Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Kata-kata Hong Myung-bo setelah Memilih Mundur Sebagai Pelatih Koera Selatan

Bayu Shaputra • Senin, 29 Juni 2026 | 16:32 WIB
Pelatih timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo. (Instagram/thekarisports)
Pelatih timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo. (Instagram/thekarisports)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kegagalan Korea Selatan melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 langsung memakan korban. Pelatih Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri setelah Taegeuk Warriors tersingkir di fase grup dan gagal memenuhi ekspektasi publik.

Keputusan tersebut diumumkan Hong Myung-bo dalam konferensi pers di kamp latihan tim nasional Korea Selatan di Guadalajara, Meksiko, Minggu (29/6/2026) waktu setempat. Ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan yang diraih timnya sepanjang turnamen.

"Saya sungguh meminta maaf kepada masyarakat yang mencintai sepak bola Korea dan selalu mendukung tim nasional," kata Hong seperti dikutip dari Chosun.

"Hari ini saya ingin mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih tim nasional."

Baca Juga: Mariano Peralta Terancam Gagal ke Persija, Persib Bandung Berpeluang Besar Membajak

Korea Selatan mengakhiri fase grup Piala Dunia 2026 di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi satu kemenangan dan dua kekalahan. Raihan tersebut membuat mereka gagal masuk daftar delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak 32 besar.

Hasil itu memicu kritik tajam kepada Hong Myung-bo. Pasalnya, skuad Korea Selatan diperkuat sejumlah pemain papan atas, seperti Son Heung-min, Lee Kang-in, dan Kim Min-jae. Namun, deretan bintang tersebut gagal membawa tim berbicara banyak di turnamen.

Hong menegaskan seorang pelatih tidak memiliki ruang untuk mencari pembenaran ketika target gagal dicapai.

"Posisi pelatih adalah posisi yang tidak bisa memberikan penjelasan ketika hasil tidak sesuai. Saya gagal memberikan hasil yang diharapkan publik. Tanggung jawab itu sepenuhnya berada pada saya sebagai pelatih," ujarnya.

Baca Juga: Gol Injury Time Stephen Eustaquio Antar Kanada Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Mantan kapten Korea Selatan di Piala Dunia 2002 itu mengakui menerima jabatan sebagai pelatih tim nasional bukan keputusan yang mudah.

Namun sejak hari pertama, ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan mengutamakan kepentingan sepak bola Korea Selatan.

Selama dua tahun terakhir, kata Hong, setiap keputusan yang diambil selalu didasarkan pada satu pertanyaan mendasar.

"Saya selalu bertanya kepada diri sendiri, apakah keputusan ini demi sepak bola Korea?" katanya.

Menurut Hong, prinsip tersebut menjadi pegangan dalam menentukan pemain, menyusun program latihan, hingga memilih strategi pertandingan.

Meski demikian, ia mengakui tidak semua keputusan yang diambil menghasilkan hasil yang diharapkan.

"Saya tidak bisa mengatakan semua keputusan saya benar. Namun standar dalam setiap keputusan selalu demi sepak bola Korea," tutur Hong.

Baca Juga: Resmi Berseragam Persija, Victor Dethan Siap Bekerja Keras untuk Dapatkan Kepercayaan Pelatih

Menutup pernyataannya, Hong menegaskan pengunduran dirinya tidak mengurangi kecintaannya terhadap perkembangan sepak bola Korea Selatan.

Pelatih yang juga gagal membawa Korea Selatan berbicara banyak di Piala Dunia 2014 itu berharap tim nasional segera bangkit dan kembali mendapatkan kepercayaan publik.

"Walaupun saya mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional hari ini, hati saya tetap untuk sepak bola Korea. Saya berharap tim nasional bisa berkembang menjadi tim yang kembali mendapatkan kepercayaan dan cinta dari masyarakat," kata Hong.

Sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Korea Selatan datang dengan optimisme tinggi. Generasi yang dihuni Son Heung-min, Lee Kang-in, dan Kim Min-jae dinilai sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Namun, harapan itu pupus setelah Taegeuk Warriors hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga pertandingan dan harus mengakhiri perjalanan lebih cepat di fase grup.

Editor : Bayu Shaputra
#Hong Myung-bo #Piala Dunia 2026 #korea selatan