RADARSITUBONDO.ID - Timnas Perancis bersiap memasuki babak baru setelah perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berakhir pada fase semifinal.
Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) dikabarkan tengah mempercepat proses penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala baru untuk menggantikan Didier Deschamps.
Proses administrasi disebut sedang dirampungkan agar selesai sebelum 21 Juli 2026. Meski kontrak belum ditandatangani, pengumuman resmi diperkirakan dilakukan pada Kamis atau Jumat pekan depan.
Percepatan penyelesaian kontrak dilakukan karena setelah 21 Juli akan berlaku regulasi baru mengenai tata kelola olahraga di Perancis. Aturan tersebut mewajibkan kontrak dengan nilai gaji tertentu memperoleh persetujuan dari Kementerian Olahraga.
Dalam laporan yang beredar, Zidane diperkirakan menerima gaji sebesar 300.000 euro per bulan atau sekitar Rp6,1 miliar. Nilai tersebut masih dapat meningkat hingga 450.000 euro per bulan apabila berbagai bonus dalam kontraknya terpenuhi.
Sementara itu, laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris pada Sabtu (18/7/2026) akan menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Perancis. Pertandingan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Deschamps yang telah menangani Les Bleus selama 14 tahun.
Di bawah kepemimpinannya, Perancis berhasil mencatat sejumlah pencapaian penting. Deschamps membawa timnya menjadi juara Piala Dunia 2018, finis sebagai runner-up Piala Dunia 2022, serta mengantarkan Les Bleus mencapai semifinal Piala Dunia 2026.
Meski tetap mampu menjaga Perancis bersaing di level tertinggi, hasil pada edisi 2026 kembali memunculkan evaluasi terhadap pendekatan permainan tim.
Kekalahan 0-2 dari Spanyol di semifinal memperkuat anggapan bahwa Perancis membutuhkan pembaruan untuk memaksimalkan potensi generasi pemain yang dimiliki saat ini.
Selama ditangani Deschamps, Perancis dikenal mengandalkan pendekatan pragmatis yang terbukti efektif menghadirkan hasil positif dalam berbagai turnamen.
Namun, gaya bermain tersebut juga kerap dinilai terlalu berhati-hati jika dibandingkan dengan kualitas lini depan yang dimiliki Les Bleus.
Hal itu kembali terlihat ketika menghadapi Spanyol pada babak semifinal. Perancis mengalami kesulitan mengendalikan permainan dan menciptakan peluang berbahaya meski diperkuat sejumlah penyerang papan atas.
Sepanjang 90 menit pertandingan, Les Bleus hanya mencatatkan 0,3 expected goals (xG), yang menjadi angka terendah sejak pencatatan statistik tersebut dimulai pada 1966.
Baca Juga: Kredit Rp1,53 Miliar Berujung Korupsi, Negara Rugi Rp1,2 Miliar
Nama Zinedine Zidane sebenarnya telah lama disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Deschamps.
Mantan gelandang legendaris itu merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Perancis setelah membawa negaranya meraih gelar Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000 saat masih aktif sebagai pemain.
Kesuksesan Zidane juga berlanjut di dunia kepelatihan. Bersama Real Madrid, ia mempersembahkan dua gelar Liga Spanyol dan tiga trofi Liga Champions secara beruntun, sebuah pencapaian yang mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih sukses di level klub.
Selama beberapa tahun terakhir, Zidane juga beberapa kali dikaitkan dengan berbagai klub elite Eropa. Namun, ia disebut memilih menunggu kesempatan untuk menangani Timnas Perancis, pekerjaan yang sejak lama menjadi target utamanya.
"Saya ingin menjadi pelatih timnas Perancis, tentu saja. Saya berharap suatu hari nanti itu akan terjadi," ujar Zidane dalam sebuah kesempatan.
"Kapan? Itu bukan keputusan saya. Namun, saya ingin menuntaskan perjalanan bersama tim nasional Perancis. Sebagai pemain, timnas Perancis adalah hal terindah yang pernah terjadi dalam hidup saya."
Zidane juga menegaskan bahwa kursi pelatih Les Bleus merupakan pencapaian tertinggi bagi seorang pelatih asal Perancis.
"Itulah puncaknya. Saya pernah mengalaminya sebagai pemain, dan sekarang saya adalah pelatih. Tim nasional Perancis selalu ada di pikiran saya," kata Zidane.
Apabila resmi ditunjuk, Zidane akan memimpin salah satu skuad dengan kedalaman pemain terbaik di dunia. Timnas Perancis saat ini diperkuat sederet pemain berkualitas seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, hingga Desire Doue.
Baca Juga: Ojol Situbondo Terima Order Ambil Rp10 Juta, Tak Tahu Uang Hasil Penipuan
Tantangan terbesar bagi Zidane nantinya adalah membangun sistem permainan yang mampu mengoptimalkan kualitas individu para pemain tersebut.
Dengan materi skuad yang dimiliki, publik Perancis berharap pergantian pelatih dapat menghadirkan pendekatan baru sekaligus menjaga Les Bleus tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia pada turnamen-turnamen mendatang.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber