Meski Gagal Raih Trofi, Igor Tolic Yakin Persib Bandung Punya Modal Besar untuk Musim 2026/27

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 09:15 WIB
Squad Persib saat melawan Persebaya di Final Piala Presiden 2026. (Instagram/persib)
Squad Persib saat melawan Persebaya di Final Piala Presiden 2026. (Instagram/persib)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung harus mengakhiri kiprahnya di Piala Presiden 2026 sebagai runner-up setelah kalah dramatis dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8).

Meski gagal mengangkat trofi, pelatih Igor Tolic menegaskan hasil tersebut tidak mengurangi rasa bangganya terhadap perjuangan yang telah ditunjukkan seluruh pemain sepanjang turnamen.

Laga final berlangsung sengit hingga berakhir imbang 1-1 pada waktu normal sebelum akhirnya ditentukan lewat adu penalti. Persebaya keluar sebagai juara dengan kemenangan 6-5, sementara Persib harus puas membawa pulang predikat runner-up.

Apakah kekalahan di final membuat Persib kehilangan banyak hal? Jawabannya tidak.

Bagi Igor Tolic, perjalanan timnya di turnamen pramusim justru memberikan banyak pelajaran sekaligus menunjukkan perkembangan positif yang menjadi modal menghadapi musim kompetisi mendatang.

Baca Juga: Vivo S2 Resmi Rilis di India, Simak Fitur Unggulan dan Harganya Disini

Pelatih asal Kroasia itu lebih dahulu memberikan apresiasi kepada Persebaya Surabaya yang dinilainya tampil konsisten sejak awal turnamen hingga berhasil meraih gelar juara.

"Selamat untuk Persebaya. Mereka tampil sangat baik sepanjang turnamen dan layak menjadi pemenang," ujar Tolic dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski demikian, Tolic menilai pencapaian Persib tidak bisa diukur hanya dari hasil akhir. Menurutnya, Maung Bandung mampu melaju hingga partai puncak meski tidak tampil dengan komposisi terbaik.

Kondisi tersebut bahkan menjadi kesempatan bagi sejumlah pemain muda untuk memperoleh pengalaman bermain di level kompetitif.

"Kami menembus partai puncak dengan kondisi tim yang tidak utuh. Kami mengorbitkan banyak pemain muda, dan pada akhirnya harus kalah lewat adu penalti," kata Tolic.

Baca Juga: Tak Pedulikan Larangan, Perempuan Ambil Tiga Galon Air dari Kran Alun-Alun Situbondo

Selama mengikuti Piala Presiden 2026, sejumlah nama muda mendapat kepercayaan tampil bersama tim utama.

Nazriel Alfaro Syahdan, Rafi Rasyiq, Adzikry Fadlillah, Faris Abdul Hafizh, hingga Ikhwan Ali Tanamal berhasil memperoleh menit bermain yang dinilai penting untuk perkembangan mereka.

Mengapa kesempatan bagi pemain muda menjadi sorotan Igor Tolic? Jawabannya karena turnamen pramusim bukan hanya soal mengejar gelar, tetapi juga menjadi ajang membangun fondasi tim untuk menghadapi kompetisi yang lebih panjang.

Menurut Tolic, keberanian para pemain muda tampil di pertandingan-pertandingan penting menjadi investasi berharga bagi masa depan Persib.

Baca Juga: Warga Terdampak Tolato PG Panji Mengaku Tak Pernah Terima Kompensasi, Keluhan Polusi Kembali Mencuat

Selain memberikan kesempatan kepada generasi muda, Tolic juga menyoroti karakter para pemain senior yang tidak pernah menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.

Pada laga final, Persib sempat berada dalam situasi sulit ketika harus bermain dengan 10 pemain dan tertinggal lebih dahulu.

Namun, Dedi Kusnandar dan rekan-rekannya mampu bangkit untuk menyamakan kedudukan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Bagi Tolic, momen tersebut menjadi bukti bahwa timnya memiliki karakter kuat dan semangat pantang menyerah.

Ia menilai adu penalti memang sering kali ditentukan oleh faktor keberuntungan sehingga hasil akhirnya tidak selalu mencerminkan kualitas permainan selama pertandingan berlangsung.

"Adu penalti itu soal keberuntungan. Hari ini kami tertinggal 0-1 lalu bisa menyamakan skor 1-1 walau kalah jumlah pemain. Kami memang bukan juara, tapi saya yakin Bobotoh bisa tersenyum bangga melihat bagaimana tim ini berjuang dan bagaimana identitas permainan kami untuk musim depan," tegasnya.

Baca Juga: Satpol PP Tegur Pedagang Buah di Trotoar Asembagus, PKL Sepakat Tata Ulang Lapak

Apakah identitas permainan Persib mulai terlihat menjelang musim baru? Menurut Tolic, jawabannya iya. Ia menilai semangat juang, keberanian bermain, serta kemampuan bangkit dalam tekanan menjadi identitas yang ingin terus dipertahankan ketika Persib memasuki kompetisi resmi.

Dukungan Bobotoh juga mendapat perhatian khusus dari pelatih berusia 49 tahun tersebut. Tolic mengaku kehadiran suporter memberikan dorongan moral yang sangat besar kepada seluruh pemain selama mengikuti Piala Presiden 2026.

Ia mengatakan atmosfer dukungan sudah terasa sejak Persib bermain di Bandung dan terus berlanjut ketika tim bertanding di Bali. Gelombang dukungan dari tribun membuat para pemain tetap bersemangat menghadapi berbagai tantangan sepanjang turnamen.

"Sepanjang turnamen, pikiran kami selalu tertuju pada suporter. Kami menghadapi banyak dinamika, tapi saat bermain di Bandung, anak-anak tampil habis-habisan di tiga laga. Tiba di Bali pun, gelombang dukungan itu terus mengalir. Bobotoh adalah kelompok suporter yang luar biasa," ucapnya.

Baca Juga: Warga Desa Jangkar Geger, Ular Sanca 1,5 Meter Masuk Rumah, Bersembunyi di Dalam Lemari

Apakah perjalanan Persib berhenti setelah gagal menjadi juara Piala Presiden 2026? Jawabannya tentu tidak. Turnamen pramusim ini justru menjadi bagian dari proses persiapan menuju tantangan yang lebih besar pada musim kompetisi 2026/27.

Igor Tolic memastikan fokus tim kini sepenuhnya diarahkan untuk menghadapi Super League 2026/27 serta babak play-off AFC Champions League Two.

Ia berharap seluruh pemain mampu mempertahankan kualitas permainan yang sudah diperlihatkan selama Piala Presiden sehingga tim dapat tampil lebih kompetitif ketika musim resmi dimulai.

Menurutnya, motivasi dan mental juara yang telah ditunjukkan para pemain harus terus dipelihara agar Persib mampu bersaing di level domestik maupun Asia.

Baginya, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh satu trofi pramusim, melainkan oleh konsistensi performa sepanjang musim.

"Tugas kami sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk kompetisi liga dan kualifikasi Champions League. Para pemain harus mempertahankan standar permainan seperti ini. Soal motivasi dan tekad untuk menang, tak ada yang perlu diragukan dari mereka. Mental juara ini akan terus kami jaga," pungkas Tolic.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Piala Presiden 2026 Igor Tolic persib bandung Persebaya Surabaya