RADARSITUBONDO.ID - Pep Guardiola kembali menjadi sorotan setelah masa depannya di dunia kepelatihan mulai dikaitkan dengan Timnas Italia.
Meski sebelumnya menyatakan ingin menikmati masa istirahat setelah mengakhiri kebersamaan dengan Manchester City, pelatih asal Spanyol tersebut kini disebut masuk dalam daftar kandidat kuat untuk menangani Gli Azzurri.
Kabar itu mencuat setelah muncul laporan mengenai pertemuan Guardiola dengan Direktur Teknik Timnas Italia, Paolo Maldini, bersama penasihatnya, Leonardo, di Barcelona.
Pertemuan yang berlangsung selama beberapa hari itu disebut membahas proyek jangka panjang yang tengah disiapkan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebagai bagian dari rencana membangun kembali kekuatan tim nasional.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan BBM E10 Mulai 2027, Bahlil Siapkan Jalan Menuju E20
Munculnya komunikasi tersebut memicu spekulasi bahwa Guardiola mulai membuka peluang kembali ke dunia kepelatihan, meski belum lama meninggalkan Manchester City.
Pelatih berusia 55 tahun itu resmi mengakhiri kiprahnya bersama The Citizens pada Mei 2026 setelah hampir satu dekade membangun era kejayaan klub asal Manchester tersebut.
Selama menangani Manchester City, Guardiola mempersembahkan sederet gelar bergengsi.
Enam trofi Liga Inggris berhasil diraih, disusul tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta gelar Liga Champions musim 2022-2023 yang melengkapi pencapaiannya bersama klub.
Rentetan prestasi tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola modern.
Setelah memutuskan meninggalkan Etihad Stadium, Guardiola sempat menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Padatnya persaingan dan tekanan untuk terus membawa tim meraih trofi membuatnya merasa perlu mengambil jeda sebelum kembali menangani sebuah tim.
Baca Juga: BMKG Ungkap Sirkulasi Siklonik di Utara Papua, Picu Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Karena itu, kabar mengenai pendekatan dari FIGC langsung menjadi perhatian publik sepak bola.
Meski hingga kini belum ada kesepakatan resmi, Federasi Sepak Bola Italia disebut menilai Guardiola sebagai sosok yang tepat untuk memimpin proyek baru dan mengembalikan daya saing Gli Azzurri di panggung internasional.
Italia memang tengah mencari pelatih baru setelah Gennaro Gattuso memilih mengundurkan diri pada April 2026.
Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan Italia lolos ke putaran final Piala Dunia. Hasil itu menjadi kegagalan ketiga secara beruntun bagi tim yang telah empat kali menjuarai Piala Dunia tersebut.
Situasi tersebut membuat FIGC bergerak mencari kandidat yang dinilai mampu membawa perubahan. Selain Guardiola, beberapa nama lain juga dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Italia.
Andrea Pirlo disebut masih menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Sementara itu, Roberto Mancini juga masuk dalam radar karena memiliki rekam jejak membawa Italia menjuarai Euro 2020 sebelum meninggalkan jabatannya.
Guardiola sendiri sebelumnya sempat dikabarkan hampir menangani Timnas Inggris. Pada 2024, pelatih asal Spanyol itu disebut telah mencapai kesepakatan secara lisan untuk menggantikan Gareth Southgate.
Namun, rencana tersebut tidak terealisasi setelah Guardiola memutuskan memperpanjang kontraknya bersama Manchester City. Keputusan itu membuat Federasi Sepak Bola Inggris akhirnya menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih baru.
Kini, setelah tak lagi terikat kontrak dengan Manchester City, peluang Guardiola melatih tim nasional kembali menjadi pembahasan. Meski demikian, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu belum memberikan kepastian mengenai langkah berikutnya dalam kariernya.
Dalam pernyataan terakhirnya, Guardiola kembali menegaskan bahwa dirinya masih ingin menikmati masa jeda dari dunia sepak bola sebelum mengambil keputusan untuk kembali ke pinggir lapangan.
"Saya belum punya rencana untuk melatih dalam waktu dekat. Kalau memang ingin langsung melatih, saya tentu masih berada di Manchester City. Saya perlu mengambil jeda. Saya merasa belum memiliki energi untuk menjalani rutinitas setiap hari dengan tuntutan memenangkan gelar. Saya mengenal diri saya sendiri dan saat ini saya merasa belum siap," kata Guardiola.
Baca Juga: Gagal Menyalip Pikap, Pemotor Asal Bondowoso Tewas Terlindas Truk di Jalan Pantura Situbondo
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Guardiola masih memprioritaskan masa istirahat setelah menyelesaikan perjalanannya bersama Manchester City.
Meski begitu, langkah FIGC yang mulai melakukan pendekatan memperlihatkan keseriusan Italia untuk mendatangkan pelatih berpengalaman dalam upaya membangun kembali kekuatan Gli Azzurri.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait masa depan Guardiola. Namun, perkembangan komunikasi antara kedua pihak diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik sepak bola dalam beberapa pekan mendatang, seiring upaya Italia menemukan sosok yang tepat untuk memimpin tim nasional menuju era baru.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber