RADARSITUBONDO.ID - Singapura memastikan langkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8). Hasil tersebut sekaligus membawa The Lions finis di posisi dua besar dan berhak melanjutkan perjuangan menuju perebutan gelar juara.
Namun, keberhasilan tersebut belum sepenuhnya menghapus rasa frustrasi Kyoga Nakamura.
Gelandang berusia 30 tahun itu harus menyaksikan pertandingan penting melawan Indonesia dari tribun karena menjalani hukuman skorsing akibat akumulasi dua kartu kuning yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya.
Baca Juga: Awas Salah Langkah! Ramalan Zodiak Hari Ini Ungkap 3 Zodiak Sedang Berada di Titik Rawan
Nakamura mengaku sangat kecewa karena tidak dapat membantu Singapura secara langsung ketika timnya memastikan tiket ke semifinal. Menurutnya, absen dalam pertandingan justru membuat rasa frustrasinya terasa lebih besar.
“Saya benar-benar frustrasi dengan skorsing itu. Bahkan, rasanya lebih frustrasi dibandingkan ketika saya bermain,” kata Nakamura dikutip dari ESPN.
Nakamura sebenarnya berharap bisa tampil menghadapi Indonesia. Laga tersebut menjadi salah satu pertandingan penting bagi Singapura untuk memastikan posisi mereka di klasemen Grup A sekaligus menjaga peluang melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.
Meski hanya dapat menyaksikan pertandingan dari luar lapangan, Nakamura tetap memiliki keyakinan terhadap kemampuan rekan-rekannya. Ia percaya Singapura mempunyai kualitas yang cukup untuk mendapatkan hasil yang dibutuhkan.
“Saya benar-benar percaya kepada tim. Kami punya kualitas,” ujarnya.
Menonton pertandingan dari tribun membuat Nakamura mendapatkan sudut pandang yang berbeda.
Jika biasanya ia berada di tengah lapangan dan merasakan langsung atmosfer pertandingan dari sisi pemain, kali ini ia dapat melihat secara lebih jelas bagaimana dukungan suporter Singapura terhadap tim nasional mereka.
Baca Juga: Ramalan Shio Hari Ini 13 Agustus Bikin Kaget! 3 Shio Diprediksi Banjir Rezeki, 4 Shio Wajib Waspada
Nakamura bahkan mengaku terkesan dengan antusiasme para pendukung Singapura. Menurutnya, energi yang ditunjukkan suporter tidak hanya terasa di dalam stadion, tetapi juga terlihat dari aktivitas di luar lapangan, termasuk fan zone.
“Saya hanya datang untuk menonton. Dan saya benar-benar harus berterima kasih kepada para penggemar. Di lapangan, tentu saya bisa merasakan energi dan gairah mereka. Tetapi di luar lapangan, bahkan di fan zone, saya melihat betapa luar biasanya gairah dan motivasi mereka, bahkan lebih besar daripada kami sebagai pemain,” tutur Nakamura.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Singapura di Piala AFF 2026. The Lions sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan sebagai salah satu kandidat utama juara. Namun, mereka mampu menjaga persaingan di Grup A dan akhirnya memastikan satu tempat di semifinal.
Nakamura juga memiliki perjalanan yang cukup unik bersama tim nasional Singapura. Ia lahir di Jepang dan sebelumnya pernah menjadi bagian dari tim nasional Jepang U-17 yang tampil pada Piala Dunia U-17 FIFA 2013.
Karier internasionalnya kemudian berubah setelah Nakamura menetap di Singapura selama hampir enam tahun. Pada 2024, ia mendapatkan kewarganegaraan Singapura dan kemudian menjadi bagian dari tim nasional negara tersebut.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Singapura akan berhadapan dengan Thailand pada semifinal Piala AFF 2026, Sabtu (15/8).
Baca Juga: Fenerbahce Resmi Datangkan Romelu Lukaku dari Napoli, Segini Nilai Transfernya
Thailand merupakan lawan yang memiliki rekam jejak kuat di turnamen ini. Tim berjuluk Gajah Perang tersebut tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala AFF dengan koleksi tujuh gelar juara.
Kendati demikian, kondisi Thailand tidak sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain utama dipastikan tidak dapat tampil sehingga Singapura memiliki peluang untuk memberikan kejutan pada babak semifinal.
Nakamura menyadari kualitas yang dimiliki Thailand. Ia tidak ingin menganggap enteng calon lawannya meskipun Singapura memiliki peluang lebih besar untuk mengejutkan setelah berhasil mencapai semifinal.
“Kami memahami bahwa mereka memiliki kualitas, baik secara individu maupun sebagai tim. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat bagus,” kata Nakamura.
Baca Juga: Xavi Hernandez Kembali Melatih, Kini Tangani Timnas Belanda
Nakamura sendiri kini berpeluang kembali ke lapangan setelah menyelesaikan masa skorsing. Kesempatan tersebut menjadi momentum penting baginya untuk membayar absennya pada pertandingan melawan Indonesia.
Ia tidak ingin kembali kehilangan kesempatan untuk memberikan kontribusi kepada Singapura. Setelah hanya bisa melihat perjuangan rekan-rekannya dari tribun, Nakamura memastikan dirinya siap tampil ketika The Lions menghadapi Thailand.
“Saya benar-benar frustrasi karena melewatkan pertandingan terakhir, tetapi ini adalah waktu yang sangat baik bagi saya untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Karena saya tidak bisa berkontribusi kepada tim pada pertandingan terakhir, saya akan memastikan diri untuk berkontribusi kali ini,” ujarnya.
Singapura kini tinggal selangkah lebih dekat dengan peluang mengakhiri penantian panjang mereka di Piala AFF. Keberhasilan menembus semifinal membuat The Lions hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengangkat trofi.
Penantian tersebut sudah berlangsung sejak 2012. Singapura terakhir kali menjadi juara Piala AFF pada edisi tersebut. Setelah itu, mereka belum kembali merasakan gelar juara di kompetisi sepak bola antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber