Kiper Sensasional Piala Dunia 2026 Vozinha Resmi Gabung Colo-Colo

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:45 WIB
Kiper Tanjung Verde, Vozinha. (Instagram/cabo_verde_futebol)
Kiper Tanjung Verde, Vozinha. (Instagram/cabo_verde_futebol)

 

RADARSITUBONDO.ID - Performa impresif Vozinha di Piala Dunia 2026 akhirnya berbuah kontrak baru. Kiper veteran timnas Cape Verde itu resmi bergabung dengan klub raksasa Liga Chile, Colo-Colo, dengan status bebas transfer.

Kepastian transfer tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Colo-Colo pada Sabtu (25/7/2026).

Klub asal Santiago itu memperkenalkan Vozinha sebagai rekrutan anyar untuk memperkuat sektor penjaga gawang menghadapi musim kompetisi mendatang.

Baca Juga: Persib Bandung Kehilangan Tujuh Bintang, Adam Alis Bidik Awal Manis di Piala Presiden 2026

Sebelum resmi berlabuh di Chile, nama Vozinha sempat dikaitkan dengan sejumlah klub dari berbagai liga.

Inter Miami di Major League Soccer (MLS) dan Sevilla dari Liga Spanyol disebut menjadi dua tim yang memantau situasi sang penjaga gawang. Namun, pada akhirnya Colo-Colo berhasil mengamankan tanda tangannya.

Kabar bergabungnya Vozinha juga dikonfirmasi pakar transfer Fabrizio Romano melalui akun Instagram pribadinya, @FabrizioRom.

"Kesepakatan telah dicapai dengan Vozinha untuk terbang ke Cile pada awal pekan depan dan menjadi kiper baru Colo Colo," tulis Romano.

Baca Juga: Manchester United Hajar Rosenborg 5-0, Zirkzee Bersinar pada Laga Pramusim

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh proses negosiasi telah rampung dan hanya tinggal menyelesaikan tahapan administrasi.

"Kontrak sudah disepakati, dokumen akan ditandatangani akhir pekan ini, dan Colo Colo akan memperkenalkan pahlawan Tanjung Verde tersebut sebagai rekrutan baru," imbuh Romano.

Transfer ini menjadi kelanjutan dari kisah luar biasa yang ditorehkan Vozinha sepanjang Piala Dunia 2026. Di usia 40 tahun, ia justru tampil sebagai salah satu penjaga gawang terbaik turnamen dan membawa Cape Verde mencuri perhatian dunia.

Cape Verde tergabung di Grup H bersama tim-tim kuat, yakni juara dunia Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi. Meski tidak diunggulkan, tim asal Afrika tersebut mampu memberikan perlawanan sengit berkat penampilan gemilang Vozinha di bawah mistar.

Baca Juga: Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Mengaku Dikriminalisasi Usai Ditahan Kejagung

Laga pembuka menjadi bukti kualitas sang kiper. Vozinha sukses menjaga gawang Cape Verde tetap steril saat menghadapi Spanyol. Catatan nirbobol itu menjadi salah satu hasil paling mengejutkan pada fase grup mengingat kualitas lawan yang dihadapi.

Penampilan apiknya berlanjut pada pertandingan berikutnya. Cape Verde berhasil bermain imbang 2-2 melawan Uruguay sebelum kembali meraih hasil seri tanpa gol ketika menghadapi Arab Saudi.

Di tiga pertandingan fase grup tersebut, Vozinha berkali-kali melakukan penyelamatan penting yang menjaga peluang timnya tetap hidup.

Pengalaman panjang yang dimiliki kiper kelahiran Cape Verde itu menjadi salah satu faktor penting di balik performa konsisten timnya.

Sebelum bersinar di panggung Piala Dunia, Vozinha pernah menimba pengalaman di kompetisi Eropa bersama Gil Vicente di Portugal dan AEL Limassol di Siprus.

Baca Juga: Baru Sepekan Beroperasi, SPPG 514 Kotakan Kembali Tutup, Distribusi MBG Terhenti

Perjalanan Cape Verde akhirnya terhenti pada babak 32 besar. Mereka harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor tipis 2-3 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis.

Meski gagal melaju lebih jauh, Cape Verde sempat berada di ambang kejutan besar. Vozinha hampir membawa timnya memaksa Argentina menyelesaikan pertandingan tanpa kemenangan di waktu normal.

Namun, harapan itu pupus setelah lawan mampu mencetak gol penentu sehingga perjalanan tim yang dijuluki sebagai kisah bak dongeng tersebut berakhir di fase gugur.

Walau hanya mengantar Cape Verde mencapai babak 32 besar, kontribusi Vozinha mendapat pengakuan internasional.

FIFA memasukkan namanya ke dalam daftar 11 pemain terbaik Piala Dunia 2026 berkat konsistensi dan sederet penyelamatan penting yang ia lakukan sepanjang turnamen.

Kini, tantangan baru menanti Vozinha bersama Colo-Colo. Ia akan memperkuat salah satu klub paling bersejarah di Chile dan berkesempatan bermain satu tim dengan mantan bintang timnas Chile, Arturo Vidal.

Baca Juga: Kusnadi Ditemukan Selamat, Bertahan Dua Hari di Laut Hanya Berbekal Tutup Wadah Ikan

Meski usianya telah menginjak 40 tahun, Vozinha menegaskan dirinya belum memiliki rencana untuk gantung sarung tangan. Ia merasa masih mampu bersaing di level profesional selama kondisi fisiknya tetap mendukung.

"Saya ingin bermain setidaknya satu atau dua tahun lagi, atau melihat sampai sejauh mana tubuh saya mampu bertahan; kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari," ungkapnya.

Vozinha menegaskan bahwa motivasinya saat ini bukan sekadar memperpanjang karier, melainkan tetap mendapatkan kesempatan bermain secara kompetitif bersama klub yang benar-benar membutuhkan kemampuannya di lapangan.

"Saya ingin bermain, dan saya berharap bisa menemukan tim yang benar-benar menginginkan saya sebagai pemain, bukan sebagai orang pemasaran," imbuh Vozinha.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Vozinha Colo-Colo Timnas Cape Verde Piala Dunia 2026