Persib Bandung Gagal Juara Piala Presiden 2026, Adam Alis Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:16 WIB
Aksi Adam Alis. (Instagram/persib)
Aksi Adam Alis. (Instagram/persib)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung harus mengubur impian mengangkat trofi Piala Presiden 2026 setelah kalah dari Persebaya Surabaya melalui drama adu penalti pada partai final.

Meski gagal menjadi juara, skuad Maung Bandung tetap menilai perjalanan mereka sepanjang turnamen sebagai pencapaian yang patut diapresiasi.

Final Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal usai.

Pemenang akhirnya ditentukan melalui babak adu penalti, di mana Persebaya keluar sebagai juara dengan kemenangan 6-5.

Kekalahan tersebut tidak membuat kapten Persib, Adam Alis, larut dalam kekecewaan. Menurutnya, seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik sejak awal turnamen hingga mencapai partai puncak.

Baca Juga: Meski Gagal Raih Trofi, Igor Tolic Yakin Persib Bandung Punya Modal Besar untuk Musim 2026/27

Perjalanan Persib menuju final tidak berlangsung mudah. Tim asuhan Igor Tolic menjalani pramusim dengan kondisi kebugaran yang belum sepenuhnya ideal.

Selain itu, Maung Bandung juga tidak tampil dengan komposisi pemain terbaik dalam beberapa pertandingan. Meski demikian, mereka tetap mampu menembus final setelah melewati berbagai tantangan.

Adam menilai perjuangan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh pemain. Baginya, keberhasilan mencapai final di tengah berbagai keterbatasan menunjukkan semangat juang yang tinggi dari skuad Persib.

“Terkait final, selamat buat Persebaya sudah juara di Piala Presiden. Saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini,” kata Adam.

Pemain yang pernah merasakan gelar juara Piala Presiden bersama Arema FC itu menegaskan bahwa saat ini Persib harus segera mengalihkan fokus.

Setelah menjalani rangkaian pertandingan yang menguras tenaga, para pemain membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus menyegarkan pikiran sebelum menghadapi kompetisi resmi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 7 Agustus, Scorpio Disebut Bakal Dikhianati, Leo Diprediksi Ketiban Rezeki Besar

Tantangan besar sudah menanti Persib di penghujung Agustus. Wakil Indonesia tersebut dijadwalkan menjalani laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2026-2027 menghadapi Manila Digger FC dari Filipina pada 31 Agustus mendatang.

Pertandingan tersebut akan menjadi penentu langkah Persib untuk tampil di fase utama ACL 2 musim depan. Karena itu, Adam meminta seluruh tim segera menatap agenda berikutnya, termasuk persiapan menghadapi kompetisi domestik.

“Kami harus fokus ke depan lagi untuk ACL dan liga. Sampai bertemu di liga,” ucapnya.

Pelatih Persib, Igor Tolic, juga menyampaikan pandangan serupa. Kekalahan di final memang membuatnya harus menunda peluang mempersembahkan trofi pertama sejak mengambil alih kursi pelatih setelah berakhirnya era Bojan Hodak. Namun, hasil tersebut tidak mengurangi rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya.

Menurut Tolic, Persib memperlihatkan karakter yang kuat sepanjang pertandingan final. Timnya mampu bangkit setelah tertinggal dan terus berjuang hingga babak adu penalti, meskipun harus bermain dengan 10 pemain setelah Mariano Peralta menerima kartu merah.

Situasi tersebut membuat Persib berada dalam tekanan cukup besar. Namun, para pemain tetap mampu mempertahankan keseimbangan permainan dan memaksa pertandingan berakhir imbang sebelum memasuki babak tos-tosan.

Baca Juga: Mengapa Vinicius Junior Memilih Bertahan di Real Madrid?

Tolic menilai mentalitas para pemain menjadi aspek paling positif yang ditunjukkan pada laga tersebut. Ia melihat Persib tidak pernah menyerah meski menghadapi berbagai kesulitan selama pertandingan.

“Kami menjaga mentalitas juara itu sampai akhir. Adu penalti itu seperti lotre, tetapi bahkan ketika kami tertinggal 1-0, kami berusaha menjadi 1-1,” kata Tolic.

Pelatih asal Kroasia tersebut juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang mampu bertahan setelah kehilangan satu pemain.

Baginya, semangat dan kerja keras yang diperlihatkan Persib menjadi modal penting menghadapi musim kompetisi yang akan segera dimulai.

“Kemudian dengan kekurangan satu pemain, kami juga berhasil mempertahankannya. Jadi, saya pikir memang kami bukan nomor satu sekarang, kami bukan juaranya, tapi saya pikir para penggemar bisa senang dengan apa yang mereka lihat,” ujarnya.

Ia berharap performa yang ditunjukkan pada final Piala Presiden 2026 menjadi gambaran mengenai karakter Persib pada musim mendatang.

Menurut Tolic, timnya telah memperlihatkan fondasi permainan dan mentalitas yang layak menjadi bekal menghadapi Liga Indonesia maupun kompetisi Asia.

“Apa yang mereka lihat dan bagaimana tim ini bekerja, seperti apa dan bagaimana kami akan bermain di musim depan,” urainya.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Igor Tolic Adam Alis persib bandung Persebaya Surabaya