Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Pop Culture Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Jerman Gugur di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Serahkan Nasibnya kepada DFB

Bayu Shaputra • Selasa, 30 Juni 2026 | 12:02 WIB
Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann. (Instagram/julian.nagelsmann)
Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann. (Instagram/julian.nagelsmann)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan keinginannya untuk tetap melanjutkan pekerjaannya bersama Die Mannschaft setelah timnya tersingkir secara dramatis dari Piala Dunia 2026.

Meski demikian, ia menyadari keputusan akhir mengenai masa depannya berada di tangan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).

Jerman harus mengakhiri langkah pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Paraguay melalui adu penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum Paraguay memastikan kemenangan 4-3 pada babak adu penalti.

Baca Juga: Siapa Orlando Gill? Kiper Paraguay yang Bungkam Jerman dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Menanggapi masa depannya bersama Timnas Jerman, Nagelsmann menegaskan masih memiliki komitmen untuk melanjutkan pekerjaannya dan mempersiapkan tim menghadapi agenda internasional berikutnya.

"Saya ingin melanjutkan," kata pelatih tim nasional kepada 'Magenta TV', dilansir dari Yahoo Sports usai laga, Selasa (30/6/2026) pagi WIB.

"Jika DFB menginginkan saya, saya akan senang mempersiapkan diri untuk Euro dan Nations League. Jika tidak, mereka harus memberi tahu saya."

Baca Juga: Pemuda di Panji Ditahan Gara-gara Terciduk Cabuli Anak SMP

Nagelsmann mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diterima timnya. Menurut dia, Jerman telah menunjukkan perjuangan maksimal sepanjang turnamen meski gagal melangkah lebih jauh.

"Kekecewaan sangat besar, kami memiliki tim yang sangat solid yang selalu memberikan segalanya."

Pelatih berusia 38 tahun itu menilai anak asuhnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, dominasi tersebut tidak diimbangi efektivitas di lini depan saat menghadapi pertahanan disiplin Paraguay.

"Kami mengontrol permainan, tetapi entah bagaimana kami kekurangan daya serang."

Baca Juga: Unik! Warga Desa Olean Rayakan 10 Muharram dengan Makan Tajhin Sora dan Ritual Pemandian Pusaka

Ia juga menyoroti lambatnya sirkulasi bola yang membuat Jerman kesulitan membongkar pertahanan lawan.

"Kami tidak menemukan cukup solusi melawan blok pertahanan yang rapat."

"Seharusnya kami juga mengoper bola lebih cepat dalam beberapa saat."

Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, Nagelsmann tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang dinilainya tampil penuh semangat hingga pertandingan berakhir.

"Para pemain benar-benar ingin menang," ungkapnya.

Baca Juga: Inspektorat Warning OPD Situbondo! Tindak Lanjut Temuan BPK Harus Tuntas Sebelum 28 Juli

Paraguay memastikan tiket ke babak 16 besar setelah memenangi adu penalti 4-3. Kiper Orlando Gill menjadi pahlawan kemenangan dengan menggagalkan dua eksekusi penalti pemain Jerman.

Sementara itu, Jonathan Tah gagal menuntaskan tugas sebagai penendang terakhir setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. Sebelumnya, Kai Havertz dan Nick Woltemade juga gagal menjalankan eksekusi penalti.

Di kubu Paraguay, Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena sebenarnya juga gagal mencetak gol dari titik putih. Namun, Paraguay tetap keluar sebagai pemenang dan mengakhiri perlawanan Jerman.

Sebelum adu penalti digelar, Jerman sempat mengira berhasil mencetak gol kemenangan melalui Jonathan Tah pada babak tambahan waktu. Namun, wasit menganulir gol tersebut sehingga skor tetap bertahan 1-1 hingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Keputusan tersebut mendapat kritik keras dari Nagelsmann. Menurutnya, gol Tah seharusnya disahkan.

"Bagi saya juga, itu adalah gol yang sah. Sungguh konyol dia meniup peluit untuk gol itu. Saya tidak tahu apa yang dia lihat di sana."

Editor : Bayu Shaputra
#Piala Dunia 2026 #Julian Nagelsmann #Timnas Jerman