Rio Fahmi Ungkap Penyebab Persija Tumbang dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 12:15 WIB
Bek kanan Persija Jakarta, Rio Fahmi. (Instagram/riofhm_)
Bek kanan Persija Jakarta, Rio Fahmi. (Instagram/riofhm_)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya memulai kiprahnya di Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil positif setelah menundukkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7).

Kemenangan tersebut mengantarkan Green Force mengamankan tiga poin penting pada laga pembuka turnamen pramusim tersebut.

Satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan berasal dari gol bunuh diri bek Persija Jakarta, Radovan Pankov, pada menit ke-63.

Hasil itu membuat Persebaya mengawali persaingan di Grup B dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Persija harus menerima kekalahan pada pertandingan pertamanya.

Baca Juga: Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk Pimpin Sementara Bank Indonesia

Di kubu Macan Kemayoran, hasil tersebut diakui tidak lepas dari kondisi tim yang belum sepenuhnya siap.

Bek kanan Persija Jakarta, Rio Fahmi, mengungkapkan bahwa timnya masih menjalani tahap awal persiapan sehingga belum mampu menampilkan performa terbaik saat menghadapi Persebaya.

Rio mengatakan laga melawan Persebaya menjadi tantangan berat karena waktu yang dimiliki Persija untuk mempersiapkan diri sangat terbatas. Menurutnya, para pemain baru menjalani latihan selama satu hingga dua pekan sebelum tampil di Piala Presiden 2026.

"Tentunya bukan pertandingan yang mudah buat kita (Persija), apalagi kita baru latihan sekitar 1 sampai 2 mingguan,” ujar Rio Fahmi, Minggu (26/7).

Baca Juga: Bupati Tabanan Sanjaya Sampaikan Duka Cita atas Tragedi di Baturiti, Ajak Warga Hormati Proses Hukum

Pemain berusia 24 tahun itu menjelaskan bahwa program latihan Persija bahkan belum memasuki tahap peningkatan kondisi fisik.

Tim pelatih masih fokus pada proses adaptasi awal sehingga para pemain belum mencapai level kebugaran yang diharapkan untuk menghadapi pertandingan kompetitif.

Rio menilai situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa Persija sepanjang pertandingan. Dengan waktu persiapan yang masih minim, para pemain juga masih beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan oleh tim pelatih.

“Belum ada persiapan apa-apa ya dan bahkan untuk persiapan latihan fisik pun kita belum sampai situ karena memang pada awalnya seperti yang sekalian semua tahu, mungkin seperti itu," ungkap Rio Fahmi.

Baca Juga: Real Madrid Menangkan Perburuan Yan Diomande, Bintang Muda RB Leipzig Dibanderol 120 Juta Euro

Meski gagal meraih poin pada laga pembuka, Rio tetap memandang hasil tersebut sebagai bagian dari proses pembentukan tim menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.

Dia optimistis Persija akan menunjukkan perkembangan seiring bertambahnya intensitas latihan dan meningkatnya kesiapan seluruh pemain.

Rio juga memberikan apresiasi kepada Persebaya yang dinilainya mampu memanfaatkan peluang untuk mengamankan kemenangan.

Menurutnya, hasil pertandingan ini tidak mengurangi keyakinan para pemain Persija untuk tampil lebih baik pada laga-laga berikutnya.

"Jadi, mungkin terasa, tetapi ucapkan selamat buat Persebaya dan saya percaya pada tim ini bahwa kedepannya bisa melangkah lebih jauh dan lebih baik lagi," terang Rio Fahmi.

Kekalahan dari Persebaya menjadi evaluasi awal bagi Persija Jakarta dalam menghadapi turnamen pramusim.

Tim pelatih diperkirakan akan memanfaatkan sisa pertandingan di Piala Presiden 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan kondisi fisik, memperkuat kekompakan antarpemain, serta mematangkan strategi sebelum memasuki kompetisi resmi Liga 1 musim 2026/2027.

Sementara itu, kemenangan atas Persija menjadi modal berharga bagi Persebaya Surabaya untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup B.

Tambahan tiga poin membuka peluang Green Force melangkah lebih jauh dalam persaingan Piala Presiden 2026 sekaligus menjaga tren positif menjelang bergulirnya kompetisi musim baru.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : jawapos
Piala Presiden 2026 Rio Fahmi persebaya Persija