Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Siapkan Pembenahan Jelang FIFA ASEAN Cup

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:15 WIB
John Herdman. (JawaPos)
John Herdman. (JawaPos)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 menjadi bahan evaluasi bagi John Herdman. Pelatih asal Inggris tersebut memastikan skuad Garuda akan melakukan pembenahan sebelum kembali tampil pada FIFA ASEAN Cup 2026.

Herdman menilai hasil yang diraih Indonesia di Piala AFF 2026 tidak lepas dari sejumlah kesalahan kecil yang terjadi sepanjang turnamen. Menurutnya, detail-detail tersebut justru memiliki pengaruh besar terhadap perjalanan Timnas Indonesia.

Pelatih yang pernah menangani FC Toronto itu menegaskan kesalahan serupa harus segera diperbaiki. Ia tidak ingin persoalan yang sama kembali muncul ketika Timnas Indonesia menjalani agenda berikutnya pada September dan Oktober.

"Kesalahan telah merugikan kami di turnamen ini. Kesalahan-kesalahan kecil. Tetapi Anda tidak akan melihatnya pada September dan Oktober," ujar mantan pelatih FC Toronto itu.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Raih Posisi Kesembilan Moto3 Inggris 2026 di Silverstone

FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi kesempatan berikutnya bagi Herdman untuk melihat perkembangan Timnas Indonesia. Turnamen tersebut diharapkan menjadi panggung bagi skuad Garuda untuk menunjukkan hasil dari proses evaluasi setelah Piala AFF.

Salah satu laga yang sudah dinantikan Herdman adalah pertemuan dengan Singapura. Indonesia dijadwalkan menghadapi Singapura pada pertandingan pertama fase grup FIFA ASEAN Cup 2026.

"Saya tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura. Itu akan segera datang," ucapnya.

FIFA ASEAN Cup 2026 akan menggunakan format dua tingkat kompetisi, yakni Premier Division dan Challenge Division. Timnas Indonesia berada di Premier Division sekaligus mendapat kesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan divisi tersebut.

Pada fase grup Premier Division, Indonesia berada di Grup A. Skuad Garuda akan bersaing dengan India, Malaysia, dan Singapura. Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Format tersebut membuat setiap pertandingan di fase grup memiliki arti penting. Hanya tim yang mampu menjadi juara grup yang berhak melaju ke partai final.

Baca Juga: Lengkap! Kalender Jawa Agustus 2026 Beserta Weton dan Kapan Maulid Nabi

Dengan demikian, Indonesia harus mengamankan posisi puncak Grup A jika ingin melanjutkan perjalanan hingga perebutan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Perjalanan Indonesia di Grup A akan dimulai dengan menghadapi Singapura pada matchday pertama. Setelah itu, Garuda dijadwalkan bertemu Malaysia pada pertandingan kedua sebelum menutup fase grup melawan India pada matchday ketiga.

Meski lawan-lawan yang akan dihadapi sudah diketahui, tanggal dan waktu kick-off untuk pertandingan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum diumumkan secara resmi.

Herdman melihat penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup pada kalender FIFA sebagai keuntungan tersendiri bagi Indonesia. Status tersebut membuka peluang lebih besar bagi pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk bergabung dengan tim nasional.

"FIFA ASEAN Cup memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia karena berlangsung dalam kalender FIFA. Ini membuat pemain-pemain yang berkarier di luar negeri bisa dipanggil untuk memperkuat tim nasional," jelas Herdman.

Baca Juga: PSG Rekrut Lucas Digne, Bek Timnas Prancis yang Pernah Berseragam Les Parisiens

Kehadiran pemain-pemain yang berkarier di luar negeri dinilai dapat memberikan tambahan kekuatan bagi Timnas Indonesia. Herdman menyebut beberapa nama yang diharapkan bisa menjadi bagian penting dari skuad pada agenda tersebut.

"Kevin Diks, Jay Idzes, dan beberapa pemain dari kelompok ini juga akan melangkah maju pada momen tersebut. Itu adalah kesempatan kami berikutnya," lanjutnya.

Selain pemain yang berkarier di luar negeri, Herdman juga membuka peluang bagi sejumlah pemain yang sebelumnya masuk dalam skuad Piala AFF untuk mendapatkan kesempatan lebih besar bersama tim utama.

Proses tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedalaman skuad Timnas Indonesia. Evaluasi setelah Piala AFF 2026 tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan, tetapi juga bagaimana komposisi pemain dapat terus dikembangkan.

Herdman menilai Indonesia memiliki modal lain yang tidak kalah penting. Menurutnya, fondasi yang selama ini dibangun mulai memperlihatkan perkembangan, terutama dalam hal karakter dan identitas permainan.

Baca Juga: Info Resmi Tarif Listrik PLN 10-16 Agustus 2026, Token Rp50 Ribu Kini Dapat Segini kWh

Karena itu, kegagalan di Piala AFF 2026 tidak ingin dijadikan sebagai hasil akhir. Herdman menjadikannya sebagai bahan untuk melakukan perbaikan sebelum Timnas Indonesia menghadapi tantangan berikutnya.

FIFA ASEAN Cup 2026 pun menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperlihatkan perubahan tersebut.

Dengan status sebagai tuan rumah Premier Division dan dukungan pemain-pemain yang dapat dipanggil melalui kalender FIFA, skuad Garuda memiliki peluang untuk tampil dengan kekuatan yang lebih lengkap.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : Jawa Pos
John Herdman timnas indonesia