RADARSITUBONDO.ID - Persija Jakarta menutup perjalanan di fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil meyakinkan setelah meraih kemenangan 4-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026) sore.
Meski menurunkan sejumlah pemain pelapis sejak awal pertandingan, Macan Kemayoran tetap mampu menunjukkan permainan yang solid dan mengakhiri fase grup dengan catatan positif.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gambaran perkembangan permainan Persija di bawah arahan Shin Tae-yong. Rotasi yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan itu tidak mengurangi kualitas permainan tim.
Sebaliknya, para pemain muda mampu memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka, sementara pemain senior tetap berperan penting saat pertandingan memasuki momen penentuan.
Baca Juga: Chelsea Resmi Rekrut Danny Welbeck dari Brighton, Xabi Alonso Tambah Amunisi di Lini Depan
Sejak awal laga, Shin Tae-yong melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain. Aqil Savik, Radovan Pankov, dan Stjepan Loncar yang sebelumnya menjadi pilihan utama diberi kesempatan beristirahat.
Sebagai penggantinya, Hafizh Rizkianur dipercaya mengawal gawang Persija. Sementara itu, Nathan Fariel mendapat kesempatan tampil di lini tengah.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman bertanding kepada pemain muda selama turnamen pramusim berlangsung.
Meskipun tampil dengan komposisi berbeda, Persija tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Tim ibu kota tampil percaya diri dengan penguasaan bola yang baik serta mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya ke area pertahanan lawan.
Keunggulan Persija akhirnya lahir pada menit ke-23 melalui Arlyansyah Abdulmanan. Gol bermula dari umpan matang Witan Sulaeman yang berhasil menemukan Arlyansyah dalam posisi bebas di dalam kotak penalti.
Tanpa kesulitan berarti, Arlyansyah melepaskan tendangan kaki kanan yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan.
Gol tersebut membuat Persija semakin nyaman mengembangkan permainan. Hingga turun minum, keunggulan 1-0 tetap bertahan meski kedua tim sama-sama berusaha menciptakan peluang tambahan.
Baca Juga: Unai Emery Puji GBK dan Suporter Indonesia, Yakin Aston Villa Siap Hadapi Musim Baru
Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong kembali melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain, termasuk bek muda Dani Ibrohim.
Pergantian itu menjadi bagian dari strategi memberikan menit bermain kepada para pemain pelapis sekaligus menguji kedalaman skuad menjelang bergulirnya kompetisi resmi.
Persija sempat mendapat tekanan ketika lawan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-58 melalui Ikhsan Chan. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Namun, gol tersebut tidak membuat Persija kehilangan ritme permainan. Macan Kemayoran tetap tampil tenang dan terus berupaya membangun serangan demi mengembalikan keunggulan.
Usaha tersebut membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki 10 menit terakhir.
Pada menit ke-80, Victor Dethan membawa Persija kembali unggul setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Witan Sulaeman yang tidak mampu diamankan sempurna oleh kiper lawan. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1.
Baca Juga: Arkhan Kaka Ungkap Pengalaman Hadapi Tyrone Mings Usai Bobol Gawang Aston Villa
Empat menit berselang, Persija kembali menambah keunggulan. Kali ini Agi Firmansyah mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan yang menyambut umpan akurat dari Victor Dethan.
Skor berubah menjadi 3-1 dan membuat Persija semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
Pesta gol Persija ditutup Gustavo Almeida pada menit ke-88. Penyerang asal Brasil tersebut menyelesaikan umpan Victor Dethan dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk memastikan kemenangan telak 4-1 sekaligus mengakhiri fase grup dengan hasil maksimal.
Baca Juga: Mykhailo Mudryk Ungkap Kebahagiaan Usai Hukuman Doping Dicabut, Siap Bangkit Bersama Chelsea
Seusai pertandingan, Shin Tae-yong menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pemain yang dinilai telah bekerja keras sepanjang laga.
Menurutnya, semangat juang yang ditunjukkan hingga menit akhir menjadi salah satu hal paling positif yang terlihat dari timnya.
“Para pemain telah bekerja keras, jadi saya sangat berterima kasih. Para pemain terus berjuang hingga akhir tanpa menyerah dan menunjukkan semangat yang luar biasa. Saya melihat penampilan mereka sangat baik dan ingin memuji serta mengucapkan terima kasih banyak kepada para pemain atas kerja keras mereka hari ini,” ujar Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai para pemain terus menunjukkan perkembangan, baik dari sisi pemahaman taktik maupun mental bertanding.
Baginya, kemampuan mempertahankan semangat hingga peluit panjang menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan pada musim 2026/2027.
Shin juga menegaskan bahwa apabila perjalanan Persija berlanjut di Piala Presiden 2026, dirinya ingin memberikan kesempatan bermain kepada seluruh anggota skuad.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap pemain memperoleh pengalaman bertanding sekaligus menit bermain yang seimbang sebelum memasuki kompetisi resmi.
Kemenangan atas lawan di laga terakhir fase Grup B tidak hanya menunjukkan ketajaman lini depan Persija, tetapi juga memperlihatkan semakin terbentuknya kedalaman skuad. Respons positif para pemain muda terhadap kepercayaan yang diberikan Shin Tae-yong menjadi sinyal bahwa Persija memiliki banyak opsi untuk menghadapi ketatnya persaingan sepanjang musim mendatang.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber