Eko Purdjianto Apresiasi Performa PSMS Meski Tumbang dari Persebaya di Piala Presiden 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:04 WIB
PSMS Medan saat menghadapi Persebaya di Piala Dunia 2026, Rabu (29/7). (Instagram/official_psmsmedan)
PSMS Medan saat menghadapi Persebaya di Piala Dunia 2026, Rabu (29/7). (Instagram/official_psmsmedan)

 

RADARSITUBONDO.ID - PSMS Medan memang belum mampu meraih hasil positif saat menghadapi Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden 2026.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu malam, tim berjuluk Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.

Meski pulang tanpa poin, pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya.

Menurut dia, turnamen pramusim ini telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik bagi tim sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Baca Juga: OTT KPK di Pemalang, Bupati Anom Widiyantoro Kenakan Rompi Oranye

Eko menilai para pemain mampu menjalankan instruksi yang diberikan sepanjang pertandingan.

Ia melihat adanya peningkatan dalam pola permainan yang diperagakan tim, sehingga menjadi modal penting untuk melanjutkan proses pembentukan skuad sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Kami bersyukur di ajang pramusim ini para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik. Ada progres dalam permainan kami dan ini menjadi bagian dari pemantapan tim menuju Liga 2. Apresiasi yang besar untuk seluruh pemain," ujar Eko dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurut Eko, PSMS mampu memberikan perlawanan yang cukup sengit kepada Persebaya.

Kesempatan tampil yang diberikan kepada sejumlah pemain juga dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan gambaran lebih jelas kepada tim pelatih mengenai kualitas setiap pemain.

Penampilan tersebut menjadi bahan evaluasi penting dalam menyusun komposisi skuad terbaik.

Dua pertandingan yang telah dijalani di Piala Presiden 2026 dinilai memberikan banyak masukan bagi jajaran pelatih untuk menentukan susunan pemain yang paling siap menghadapi Liga 2.

Baca Juga: DPMD Tunggu Teguran Kedua Camat, Kades Suboh Bisa Dinonaktifkan dalam Kasus Dugaan Mobil Siaga Digadaikan

Selain melakukan evaluasi terhadap pemain yang sudah ada, PSMS juga masih membuka peluang untuk memperkuat tim dengan mendatangkan pemain baru setelah turnamen pramusim berakhir.

Waktu persiapan yang masih tersisa sekitar satu setengah bulan akan dimanfaatkan secara maksimal untuk menyempurnakan kekuatan tim.

"Masih ada waktu sekitar satu setengah bulan untuk persiapan tim. Setelah Piala Presiden selesai, kami akan melakukan evaluasi. Tetap akan ada perekrutan pemain setelah Piala Presiden ini," kata Eko.

Rencana penambahan amunisi juga mencakup pemain asing yang saat ini masih menjalani masa uji coba.

Tim pelatih akan terus memantau performa mereka hingga laga terakhir Grup B melawan Persija Jakarta sebelum mengambil keputusan mengenai nasib para pemain tersebut.

Baca Juga: Festival Anyer–Panarukan Disiapkan, Bupati Rio Ingin Jalan Raya Pos Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi

Kesempatan tampil di Piala Presiden juga dinilai memberikan manfaat besar bagi para pemain.

Gelandang PSMS, Rangga Muslim, mengatakan turnamen ini menjadi ajang yang tepat untuk membangun chemistry antarpemain sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim.

Menurut Rangga, PSMS sempat tertinggal melalui gol yang berawal dari situasi bola mati. Namun setelah itu, tim mampu bangkit dan tampil lebih agresif, terutama pada babak kedua.

Beberapa peluang berhasil diciptakan untuk menekan pertahanan Persebaya, meski belum mampu dikonversi menjadi gol penyeimbang.

"Yang penting, kami sudah belajar banyak dari dua pertandingan ini, baik untuk membangun chemistry maupun meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di kompetisi musim ini," ujar Rangga.

Baca Juga: Danposal Panarukan Buru Pelaku Pengeboman Ikan di Perairan Suboh, Rumpon Rusak dan Terumbu Karang Terancam

Hasil negatif atas Persebaya memang membuat PSMS belum meraih hasil maksimal sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Presiden 2026. Meski demikian, tim tidak menjadikan hasil tersebut sebagai fokus utama.

Turnamen pramusim ini lebih dipandang sebagai sarana mengukur kemampuan tim, memperkuat kekompakan antarpemain, sekaligus menemukan komposisi terbaik sebelum menghadapi ketatnya persaingan Liga 2 musim 2026/2027.

Dengan masih tersedianya waktu persiapan sebelum kompetisi bergulir, PSMS kini akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukan pembenahan.

Evaluasi terhadap seluruh lini, termasuk kemungkinan merekrut pemain baru dan menentukan nasib pemain asing yang sedang menjalani seleksi, diharapkan mampu membuat Ayam Kinantan tampil lebih kompetitif saat Liga 2 resmi dimulai.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Piala Presiden 2026 PSMS Medan Eko Purdjianto persebaya