RADARSITUBONDO.ID - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Skuad Garuda setelah timnya menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Juru taktik asal Inggris itu mengakui Vietnam tampil lebih baik sehingga pantas membawa pulang tiga poin.
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kebobolan tiga gol tanpa mampu membalas.
Tim tamu membuka keunggulan melalui Nguyen Van Vi pada menit keenam sebelum Nguyen Hai Long menggandakan skor pada menit ke-14. Rafaelson kemudian memastikan kemenangan The Golden Star Warriors lewat golnya pada menit ke-71.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Skuad Garuda yang sebelumnya masih berada dalam jalur persaingan menuju babak semifinal.
Di hadapan ribuan suporter yang memadati Stadion Pakansari, Indonesia gagal mengembangkan permainan terbaiknya sehingga harus menerima kekalahan dengan skor mencolok.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Tinggalkan Real Madrid, Resmi Gabung Fulham dengan Kontrak hingga 2031
Usai pertandingan, Herdman lebih dulu memberikan apresiasi kepada Vietnam yang dinilainya mampu menunjukkan kualitas permainan tinggi meski tampil sebagai tim tamu.
Menurutnya, meraih kemenangan di Indonesia bukan perkara mudah sehingga lawan layak mendapatkan penghargaan atas performa yang ditampilkan.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam. Bermain di Indonesia bukanlah hal yang mudah dan bukan tempat yang gampang untuk meraih kemenangan. Jadi, saya memberikan apresiasi kepada mereka. Mereka pantas mendapatkan tiga poin malam ini," kata Herdman dikutip dari JawaPos.
Selain memberikan selamat kepada lawan, Herdman juga tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa timnya. Dia menegaskan bahwa hasil tersebut menjadi tanggung jawab penuh dirinya sebagai pelatih kepala.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Akhir Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Hasil MRI
Menurut Herdman, Indonesia gagal menampilkan permainan yang diharapkan, terutama dari sisi strategi. Dia menilai Vietnam mampu menjalankan rencana permainan dengan lebih efektif sepanjang pertandingan sehingga pantas keluar sebagai pemenang.
“Saya juga merasa kami harus bertanggung jawab atas apa yang memang menjadi tanggung jawab kami. Penampilan kami malam ini tidak cukup baik. Secara taktik, mereka bermain lebih baik daripada kami,” ujarnya.
Meski menelan kekalahan menyakitkan, Herdman menegaskan perjuangan Timnas Indonesia belum berakhir. Dia meminta para pemain segera melupakan hasil tersebut dan menjadikannya sebagai pelajaran penting untuk menghadapi laga berikutnya.
Pelatih berusia 51 tahun itu memastikan fokus tim kini tertuju pada pertandingan terakhir fase grup melawan Singapura. Laga tersebut akan menjadi penentu langkah Indonesia dalam perebutan tiket menuju semifinal.
Baca Juga: Bulan Bergeser, 3 Zodiak Ini Diprediksi Kena Dampaknya Hari Ini
Herdman menilai peluang Skuad Garuda masih terbuka karena persaingan di Grup A berlangsung sangat ketat. Karena itu, dia ingin para pemain tetap menjaga kepercayaan diri dan datang ke Singapura dengan tekad meraih kemenangan.
"Kami masih berada dalam persaingan. Para suporter juga masih berjuang bersama kami. Kami akan pergi ke Singapura dengan satu tekad yang sangat jelas, yaitu memenangkan pertandingan," tegas Herdman.
Di akhir konferensi pers, Herdman kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Timnas Indonesia, terutama mereka yang telah memenuhi Stadion Pakansari untuk memberikan dukungan secara langsung.
Dia mengapresiasi loyalitas suporter yang tetap memberikan semangat hingga pertandingan berakhir meski tim mengalami kekalahan.
Menurut Herdman, dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi tim untuk segera bangkit. Dia menegaskan para pemain memiliki tanggung jawab membayar kepercayaan suporter dengan penampilan yang lebih baik pada laga berikutnya.
"Sekali lagi, kepada para suporter, saya meminta maaf atas hasil malam ini. Mereka luar biasa, benar-benar luar biasa. Mereka terus mendukung kami hingga peluit akhir berbunyi. Kami akan bangkit. Kami harus bangkit. Masih ada satu pertandingan lagi yang harus kami jalani," pungkas Herdman.
Kekalahan dari Vietnam membuat posisi Timnas Indonesia di klasemen sementara Grup A turun ke peringkat ketiga dengan koleksi enam poin. Skuad Garuda hanya terpaut satu angka dari Vietnam dan Singapura yang berada di dua posisi teratas.
Situasi tersebut membuat persaingan memperebutkan dua tiket semifinal masih terbuka lebar.
Pertandingan terakhir akan menjadi penentu nasib ketiga tim, termasuk Indonesia yang wajib meraih hasil maksimal saat menghadapi Singapura di Stadion Jalan Besar pada Jumat (7/8/2026).
Kemenangan akan menjadi target utama Skuad Garuda untuk menjaga asa melaju ke babak semifinal sekaligus menebus kekecewaan setelah kekalahan telak dari Vietnam.
Editor : Bayu ShaputraSumber : Jawa Pos