguran DLH Tak Digubris, PT BS 10 Diduga Tetap Buang Limbah ke Sungai Panarukan

Memasuki babak kedua, Belanda tetap tampil menekan. Pada menit ke-49, Cody Gakpo mengirim umpan silang ke tiang jauh yang disambut Brian Brobbey. Bola kemudian dikembalikan ke depan gawang, tetapi masih mampu dibersihkan lini belakang Tunisia.

Tunisia akhirnya memperkecil kedudukan pada menit ke-54. Berawal dari sepak pojok hasil aksi individu Hannibal Mejbri, Hazem Mastouri sukses menanduk bola ke pojok kiri bawah gawang Belanda. Reijnders gagal mengawal pergerakan Mastouri sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut sempat membangkitkan semangat Tunisia. Hujan deras yang turun membuat tempo pertandingan sedikit berubah. Namun Belanda kembali memperlebar keunggulan tujuh menit berselang.

Pada menit ke-61, Jan Paul van Hecke menyundul bola hasil sepak pojok. Bola sempat mengenai pemain Tunisia sebelum masuk ke gawang sehingga Belanda kembali menjauh dengan skor 3-1.

Gol tersebut sempat berpotensi dicatat sebagai gol bunuh diri akibat adanya defleksi, tetapi tetap memastikan De Oranje unggul dua gol.

Baca Juga: Teguran DLH Tak Digubris, PT BS 10 Diduga Tetap Buang Limbah ke Sungai Panarukan

Setelah gol ketiga, Ronald Koeman melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Justin Kluivert, Crysencio Summerville, Teun Koopmeiners, Memphis Depay, dan Noa Lang untuk menjaga intensitas permainan.

Tunisia juga melakukan penyegaran dengan memasukkan Ali Abdi Ben Ouanes, Elias Achouri, Mohamed Ali Ben Romdhane Mahmoud, Firas Chaouat, serta Sebastian Tounekti.

Peluang terbaik Tunisia pada sisa pertandingan hadir pada menit ke-77 ketika Hannibal Mejbri melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun Bart Verbruggen melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke atas mistar.

Belanda sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-80. Bola memantul di dalam kotak penalti sebelum disambar Nathan Aké, tetapi tembakannya masih melebar.

Pada masa injury time, Tunisia mendapat kesempatan terakhir melalui tendangan sudut pada menit ke-93. Namun pertahanan Belanda mampu menghalau ancaman tanpa kesulitan.

Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil ini memastikan Belanda melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup F dengan tujuh poin, sedangkan Tunisia harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di fase grup.

Editor : Bayu Shaputra
#Tunisia #Piala Dunia 2026 #belanda #grup f