RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung masuk dalam daftar FIFA Registration Ban. PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) membenarkan adanya sanksi tersebut yang berkaitan dengan sengketa lama bersama mantan pelatih Robert Rene Alberts pada 2022.
Informasi mengenai keputusan FIFA tersebut baru diketahui manajemen Persib Bandung dalam perkembangan terakhir.
Klub berjuluk Pangeran Biru itu kini melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami dasar keputusan sekaligus menentukan langkah yang perlu ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku.
Baca Juga: Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Tewaskan 111 Orang, Ribuan Rumah Rusak
Manajemen Persib Bandung menegaskan persoalan tersebut bukan merupakan kasus baru. Sengketa yang menjadi dasar keputusan FIFA berkaitan dengan perkara yang terjadi pada 2022, saat Robert Rene Alberts masih memiliki hubungan dengan klub.
"Yang perlu kami tegaskan adalah bahwa ini merupakan kasus lama yang terjadi pada 2022, bukan kejadian baru. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA tersebut, kami langsung melakukan kajian secara menyeluruh untuk memahami posisi kasus dan menentukan langkah yang paling tepat,” tulis Manajemen Persib Bandung, dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Selasa (11/8).
Persib Bandung memastikan keputusan FIFA tersebut menjadi perhatian serius manajemen. Klub menyatakan akan menghormati setiap keputusan yang dikeluarkan regulator dan mengambil langkah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyelesaian sengketa tersebut juga menjadi salah satu prioritas yang akan ditangani manajemen. Persib menyebut proses penyelesaian akan dilakukan secara terukur melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
"Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku, sebagaimana yang telah kami lakukan pada kasus sebelumnya,” terang manajemen Persib Bandung.
Di tengah persoalan tersebut, manajemen Persib Bandung juga meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Klub memastikan persiapan menghadapi musim 2026-2027 tidak dihentikan akibat munculnya keputusan FIFA tersebut.
Persib juga menegaskan bahwa proses registrasi pemain baru tetap berjalan. Seluruh pemain anyar yang disiapkan untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027 telah diproses sesuai ketentuan kepada operator kompetisi dan federasi.
"Karena itu, kami meminta Bobotoh untuk tetap tenang. Persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berjalan. Seluruh pemain baru telah kami proses untuk kebutuhan registrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sementara untuk kasus ini kami sedang mengambil langkah penyelesaian yang diperlukan," jelasnya.
Baca Juga: Aturan Penebusan Pupuk Subsidi Berubah, Petani Situbondo Diminta Perbarui KTP
Persib Bandung diketahui masuk dalam daftar FIFA Registration Ban pada Senin (10/8). Dalam daftar tersebut, tercantum bahwa Persib mendapatkan sanksi larangan melakukan pendaftaran pemain selama tiga periode.
Sanksi tersebut berarti Persib Bandung tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain baru selama tiga periode bursa transfer secara berturut-turut. Registration Ban merupakan pembatasan yang diberlakukan FIFA terhadap klub terkait proses pendaftaran pemain.
Meski demikian, manajemen Persib Bandung memastikan proses registrasi pemain baru telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan bersamaan dengan penegasan bahwa persiapan tim untuk musim 2026-2027 tetap berlangsung.
Dengan proses registrasi pemain baru yang telah dilakukan kepada operator kompetisi dan federasi, Persib tetap menjalankan persiapan timnya untuk menghadapi musim baru.
Fokus manajemen saat ini adalah menyelesaikan persoalan yang menjadi dasar munculnya FIFA Registration Ban tersebut.
Sengketa lama dengan Robert Rene Alberts menjadi persoalan yang perlu dituntaskan Persib Bandung agar status klub dapat kembali terbebas dari daftar FIFA Registration Ban.
Manajemen Persib menegaskan pihaknya akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan kasus tersebut melalui mekanisme yang berlaku. Di sisi lain, klub tetap melanjutkan persiapan menghadapi musim 2026-2027 dan meminta Bobotoh tidak perlu panik dengan keputusan FIFA tersebut.
Editor : Bayu ShaputraSumber : persib