Persebaya Surabaya Waspadai Kekuatan Arema FC, Bernardo Tavares Tetap Targetkan Final Piala Presiden 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 16:25 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Instagram/officialpersebaya)
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Instagram/officialpersebaya)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya menatap laga semifinal Piala Presiden 2026 dengan tekad meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC.

Duel bertajuk Derby Jatim tersebut akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) malam, dan menjadi ujian penting bagi Green Force untuk melanjutkan tren positif sepanjang turnamen pramusim.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memastikan timnya akan tampil maksimal demi mengamankan tiket ke partai final.

Meski demikian, pelatih asal Portugal itu tidak menutup mata terhadap kualitas yang dimiliki lawannya. Menurutnya, Arema FC tetap menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan karena memiliki komposisi skuad yang solid dan berpengalaman.

Baca Juga: Gonzalo Garcia Tinggalkan Real Madrid, Resmi Gabung Fulham dengan Kontrak hingga 2031

Bernardo Tavares menilai Singo Edan berhasil mempertahankan fondasi tim musim lalu sekaligus memperkuat skuad dengan sejumlah pemain berkualitas.

Selain itu, keberlanjutan kepemimpinan pelatih yang sama membuat Arema FC dinilai memiliki kestabilan permainan yang patut diwaspadai.

"Arema memiliki tim yang sangat bagus. Mereka mendatangkan pemain-pemain berkualitas, mempertahankan sebagian besar skuad musim lalu, dan masih ditangani pelatih yang sama," ujar Coach Tavares, dikutip dari JawaPos.

Penilaian tersebut bukan tanpa alasan. Arema FC berhasil melangkah ke babak semifinal setelah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan Grup A.

Raihan itu mengantarkan Singo Edan lolos sebagai runner-up grup dan berhak menantang Persebaya dalam perebutan satu tempat di final.

Di sisi lain, Persebaya datang dengan modal yang lebih meyakinkan. Green Force menyapu bersih seluruh pertandingan Grup B dengan mengoleksi sembilan poin.

Tiga kemenangan diraih atas Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC, sehingga Persebaya menjadi satu-satunya tim yang mencatatkan hasil sempurna pada fase grup.

Catatan impresif tersebut tentu menjadi modal berharga bagi Persebaya. Namun, Bernardo Tavares menegaskan pencapaian di fase grup tidak akan berarti apabila timnya gagal mempertahankan performa saat menghadapi Arema FC di babak semifinal.

Baca Juga: Marselino Ferdinan Dipastikan Absen hingga Akhir Piala AFF 2026, John Herdman Ungkap Hasil MRI

Pelatih berusia 46 tahun itu juga menegaskan target Persebaya tetap jelas, yakni memenangkan pertandingan.

Ia memahami duel melawan Arema FC selalu memiliki arti khusus bagi para pendukung Green Force sehingga para pemain dituntut memberikan penampilan terbaik.

"Tentu kami ingin menang, apalagi menghadapi Arema. Saya memahami harapan suporter dan para pemain juga memiliki keinginan yang sama," jelasnya.

Meski demikian, Bernardo Tavares kembali mengingatkan bahwa Piala Presiden 2026 merupakan bagian dari proses persiapan menuju kompetisi Super League.

Karena itu, setiap pertandingan tidak hanya dimaknai sebagai upaya mengejar hasil, tetapi juga kesempatan mengevaluasi perkembangan tim secara menyeluruh.

Sepanjang turnamen, Persebaya memanfaatkan setiap laga untuk menguji berbagai komposisi pemain.

Sejumlah nama mendapat kesempatan tampil di posisi yang berbeda agar tim pelatih memperoleh gambaran mengenai fleksibilitas dan karakter masing-masing pemain.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pemain mampu memberikan kontribusi sesuai kebutuhan tim ketika kompetisi resmi bergulir.

Bernardo Tavares menilai turnamen pramusim menjadi waktu yang tepat untuk menemukan kombinasi terbaik sebelum menghadapi persaingan yang sesungguhnya.

"Kami ingin mengetahui karakteristik dan kontribusi yang bisa mereka berikan untuk tim," ucap Bernardo Tavares.

Baca Juga: Bulan Bergeser, 3 Zodiak Ini Diprediksi Kena Dampaknya Hari Ini

Karena itu, laga melawan Arema FC tidak hanya menjadi perebutan tiket menuju final Piala Presiden 2026.

Pertandingan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan tim yang terus dilakukan Persebaya agar memiliki kesiapan optimal saat memasuki musim baru.

Momentum positif yang telah dibangun sejak fase grup diharapkan mampu dipertahankan Green Force.

Tiga kemenangan beruntun menjadi bekal kepercayaan diri yang penting, tetapi Bernardo Tavares tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak kehilangan fokus saat menghadapi lawan yang memiliki kualitas dan pengalaman.

Dengan target kemenangan yang telah ditegaskan sang pelatih, duel Persebaya Surabaya kontra Arema FC diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal.

Meski masih berstatus turnamen pramusim, rivalitas kedua tim dipastikan menghadirkan pertandingan dengan intensitas tinggi karena sama-sama mengincar satu tempat di partai puncak Piala Presiden 2026.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : Jawa Pos
Bernardo Tavares persebaya Arema FC