RADARBANYUWANGI.ID - Seluruh perhatian akan tertuju kepada Xabi Alonso ketika Chelsea memulai era baru mereka dengan menghadapi Western Sydney Wanderers dalam laga pramusim di Accor Stadium, Selasa. Pertandingan ini menjadi kesempatan pertama bagi publik melihat pelatih asal Spanyol itu memimpin The Blues dari pinggir lapangan setelah resmi mengambil alih kursi manajer di Stamford Bridge.
Bagi Chelsea, laga tersebut bukan sekadar pemanasan menjelang musim baru. Ini menjadi awal pembentukan identitas permainan di bawah Alonso setelah musim 2025-2026 yang jauh dari harapan. Di sisi lain, Western Sydney Wanderers juga membawa misi kebangkitan setelah menjalani musim terburuk dalam sejarah mereka di kompetisi A-League.
Western Sydney Berusaha Bangkit dari Musim Terburuk
Western Sydney Wanderers mengakhiri musim 2025-2026 di dasar klasemen A-League dengan koleksi hanya 21 poin, raihan terburuk sepanjang sejarah klub.
Hasil mengecewakan itu membuat manajemen memecat Alen Stajcic pada Januari lalu dan menunjuk Ufuk Talay sebagai pelatih anyar. Tugas pertama Talay tidak ringan karena timnya hanya mampu mencetak 27 gol, menjadi salah satu produktivitas terburuk di kompetisi.
Meski demikian, Wanderers memulai musim baru dengan modal positif. Mereka menaklukkan Tigers FC 2-0 pada babak 32 besar Australian Cup, sekaligus mengakhiri rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Namun, catatan pertahanan mereka masih menjadi perhatian. Dalam 13 pertandingan terakhir di semua ajang, Wanderers hanya mencatat dua kali nirbobol. Rekor menghadapi klub Inggris juga kurang meyakinkan setelah pernah dihajar Everton 1-5 dalam laga uji coba pada November 2022.
Era Baru Chelsea Dimulai Bersama Xabi Alonso
Pertandingan ini menjadi panggung perdana Xabi Alonso bersama Chelsea setelah menerima tantangan membangun kembali kekuatan klub London Barat tersebut.
Pelatih asal Spanyol itu mewarisi skuad yang gagal lolos ke kompetisi Eropa usai hanya finis di posisi ke-10 Liga Inggris musim lalu dengan koleksi 52 poin.
Performa Chelsea sepanjang musim 2025-2026 memang jauh dari standar klub. Di bawah kepemimpinan Enzo Maresca dan Liam Rosenior, The Blues hanya mencetak 58 gol di Premier League, menjadi salah satu catatan ofensif terburuk mereka pada abad ke-21.
Masalah tidak berhenti di lini depan. Chelsea juga kebobolan 52 gol, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan paling rapuh di papan tengah Liga Inggris. Bahkan, mereka enam kali kebobolan sedikitnya tiga gol dalam satu pertandingan liga.
Penutupan musim pun berlangsung mengecewakan. Chelsea hanya meraih tiga kemenangan dalam 14 laga terakhir di semua kompetisi, disertai satu hasil imbang dan sepuluh kekalahan. Salah satu kekalahan paling menyakitkan terjadi saat tumbang dari Manchester City pada final Piala FA.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Western Sydney diperkirakan tetap menurunkan mayoritas pemain inti sebagai bentuk penghargaan kepada pendukung mereka. Namun, trio penyerang Miguel Di Pizio, Brandon Borrello, dan Liam Gillion kemungkinan tidak bermain penuh karena kebugaran masih dijaga pada fase awal pramusim.
Di lini tengah, duet Dylan Scicluna dan Angus Thurgate diprediksi menjadi motor permainan di depan bek tengah German Ferreyra dan Anthony Pantazopoulos.
Sementara itu, Chelsea kemungkinan membagi menit bermain secara merata. Kiper Filip Jorgensen diperkirakan mengawal gawang pada babak pertama dengan perlindungan tiga bek berisi Levi Colwill, Wesley Fofana, dan Tayo Subuloye.
Kondisi Romeo Lavia masih meragukan akibat mengalami benturan. Jika belum fit, Alonso diperkirakan mempercayakan lini tengah kepada Mahdi Nicoll-Jazuli dan Reggie Watson.
Sorotan terbesar tentu mengarah kepada Cole Palmer, yang hampir dipastikan menjadi motor serangan Chelsea di belakang penyerang anyar Joao Pedro. Pendukung Chelsea di Australia berharap sang gelandang kreatif mendapatkan menit bermain cukup banyak dalam debut Alonso.
Prediksi Susunan Pemain
Western Sydney Wanderers (4-2-3-1): Vidackovic; Madanha, Ferreyra, Pantazopoulos, Gersbach; Scicluna, Thurgate; Di Pizio, Hammond, Gillion; Borrello.
Chelsea (3-4-2-1): Jorgensen; Fofana, Subuloye, Colwill; Palestra, Nicoll-Jazuli, Watson, Kavuma-McQueen; Palmer, Gittens; Joao Pedro.
Prediksi Skor: Western Sydney Wanderers 1-3 Chelsea
Laga pramusim selalu sulit diprediksi karena kedua pelatih biasanya melakukan rotasi besar untuk menguji sebanyak mungkin pemain.
Meski demikian, kualitas individu Chelsea tetap berada beberapa tingkat di atas Western Sydney Wanderers. Debut Xabi Alonso juga diperkirakan akan menghadirkan pendekatan permainan yang lebih terstruktur, terutama dalam penguasaan bola dan transisi menyerang.
Namun, lini belakang Chelsea yang tampil inkonsisten sepanjang musim lalu masih menyisakan tanda tanya. Situasi tersebut memberi peluang bagi Western Sydney untuk mencetak gol, terutama jika mampu memanfaatkan pergantian pemain pada babak kedua.
Dengan kedalaman skuad yang lebih baik serta kualitas pemain seperti Cole Palmer dan Joao Pedro, Chelsea tetap lebih difavoritkan membuka era Xabi Alonso dengan kemenangan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi