Persik Kediri Mulai Temukan Bentuk Permainan, Marcos Reina Puas dengan Progres Ezra Walian dkk.

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:49 WIB
Aksi Ezra Walian saat TC di Solo bersama Persik Kediri. (Instagram/persikofficial)
Aksi Ezra Walian saat TC di Solo bersama Persik Kediri. (Instagram/persikofficial)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persik Kediri mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani pemusatan latihan selama sepekan di Solo. Persiapan tersebut menjadi bagian penting bagi skuad Macan Putih sebelum menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina melihat adanya peningkatan pada kondisi fisik sekaligus pemahaman taktik para pemain. Evaluasi itu didapat setelah Ezra Walian dkk. menjalani program latihan dan dua pertandingan uji coba selama berada di Solo.

Pemusatan latihan tersebut membuat Marcos Reina cukup puas. Pelatih asal Spanyol itu menilai seluruh agenda yang telah disusun berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak terhadap perkembangan tim.

"Secara keseluruhan, semua program sepekan di Solo berjalan sangat baik. Saya senang dengan progres yang diperlihatkan para pemain. Mereka terus berkembang secara fisik dan taktik," kata Marcos Reina, dikutip dari JawaPos.

Baca Juga: AS dan Kanada Kritik Tata Kelola FIFA, Sikap Berseberangan dengan Meksiko

Bagi Persik Kediri, masa persiapan di Solo menjadi kesempatan untuk membangun fondasi tim sebelum kompetisi resmi dimulai. Selain meningkatkan kondisi fisik, para pemain juga terus diarahkan untuk memahami model permainan yang akan diterapkan Marcos Reina.

Hal tersebut menjadi penting karena Persik Kediri masih berada dalam tahap pramusim. Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Marcos Reina dapat melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki sejumlah aspek yang dinilai belum maksimal.

Selama pemusatan latihan di Solo, Persik Kediri menjalani dua pertandingan uji coba. Macan Putih menghadapi PSIS Semarang dan Persita Tangerang.

Dua laga tersebut tidak hanya digunakan untuk mengukur hasil pertandingan. Marcos Reina memanfaatkannya sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap kesiapan skuad sekaligus memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain.

Menit bermain menjadi bagian penting dalam proses persiapan Persik Kediri. Setiap pemain mendapat kesempatan tampil sehingga bisa semakin memahami skema permainan dan membangun koneksi dengan rekan setim.

Bagi Marcos Reina, pertandingan uji coba juga menjadi cara untuk melihat respons pemain ketika menghadapi situasi pertandingan setelah menjalani program latihan bersama.

"Kami senang dengan peforma yang diperlihatkan para pemain di latihan dan uji coba. Berlatih bersama tim yang bagus dan memiliki persiapan satu pekan lebih awal dari kami. Jadi mereka berada di level yang berbeda," ungkap Marcos Reina.

Baca Juga: Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Tewaskan 111 Orang, Ribuan Rumah Rusak

Kondisi tersebut membuat hasil dari dua uji coba di Solo tidak menjadi satu-satunya tolok ukur bagi Persik Kediri. Marcos Reina lebih menyoroti perkembangan permainan yang ditunjukkan skuadnya sepanjang pertandingan.

Meski lawan disebut telah menjalani persiapan lebih awal, Persik Kediri tetap mampu memperlihatkan perkembangan permainan. Hal itu menjadi salah satu catatan positif bagi Marcos Reina dalam melihat kesiapan tim menuju Super League 2026/2027.

"Kami bermain lebih baik di dua pertandingan itu. Jadi ini hal sangat bagus bagi tim Persik Kediri," kata Marcos Reina.

Selain persoalan fisik dan taktik, proses adaptasi juga menjadi perhatian Persik Kediri. Sejumlah pemain baru membutuhkan waktu untuk memahami pola permainan yang diinginkan pelatih.

Adaptasi tersebut mencakup pemahaman terhadap tugas masing-masing pemain di dalam skema, cara membangun koneksi antarlini, hingga menyesuaikan diri dengan karakter permainan rekan setim.

Karena itu, dua laga uji coba di Solo menjadi bagian dari proses penting bagi Persik Kediri. Kesempatan bermain secara merata memberikan ruang bagi para pemain untuk semakin memahami sistem yang sedang dibangun Marcos Reina.

Kehadiran Ezra Walian dan sejumlah pemain lainnya juga membuat proses pembentukan tim terus berjalan. Persik Kediri masih memiliki waktu untuk menyempurnakan berbagai aspek sebelum memasuki persaingan resmi.

Perkembangan selama sepekan di Solo membuat Marcos Reina kini memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi skuadnya.

Dari latihan hingga pertandingan uji coba, pelatih Persik Kediri mendapat bahan evaluasi untuk menentukan bagian yang masih perlu dibenahi.

Baca Juga: Kresek Bekas Disulap Jadi Busana Merah Putih, Lansia di Situbondo Raup hingga Rp500 Ribu

Meski demikian, Marcos Reina tidak ingin menganggap persiapan Persik Kediri telah selesai. Perjalanan menuju Super League 2026/2027 masih panjang sehingga berbagai kekurangan harus terus diperbaiki dalam agenda pramusim berikutnya.

Bagi Macan Putih, progres yang terlihat di Solo menjadi modal awal untuk melanjutkan persiapan.

Peningkatan kondisi fisik, pemahaman taktik, serta semakin terbentuknya koneksi antarpemain diharapkan menjadi fondasi Persik Kediri sebelum kompetisi Super League 2026/2027 benar-benar dimulai.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : Jawa Pos
Marcos Reina Ezra Walian Persik Kediri Super League