RADARSITUBONDO.ID - Ketua Umum PSSI Erick Thohir akhirnya memberikan tanggapan terkait peluang dirinya kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PSSI pada Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027.
Meski namanya kembali menjadi sorotan menjelang berakhirnya masa kepengurusan periode 2023-2027, Erick menegaskan hingga kini belum mengambil keputusan terkait pencalonan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Erick Thohir setelah memimpin Kongres Biasa PSSI 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (3/8).
Menurutnya, keputusan untuk kembali maju memimpin federasi sepak bola Indonesia tidak bisa ditentukan secara sepihak dan harus melalui berbagai pertimbangan.
Baca Juga: Rizky Ridho Akui Banyak Kesalahan saat Lawan Vietnam, Siap Bangkit di Lawan Singapura
Erick mengatakan dirinya terlebih dahulu akan berdiskusi dengan pemerintah maupun FIFA sebelum menentukan langkah politiknya di organisasi sepak bola nasional tersebut.
"Kalau mengenai pencalonan ketua umum PSSI, tentu saya akan berdiskusi terlebih dahulu dengan pemerintah, juga dengan FIFA,” kata Erick Thohir, dikutip dari JawaPos.
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu memilih tidak berspekulasi mengenai peluangnya kembali memimpin PSSI untuk periode selanjutnya.
Baginya, kepentingan utama bukan terletak pada siapa yang mencalonkan diri, melainkan siapa sosok yang paling tepat membawa sepak bola Indonesia berkembang lebih baik.
Erick menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan masyarakat sepak bola Indonesia yang memiliki hak menentukan pemimpin organisasi tersebut melalui mekanisme yang telah diatur.
“Pada akhirnya, yang menentukan adalah masyarakat sepak bola. Jadi bukan soal saya mau atau tidak, tetapi siapa yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," terang Erick.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Akhir Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Hasil MRI
Selain membahas berbagai agenda organisasi, Kongres Biasa PSSI 2026 juga menghasilkan sejumlah keputusan penting yang berkaitan dengan agenda kepengurusan federasi.
Salah satu keputusan yang menjadi perhatian adalah perubahan jadwal pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027.
Apabila mengacu pada masa kepengurusan Erick Thohir yang dimulai setelah terpilih dalam Kongres Luar Biasa PSSI pada 16 Februari 2023 untuk periode 2023-2027, pemilihan ketua umum baru sejatinya diperkirakan berlangsung sekitar Februari 2027.
Namun, melalui keputusan Kongres Biasa PSSI 2026, jadwal pemilihan tersebut resmi diundur dan akan dilaksanakan pada Juli 2027.
Erick menjelaskan bahwa perubahan jadwal bukan tanpa alasan. Penyesuaian waktu dilakukan agar proses pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di seluruh Indonesia dapat diselesaikan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan pemilihan pengurus pusat.
Menurutnya, sinkronisasi tersebut diperlukan agar proses regenerasi kepengurusan di tingkat daerah dan pusat berjalan lebih tertata sesuai ketentuan organisasi.
“Karena akan ada proses pemilihan pada Oktober–November dan kompetisi juga tetap berjalan, maka kongres menyetujui bahwa Kongres Pemilihan PSSI tahun 2027 akan dilaksanakan secara transparan pada bulan Juli 2027,” tuturnya.
Baca Juga: Bulan Bergeser, 3 Zodiak Ini Diprediksi Kena Dampaknya Hari Ini
Erick menambahkan, pemilihan Ketua Asprov PSSI akan dilaksanakan secara serentak pada Oktober hingga November 2026. Seluruh proses akan dilakukan secara terbuka sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam statuta PSSI.
Melalui mekanisme tersebut, PSSI berharap proses transisi kepengurusan di daerah dapat berjalan lebih efektif sehingga nantinya mampu mendukung terbentuknya kepengurusan pusat yang memiliki kesinambungan program dengan seluruh Asprov.
Dengan selesainya pemilihan Asprov terlebih dahulu, hasilnya diharapkan dapat menjadi fondasi bagi penyusunan arah kebijakan organisasi pada tingkat nasional.
Langkah tersebut juga dinilai dapat memperkuat koordinasi antara PSSI Pusat dan Asprov dalam menjalankan program pembinaan sepak bola di berbagai daerah.
Sementara itu, terkait peluang kembali maju sebagai Ketua Umum PSSI, Erick masih memilih menunggu dinamika yang berkembang.
Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menuntaskan agenda organisasi dan memastikan seluruh tahapan menuju Kongres Pemilihan PSSI 2027 berjalan sesuai aturan, transparan, serta mengedepankan kepentingan sepak bola Indonesia.
Editor : Bayu ShaputraSumber : Jawa Pos