RADARSITUBONDO.ID - Xabi Alonso ternyata memiliki alasan khusus ketika memutuskan mempertahankan Romeo Lavia di lapangan selama 90 menit saat Chelsea menghadapi AC Milan dalam laga pramusim di Jakarta.
Chelsea tampil dominan dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas tim asuhan Ruben Amorim. Joao Pedro menjadi bintang dengan mencetak dua gol, sedangkan Moises Caicedo turut menyumbangkan satu gol untuk The Blues.
Namun, perhatian juga tertuju kepada Romeo Lavia. Gelandang asal Belgia tersebut berhasil menyelesaikan pertandingan selama 90 menit, sebuah pencapaian yang cukup penting setelah perjalanan panjangnya yang kerap terganggu persoalan kebugaran.
Baca Juga: BGN Instruksikan Guru Ikut Makan MBG Bersama Siswa, Ini Alasannya
Lavia bergabung dengan Chelsea dari Southampton pada Agustus 2023. Ketika itu, The Blues harus mengeluarkan dana sekitar £53 juta untuk mendatangkan sang gelandang.
Sejak bergabung dengan Chelsea, perjalanan Lavia tidak berjalan mulus. Berbagai masalah cedera membuatnya lebih sering menjalani pemulihan dibandingkan tampil di lapangan.
Cedera pada bagian otot paha, hamstring, hingga quadriceps beberapa kali membuat Lavia harus menepi. Kondisi tersebut berdampak besar terhadap kesempatan bermainnya bersama Chelsea.
Lavia bahkan tercatat telah melewatkan lebih dari 80 pertandingan Chelsea akibat persoalan kebugaran. Situasi itu membuat laga melawan AC Milan menjadi momen penting bagi pemain berusia 22 tahun tersebut.
Sebelum pertandingan di Jakarta, Lavia diketahui belum pernah menyelesaikan pertandingan selama 90 menit dalam kurun waktu lebih dari tiga tahun.
Karena itu, ketika Xabi Alonso mulai melakukan pergantian pemain dalam pertandingan melawan AC Milan, Lavia justru tetap dipertahankan di lapangan.
Keputusan tersebut bukan karena Alonso mengabaikan kondisi fisik sang pemain. Pelatih Chelsea itu menyadari Lavia sudah mengalami kelelahan.
Namun, Alonso melihat ada aspek lain yang perlu dibangun dalam diri gelandang tersebut setelah melewati periode panjang yang penuh cedera.
Baca Juga: Saham BCA Terkunci di Level Rp6.375: Peluang atau Konsolidasi?
Melansir Sportbible, Alonso menjelaskan bahwa Lavia memiliki hambatan mental ketika harus bermain penuh selama 90 menit. Karena itu, dirinya sengaja memberikan kesempatan kepada Lavia untuk melewati batas tersebut.
"Romeo Lavia memiliki hambatan mental ketika harus bermain selama 90 menit, dia lelah tetapi saya berkata, 'Biarkan dia bermain, biarkan dia bermain," ujar Xabi Alonso.
Keputusan Alonso kemudian menghasilkan pengalaman penting bagi Lavia. Sang gelandang mampu bertahan hingga pertandingan berakhir meski harus melewati kondisi kelelahan.
Bagi Alonso, pengalaman tersebut dibutuhkan Lavia untuk membangun kembali kepercayaan dirinya setelah cukup lama berkutat dengan cedera. Menyelesaikan pertandingan penuh menjadi bagian dari proses untuk mengembalikan kesiapan fisiknya.
“Kami membiarkan dia melakukan 90 menit dan dia menyelesaikannya dalam keadaan kelelahan, saya pikir dia benar-benar senang," tutur Xabi Alonso.
Baca Juga: Penyebab Kebakaran Mal Nipah Makassar dan 7 Fakta Penting Lainnya
Bagi Lavia sendiri, keberhasilan bermain selama 90 menit memiliki arti lebih dari sekadar statistik pertandingan.
Setelah cukup lama kesulitan mendapatkan kebugaran secara konsisten, mampu berada di lapangan hingga peluit akhir menjadi sebuah pencapaian tersendiri.
Situasi tersebut juga menunjukkan bagaimana Alonso mulai mengelola kondisi para pemain Chelsea selama rangkaian pramusim.
Pelatih asal Spanyol itu tidak hanya mempertimbangkan hasil akhir pertandingan, tetapi juga perkembangan fisik pemain secara bertahap.
Chelsea memang memiliki jadwal padat dalam tur pramusim mereka. Setelah menghadapi AC Milan di Jakarta, The Blues dijadwalkan berjumpa Johor Darul Ta'zim di Malaysia hanya sehari kemudian.
Baca Juga: Paolo Maldini Bongkar Negosiasi dengan Pep Guardiola untuk Timnas Italia
Dengan jarak pertandingan yang sangat berdekatan, rotasi pemain menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan Alonso.
Beban fisik para pemain perlu diatur agar mereka tidak mengalami kelelahan berlebihan sekaligus tetap mendapatkan menit bermain yang dibutuhkan.
Alonso menjelaskan bahwa kesempatan bermain 90 menit bagi beberapa pemain memang telah masuk dalam rencana yang disusunnya sejak awal pramusim.
"Itulah idenya, untuk sampai ke akhir pekan lalu, dengan pertandingan hari ini dan besok pertandingan lainnya, agar beberapa pemain bisa bermain selama 90 menit," katanya kepada Hayters.
Pelatih Chelsea tersebut menegaskan bahwa perkembangan kondisi fisik pemain dilakukan secara bertahap. Setiap pemain mendapatkan beban pertandingan sesuai dengan kebutuhan dan tahap kebugaran masing-masing.
“Hingga saat ini, kami menginginkan perkembangan muatan yang logis. Kami memiliki rencana dan kami tetap berpegang pada rencana tersebut," lanjut dia.
Baca Juga: Jose Mourinho Siapkan Real Madrid untuk Musim Baru, Skuad Bakal Lebih Ramping
Dengan penjelasan tersebut, keputusan Alonso mempertahankan Lavia hingga pertandingan berakhir bukanlah keputusan spontan. Ada perhitungan yang dilakukan tim pelatih terkait perkembangan fisik dan mental sang pemain.
Alonso ingin sejumlah pemain mendapatkan pengalaman bermain penuh sebelum rangkaian pramusim Chelsea berakhir. Sementara itu, pemain lain akan mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan berikutnya dengan beban yang disesuaikan.
Bagi Chelsea, pramusim juga menjadi kesempatan untuk mempersiapkan skuad menghadapi kompetisi resmi.
Hasil pertandingan tetap penting, tetapi perkembangan kondisi fisik, pemahaman taktik, dan kekompakan tim menjadi bagian yang tidak kalah penting.
Alonso menggunakan rangkaian pertandingan pramusim untuk mengenali karakter para pemainnya secara lebih mendalam. Selain membangun kebugaran, periode tersebut juga menjadi kesempatan untuk membentuk chemistry di dalam skuad Chelsea.
Bagi Romeo Lavia, pertandingan melawan AC Milan menjadi salah satu langkah penting dalam proses tersebut. Setelah melewati periode panjang yang dipenuhi masalah cedera, sang gelandang akhirnya mampu kembali merasakan pengalaman bermain selama 90 menit.
Chelsea masih memiliki satu pertandingan pramusim terakhir setelah menyelesaikan rangkaian tur tersebut. The Blues dijadwalkan menjamu Real Sociedad di Stamford Bridge pada Sabtu (15/8).
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber