Lionel Messi Berduka, Cristiano Ronaldo Singkirkan Rivalitas dan Beri Dukungan

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:16 WIB
Cristiano Ronaldo mengacungkang jempol dalam salah satu pertandingan Al Nassr.
Cristiano Ronaldo.

 

RADARSITUBONDO.ID - Cristiano Ronaldo menyampaikan pesan dukungan kepada Lionel Messi yang tengah berduka setelah sang ayah, Jorge Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun.

Ronaldo menyampaikan belasungkawa melalui kolom komentar unggahan Instagram Messi. Pesan tersebut menjadi perhatian karena datang dari sosok yang selama lebih dari satu dekade dikenal sebagai rival terbesar Messi di panggung sepak bola dunia.

“Pelukan erat untukmu dan orang-orang yang kamu cintai dalam masa sulit ini, Leo. Tetap kuat,” tulis Ronaldo di kolom komentar Instagram Messi pada Rabu.

Baca Juga: Rizky Pellu dan Samuel Reimas Pasang Target Tinggi, Deltras FC Bidik Kembali ke Level Tertinggi

Jorge Messi meninggal dunia pada Jumat (7/8) waktu setempat atau Sabtu (8/8) WIB. Ayah Lionel Messi tersebut mengembuskan napas terakhir di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina.

Jorge diketahui telah lama menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. Kabar kepergiannya kemudian mendapat perhatian luas, terutama karena sosok tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan karier Messi sejak awal.

Dukungan Ronaldo kepada Messi menjadi sorotan tersendiri. Rivalitas keduanya telah menjadi salah satu cerita terbesar dalam sejarah sepak bola modern.

Messi dan Ronaldo bersaing ketat selama bertahun-tahun, baik ketika memperkuat Barcelona dan Real Madrid maupun dalam perebutan berbagai gelar serta penghargaan individu.

Persaingan tersebut bahkan menjadi bagian penting dari era sepak bola yang berlangsung lebih dari satu dekade.

Namun, ketika Messi menghadapi masa berduka, Ronaldo memilih mengesampingkan rivalitas di lapangan. Pemain asal Portugal itu memberikan dukungan secara langsung kepada Messi melalui media sosial.

Sebelum mendapat pesan dari Ronaldo, Messi lebih dahulu menyampaikan kabar duka sekaligus pesan perpisahan untuk sang ayah.

Dalam unggahannya, Messi mengenang sosok Jorge yang terus memberikan dukungan kepadanya, termasuk ketika kondisi kesehatannya mulai memburuk menjelang Piala Dunia 2026.

“Ayah, kamu terus memintaku untuk bermain di satu Piala Dunia terakhir… hanya beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisimu memburuk,” tulis Messi.

Baca Juga: Athaullah Daib, Kiper 16 Tahun PSIM Yogyakarta  yang Naik Kelas ke Tim Senior

Piala Dunia 2026 menjadi turnamen pertama yang tidak dapat disaksikan Jorge secara langsung.

Messi sebelumnya masih menyimpan harapan agar sang ayah bisa memulihkan kondisi kesehatan dan melakukan perjalanan untuk melihat perjuangannya bersama Timnas Argentina.

Messi bahkan memiliki tekad khusus agar Argentina bisa melaju hingga pertandingan terakhir. Dengan demikian, Jorge masih memiliki kesempatan untuk melihat putranya bermain di final Piala Dunia.

“Aku terus mengatakan kepadamu bahwa kami akan mencapai final Piala Dunia agar kamu bisa datang. Itu kembali menjadi misiku,” ujar Messi.

Baca Juga: Persis Solo Datangkan Saddam Gaffar, Eks Striker Timnas Indonesia untuk Misi Promosi

Namun, harapan tersebut tidak terwujud. Argentina memang berhasil mencapai final Piala Dunia 2026, tetapi gagal membawa pulang trofi.

Di sepanjang turnamen, Messi juga mengakui bahwa dirinya tidak pernah benar-benar berada dalam kondisi fisik terbaik. Meski demikian, ia tetap memilih tampil dan berusaha membantu Argentina melangkah sejauh mungkin.

Bagi Messi, keputusan untuk tetap bermain di Piala Dunia 2026 merupakan pilihan yang tepat meski pada akhirnya ia tidak dapat mempersembahkan trofi kepada sang ayah.

Dalam perjalanan tersebut, kondisi Jorge juga perlahan membuat Messi menyadari bahwa keadaan sang ayah jauh lebih serius daripada yang terlihat.

“Setelah setiap pertandingan, aku menunggu dan merindukan pesanmu. Saat itulah aku menyadari betapa seriusnya situasi yang sebenarnya,” katanya.

Baca Juga: Prediksi Galatasaray vs Corum Belediyespor: Juara Bertahan Buka Musim dengan Ancaman dari Klub Promosi

Messi berusaha memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa Argentina melangkah sejauh mungkin. Di balik perjuangan tersebut, terdapat keinginan agar Jorge masih bisa menyaksikan perjalanan putranya di turnamen terakhir tersebut.

Meski Argentina akhirnya gagal menjadi juara, kehadiran Messi di Piala Dunia 2026 tetap menjadi bagian penting dari kisah kariernya. Terlebih, turnamen tersebut berlangsung ketika kondisi kesehatan Jorge terus memburuk.

Jorge Messi bukan sekadar ayah bagi Lionel Messi. Ia merupakan salah satu sosok yang berperan besar dalam perjalanan Messi sejak masih meniti karier di Argentina hingga berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia.

Jorge mendampingi Messi sejak usia muda dan terus berada di belakang perjalanan karier putranya. Dukungan tersebut berlanjut ketika Messi mulai menembus level sepak bola profesional dan kemudian menjadi bintang dunia.

Selain menjadi sosok penting dalam keluarga, Jorge juga bertahun-tahun menjalankan peran sebagai agen Messi. Ia terlibat dalam berbagai aspek perjalanan profesional putranya ketika karier Messi berkembang pesat.

Karena itu, kepergian Jorge menjadi kehilangan besar bagi Messi. Pesan dukungan dari Ronaldo pun menunjukkan sisi lain dari hubungan dua pemain yang selama bertahun-tahun berada dalam persaingan sengit.

Rivalitas Ronaldo dan Messi memang menjadi salah satu persaingan paling ikonik dalam sepak bola. Keduanya berkali-kali dibandingkan karena prestasi, jumlah gol, gelar, serta penghargaan individu yang mereka raih.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Jorge Messi Lionel Messi Cristiano Ronaldo