RADARSITUBONDO ID- Liburan Julian Alvarez telah berakhir. Namun, kepulangannya ke Atletico Madrid justru berlangsung dalam suasana yang jauh dari hangat. Bintang asal Argentina itu kembali berlatih bersama Los Rojiblancos setelah menjalani masa istirahat, tetapi isu mengenai keinginannya pindah ke Barcelona masih membayangi.
Seperti dilaporkan Mundo Deportivo, Alvarez tetap menjalankan agenda yang sudah ditetapkan klub. Tidak ada aksi pembangkangan atau drama terbuka. Pada Rabu, ia kembali datang ke pusat latihan Majadahonda, menjadi hari ketiganya bersama Atletico setelah masa libur berakhir.
Kepulangan Alvarez terjadi setelah ia memperkuat Argentina di Piala Dunia. Dalam turnamen tersebut, pernyataannya mengenai keinginan meninggalkan Atletico menyebar luas dan memicu spekulasi tentang masa depannya.
Senin menjadi hari pertama Alvarez kembali ke lingkungan klub untuk menjalani pemeriksaan medis. Sehari berselang, ia mengikuti dua sesi latihan di Cerro del Espino. Pada pagi hari, Alvarez berlatih seorang diri. Sore harinya, ia bergabung dengan para pemain yang juga baru kembali setelah tampil di Piala Dunia.
Atletico Madrid sejauh ini tetap bergeming. Klub tidak memiliki niat menjual Alvarez. Bahkan, manajemen menegaskan bahwa jika sang penyerang akhirnya meninggalkan klub, Barcelona bukan tujuan yang akan dipilih Atletico.
Sikap tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Barcelona. Klub Catalan disebut sebagai destinasi impian Alvarez, tetapi Atletico masih memiliki kendali atas situasi. Karena itu, pendekatan paling realistis bagi Alvarez saat ini adalah tetap profesional sembari menunggu perkembangan negosiasi di balik layar.
Latihan Rabu di Majadahonda pun menjadi sorotan. Puluhan jurnalis dan kamera berkumpul untuk mengabadikan pertemuan Alvarez dengan pelatih Diego Simeone. Jumlah awak media yang hadir bahkan disebut tidak biasa untuk sebuah sesi pramusim.
Namun, kekhawatiran mengenai reaksi suporter tidak terbukti. Beberapa pendukung yang hadir justru memilih mengabaikan Alvarez. Tidak ada yang mendekat, tidak ada keributan, dan sang pemain dapat menjalani latihan tanpa gangguan.
Situasi itu memang terlihat tenang, tetapi belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya. Respons suporter sangat mungkin berubah ketika Alvarez kembali tampil dalam pertandingan resmi. Di tengah isu transfer yang belum menemui titik akhir, stadion akan menjadi panggung berbeda dibandingkan pusat latihan.
Sikap Alvarez selama berlatih juga menarik perhatian. Ia terlihat bekerja keras, tetapi pada saat yang sama tampak menjaga jarak dari rekan-rekannya. Kesan terisolasi itu terlihat jelas selama sesi latihan terbuka.
Momen tersebut semakin kentara ketika Koke, Baena, dan Llorente bercanda bersama salah satu anggota staf pelatih. Alvarez berada agak jauh dari kelompok tersebut. Dalam 15 menit latihan yang dibuka untuk media, ia juga hanya terlihat bertukar beberapa kata dengan Lemar.
Gambaran itu memperlihatkan bahwa persoalan Alvarez di Atletico bukan sekadar urusan transfer. Ada persoalan hubungan emosional yang mulai ikut terseret ke permukaan. Sang pemain ingin membuka pintu menuju Barcelona, sedangkan Atletico berusaha mempertahankan salah satu aset terpentingnya.
Untuk sementara, semua pihak masih memilih menjaga ketenangan. Alvarez tetap berlatih, Atletico tetap mempertahankan sikapnya, sedangkan Barcelona harus menunggu. Pertandingan resmi nanti bisa menjadi ujian sesungguhnya: apakah ketegangan ini akan tetap dingin atau berubah menjadi konflik terbuka. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Situbondo