Argentina Gagal Pertahankan Gelar, Messi Sebut Spanyol Tampil Lebih Baik di Final Piala Dunia 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:32 WIB
Ekspresi Lionel Messi usai Argentina kalah dari Spanyol di Piala Dunia 2026. (Instagram/afaseleccion)
Ekspresi Lionel Messi usai Argentina kalah dari Spanyol di Piala Dunia 2026. (Instagram/afaseleccion)

 

RADARSITUBONDO.ID - Lionel Messi mengakui keunggulan Spanyol setelah Timnas Argentina harus mengakui kekalahan 0-1 pada final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (Stadion MetLife), East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri harapan Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

Argentina datang ke partai puncak dengan peluang mencatat sejarah sebagai negara pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia sejak Brasil melakukannya pada edisi 1958 dan 1962.

Namun, ambisi itu tidak terwujud setelah Spanyol tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Mbappe Sabet Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Messi Tempati Posisi Kedua

Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat.

Gol tersebut memastikan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia kedua sepanjang sejarah sekaligus mengakhiri perjalanan Argentina sebagai juara bertahan.

Seusai pertandingan, Messi tidak mampu menyembunyikan rasa kecewanya. Kapten Argentina itu tampak menahan air mata saat menghampiri para pendukung Albiceleste di tribune. Di sisi lain, para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mereka mengangkat trofi juara dunia.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Messi tetap menunjukkan sikap sportif dengan mengakui kualitas permainan lawan. Menurutnya, Spanyol memang tampil lebih baik dan layak menjadi juara.

"Saya merasa sedih, tetapi saya sadar kami sudah memberikan segalanya di lapangan," kata Messi. dikutip dari ESPN

Peraih delapan Ballon d'Or tersebut juga menilai Spanyol mampu mendominasi jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.

"Mereka memang lebih baik, sejujurnya. Kami kalah dan kami menerima hasil itu. Namun, itu tidak berarti kami melupakan semua yang sudah kami lakukan sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada rakyat kami, rekan-rekan setim, dan seluruh negara," ujar Messi.

Baca Juga: Pau Cubarsi Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 Usai Bawa Spanyol Juara

Secara statistik, Spanyol tampil jauh lebih dominan dibanding Argentina. Tim besutan Luis de la Fuente mampu mengendalikan ritme permainan melalui penguasaan bola yang tinggi dan distribusi umpan yang efektif.

Sepanjang pertandingan, Spanyol melepaskan 20 tembakan ke arah pertahanan Argentina. Sebaliknya, Argentina hanya mampu menciptakan satu percobaan yang baru tercatat pada menit ke-117.

Dalam distribusi bola, Spanyol membukukan 845 operan, sedangkan Argentina hanya mencatatkan 433 operan.

Messi juga kesulitan memberikan pengaruh besar seperti pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pada babak pertama, ia hanya mencatatkan 15 sentuhan bola sebelum menutup laga dengan total 54 sentuhan.

Baca Juga: Spanyol Juara Dunia 2026 Usai Tekuk Argentina, De la Fuente Puji Mental dan Kekompakan Tim

Pertahanan Spanyol berhasil membatasi ruang gerak sang kapten Argentina. Dampaknya, Messi gagal melanjutkan catatan impresifnya setelah sebelumnya selalu berkontribusi melalui gol atau assist pada setiap pertandingan fase gugur Piala Dunia 2026.

Final tersebut diperkirakan menjadi penampilan terakhir Messi di ajang Piala Dunia. Pada usia 39 tahun, ia mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia.

Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar, performa Messi sepanjang turnamen tetap menjadi salah satu yang paling menonjol.

Ia mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan koleksi delapan gol dan empat assist. Namun, catatan tersebut belum cukup untuk menghadirkan trofi dunia kedua setelah sukses mengantarkan Argentina menjadi juara pada edisi 2022.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, sejumlah pemain Spanyol menghampiri Messi untuk memberikan pelukan dan ucapan penghiburan sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan dan pencapaiannya di sepak bola dunia.

Baca Juga: Para Korban Dugaan Penipuan RMA Kompak Bikin Grup WA, Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Messi kemudian terlihat duduk di atas lapangan sambil memandangi para pemain Spanyol yang merayakan keberhasilan mereka menjadi juara dunia. Momen tersebut menjadi gambaran kekecewaan Argentina yang harus mengakhiri perjuangan sebagai runner-up.

Dalam prosesi penyerahan medali, Spanyol membentuk guard of honour sebagai bentuk penghormatan kepada Argentina. Messi berjalan menuju podium dengan ekspresi datar sebelum menerima medali perak bersama rekan-rekannya.

Setelah seluruh rangkaian seremoni berakhir, kapten Argentina itu meninggalkan lapangan dengan kepala tertunduk dan bahu merosot.

Meski gagal mempertahankan gelar juara, perjalanan Messi pada Piala Dunia 2026 tetap meninggalkan catatan bersejarah melalui torehan delapan gol, empat assist, serta status sebagai pemain pertama yang tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Piala Dunia 2026 Lionel Messi spanyol argentina