RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung kembali dihadapkan pada persoalan cedera pemain saat tampil di Piala Presiden 2026.
Kekhawatiran pelatih Igor Tolic sebelum turnamen pramusim bergulir kini menjadi kenyataan setelah dua pemainnya, Berguinho dan Dion Markx, mengalami cedera di fase grup.
Turnamen pramusim yang digelar saat para pemain baru kembali dari masa libur dinilai memiliki risiko tinggi. Kondisi fisik yang belum mencapai level kebugaran terbaik harus dipaksa menghadapi jadwal pertandingan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat.
Baca Juga: iPhone Air 2 Dirumorkan Meluncur Awal 2027, Ini Spesifikasi yang Mulai Terungkap
Situasi tersebut berdampak langsung terhadap Persib yang musim ini akan menjalani agenda padat.
Selain berkompetisi di Liga 1, Maung Bandung juga harus membagi fokus ke sejumlah ajang lain, termasuk playoff AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027.
Kehilangan pemain akibat cedera tentu menjadi kerugian besar bagi tim yang membutuhkan kedalaman skuad.
Berguinho dan Dion Markx mengalami cedera ketika memperkuat Persib pada pertandingan fase grup Piala Presiden 2026.
Akibatnya, keduanya dipastikan tidak dapat memperkuat Persib saat menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026 yang berlangsung Selasa (4/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
"Dion dipastikan absen untuk dua pertandingan ini. Berguinho absen minimal satu bulan. Jadi kami masih punya dua pertandingan lagi dan tradisi ada pemain cedera di Piala Presiden ini terus berlanjut," kata Tolic.
Ucapan pelatih asal Kroasia tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa edisi Piala Presiden sebelumnya, Persib memang berkali-kali kehilangan pemain akibat cedera.
Baca Juga: Pengisian Instrumen Tes MPLS Ramah 2026 Diperpanjang hingga 7 Agustus, Cek Info Lengkapnya
Ciro Alves pernah mengalami cedera bahu ketika mengikuti turnamen yang sama. Febri Hariyadi juga sempat mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL), sementara Achmad Jufriyanto pernah menderita patah tulang rusuk saat membela Persib di Piala Presiden.
Risiko cedera di turnamen pramusim juga tidak hanya dialami Persib. Pada edisi tahun lalu, penyerang Oxford United sekaligus penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami cedera serius ketika tampil di Piala Presiden.
Cedera tersebut membuatnya harus menjalani operasi sehingga tidak bisa tampil maksimal bersama Timnas Indonesia pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bagi Persib, padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri. Setelah menjalani tiga pertandingan fase grup hanya dalam rentang tujuh hari, tim asuhan Igor Tolic masih harus memainkan laga semifinal dan berpotensi tampil pada final atau pertandingan perebutan tempat ketiga.
Beban tim semakin bertambah karena seluruh pertandingan fase akhir digelar di Bali. Persib harus melakukan perjalanan dari Bandung menuju Gianyar untuk menjalani pertandingan pada 4 Agustus dan kembali bermain dua hari berselang pada 6 Agustus.
Baca Juga: Diduga Tertekan Masalah Ekonomi dan Keluarga, Warga Jangkar Ditemukan Meninggal Dunia
Menurut Tolic, kondisi tersebut membuat risiko kelelahan dan cedera pemain semakin besar. Apalagi Persib juga memiliki target penting di level Asia yang harus dipersiapkan dengan matang.
"Jadi ini selalu berdampak pada Persib karena kami punya pertandingan play off (AFC Champions League 2). Tahun lalu kami kehilangan beberapa pemain, tahun-tahun sebelumnya kami juga kehilangan beberapa pemain karena terlalu intensif untuk dimainkan," kata Tolic.
Ia juga menyoroti format Piala Presiden musim ini yang dinilai semakin menguras tenaga pemain. Dibandingkan edisi sebelumnya, jumlah pertandingan yang harus dijalani setiap tim bertambah.
"Tahun lalu kami berada di grup yang berisi tiga tim ditambah final. Sekarang kami berada di grup yang berisi empat tim. Artinya lebih banyak pertandingan, kemudian mereka mengadakan laga semifinal dan final."
" Kemudian sebagai pemanis, mereka mengadakan pertandingan perebutan tempat ketiga, yang mana satu-satunya ajang yang memainkan ini adalah Piala Dunia, ada juga perpanjangan waktu di pertandingan tersebut," paparnya.
Baca Juga: Kim Sang-sik Akui Vietnam Tertekan Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Meski menyampaikan kritik terhadap padatnya jadwal kompetisi, Tolic menegaskan dirinya tetap akan menjalankan tugas sebagai pelatih secara profesional.
Fokus utamanya kini adalah menjaga kondisi para pemain yang masih tersedia agar dapat menyelesaikan turnamen tanpa tambahan korban cedera.
Persib memiliki agenda yang jauh lebih penting setelah Piala Presiden berakhir. Tim kebanggaan Bobotoh itu dijadwalkan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger FC, pada babak playoff AFC Champions League Two 2026-2027.
Pertandingan tersebut akan digelar pada 31 Agustus mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Laga itu menjadi salah satu target utama Persib karena membawa nama Indonesia di kompetisi antarklub Asia.
Baca Juga: Konten Live Promosi Vape Libatkan Anak, Kemkomdigi Beri Teguran ke YouTube
Karena itu, Tolic berharap kondisi skuadnya tidak semakin berkurang setelah menyelesaikan Piala Presiden. Ia juga menantikan kembalinya para pemain yang memperkuat tim nasional dengan harapan seluruhnya kembali dalam keadaan bugar.
"Jadi kita lihat siapa yang akan bertahan. Siapa yang bertahan, mari kita lihat setelah pertandingan, dan melihat berapa banyak pemain cedera yang kami miliki," ujar Tolic.
"Dan mari kita lihat nanti ketika para pemain tim nasional kembali dari turnamen, berapa banyak dari mereka (tersedia), saya harap semuanya sehat."
"Lalu kemudian kami bersiap untuk pertandingan ACL, yang penting bagi Persib, bagi liga, dan bagi semua orang. Tapi mari kita lihat siapa yang akan bermain, harapan semua bisa bertahan," tutur Tolic.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber