RADARSITUBONDO.ID - Kepastian lokasi penyelenggaraan pertandingan semifinal dan final Piala Presiden 2026 akhirnya diumumkan.
Setelah sempat menjadi tanda tanya, panitia memastikan dua laga penentuan tersebut akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 yang digelar di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8).
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa seluruh pertandingan semifinal dan final akan dimainkan di stadion yang menjadi markas Bali United tersebut.
Baca Juga: Pengisian Instrumen Tes MPLS Ramah 2026 Diperpanjang hingga 7 Agustus, Cek Info Lengkapnya
Maruarar mengatakan, jadwal pertandingan juga telah ditetapkan. Laga semifinal akan digelar pada 4 Agustus, sedangkan partai final berlangsung dua hari kemudian, tepatnya pada 6 Agustus.
"Sesuai dengan arahan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tempat penyelenggaraan semifinal dan final di Bali," jelasnya.
Penunjukan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai venue bukan tanpa alasan. Maruarar mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek penyelenggaraan, dengan faktor keamanan menjadi perhatian utama panitia.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Ara itu mengakui bahwa pada awalnya dirinya berharap pertandingan puncak Piala Presiden 2026 dapat tetap berlangsung di Surabaya. Menurutnya, Stadion Gelora Bung Tomo memiliki kapasitas dan kesiapan yang sangat memadai untuk menggelar laga besar.
"Terus terang, sebenarnya saya ingin tempatnya di Surabaya," lanjutnya.
Ara menilai antusiasme masyarakat selama pelaksanaan Piala Presiden 2026 di Surabaya menjadi bukti bahwa Stadion Gelora Bung Tomo layak menjadi lokasi pertandingan penting.
Dalam tiga hari penyelenggaraan turnamen, dukungan suporter dinilai sangat tinggi dan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang positif.
Meski demikian, panitia akhirnya memilih Bali setelah mempertimbangkan berbagai aspek demi kelancaran penyelenggaraan kompetisi.
Keputusan tersebut juga mengikuti arahan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sehingga Stadion Kapten I Wayan Dipta resmi menjadi lokasi berlangsungnya dua pertandingan terakhir turnamen pramusim tersebut.
Baca Juga: Diduga Tertekan Masalah Ekonomi dan Keluarga, Warga Jangkar Ditemukan Meninggal Dunia
Sementara itu, kepastian mengenai pelaksanaan pertandingan dengan kehadiran penonton masih belum diumumkan secara resmi. Maruarar belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai skema yang akan diterapkan pada laga semifinal maupun final.
Panitia, kata dia, masih terus melakukan berbagai upaya agar dua pertandingan tersebut dapat disaksikan langsung oleh suporter dari tribun stadion.
Pembahasan mengenai kehadiran penonton masih menjadi bagian dari proses koordinasi yang dilakukan penyelenggara bersama pihak-pihak terkait.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber