RADARSITUBONDO.ID - Perjalanan Team Vitality di ajang Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) Esports World Cup (EWC) 2026 resmi berakhir.
Wakil Indonesia itu harus mengakui keunggulan Falcons PH pada babak Knockout Stage setelah kalah dengan skor 1-3, sehingga menyisakan ONIC sebagai satu-satunya tim Indonesia yang masih bertahan dalam perebutan gelar juara.
Pertandingan yang berlangsung di Paris, Prancis, pada Rabu (29/7) mempertemukan Team Vitality dengan Falcons PH dalam duel memperebutkan tiket menuju semifinal.
Meski sempat memberikan perlawanan dengan menyamakan kedudukan, Team Vitality akhirnya gagal membendung permainan konsisten wakil Filipina tersebut.
Baca Juga: OTT KPK di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Kenakan Rompi Oranye
Falcons PH langsung mengambil inisiatif sejak gim pertama. Mereka tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu menguasai berbagai objektif penting di Land of Dawn.
Permainan disiplin yang diperagakan membuat Team Vitality kesulitan mengembangkan strategi sehingga Falcons PH berhasil mengamankan poin pembuka.
Memasuki gim kedua, Team Vitality menunjukkan respons positif. Perubahan strategi serta koordinasi yang lebih baik dalam pertarungan tim membuat mereka mampu membalikkan tekanan.
Permainan yang lebih disiplin berhasil membawa wakil Indonesia tersebut menyamakan skor menjadi 1-1 dan kembali membuka peluang melangkah ke babak berikutnya.
Namun, momentum tersebut tidak mampu dipertahankan. Falcons PH kembali mengambil alih kendali pertandingan pada gim ketiga melalui kontrol peta yang lebih efektif.
Keunggulan dalam rotasi serta penguasaan objektif membuat mereka menciptakan match point setelah unggul 2-1.
Pada gim keempat, Team Vitality berusaha memperpanjang pertandingan dan memaksakan laga berlanjut hingga gim penentuan. Akan tetapi, Falcons PH tampil lebih rapi dalam setiap eksekusi pertarungan tim.
Wakil Filipina itu mampu memanfaatkan setiap peluang untuk mengamankan kemenangan gim keempat sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-1.
Hasil tersebut sekaligus menjadi ajang pembalasan bagi Falcons PH. Sebelumnya, mereka sempat dikalahkan Team Vitality pada fase grup.
Namun, saat kembali bertemu di babak knockout, Falcons PH berhasil membalikkan keadaan dan memastikan langkah Team Vitality terhenti di MSC EWC 2026.
Usai pertandingan, kapten Team Vitality, Moreno, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung tim atas kegagalan melanjutkan perjalanan di turnamen internasional tersebut.
Ia mengakui hasil yang diraih belum sesuai harapan, tetapi menegaskan tim akan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga untuk tampil lebih baik pada kompetisi berikutnya.
"Kepada semua fans kita, super fans, keluarga, teman-teman, dan siapa pun yang mendukung kita. Saya selaku kapten dari Team Vitality meminta maaf sebesar-besarnya. Kita belum bisa melanjutkan perjalanan kita di EWC ini," kata Moreno.
Baca Juga: Teriakan Tetangga Selamatkan Nenek 78 Tahun Saat Dapur Rumahnya Terbakar Tengah Malam di Besuki
Moreno menilai pengalaman bertanding di MSC EWC 2026 tetap memiliki nilai positif bagi perkembangan tim. Menurutnya, Team Vitality harus menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
"Menurut saya mungkin ini bakal jadi batu loncatan saja untuk kita. Memang sedih kita kalah, cuma kita harus tetap improve buat turnamen selanjutnya," ujarnya.
Meski harus mengakhiri langkah lebih cepat, Moreno tetap optimistis Indonesia masih memiliki peluang meraih gelar juara melalui ONIC.
Ia menyatakan kepercayaan penuh kepada rekan senegaranya yang kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di MSC EWC 2026.
"Maaf kalau tidak bisa All Indonesian Finals. Tapi saya selaku pemain percaya sama ONIC bisa melaju ke final dan bisa ambil pialanya untuk Indonesia dan untuk ONIC juga," kata Moreno.
Sebelum babak knockout dimulai, Indonesia berhasil meloloskan dua wakil ke fase gugur, yakni Team Vitality dan ONIC.
ONIC memastikan tiket ke Knockout Stage setelah mengalahkan wakil Malaysia, Selangor Red Giants (SRG), dengan skor 2-0 pada pertandingan lower bracket fase grup.
Dengan tersingkirnya Team Vitality, seluruh harapan Indonesia kini berada di pundak ONIC. Tim berjuluk Landak Kuning itu dijadwalkan menghadapi Aurora Gaming asal Turki pada babak Knockout Stage.
Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Indonesia untuk mempertahankan asa meraih gelar juara MSC EWC 2026 sekaligus melanjutkan dominasi tim Merah Putih di panggung kompetisi Mobile Legends dunia.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber