RADARSITUBONDO.ID - Maarten Paes tampil sebagai starter saat Ajax memastikan tiket ke babak play-off Liga Conference 2026/27.
Penjaga gawang Timnas Indonesia itu dipercaya tampil sejak menit pertama ketika Ajax bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne FC pada leg kedua babak ketiga kualifikasi di Tolka Park, Dublin, Jumat.
Hasil imbang tersebut sudah cukup bagi Ajax untuk melanjutkan langkah ke babak play-off. Klub asal Belanda itu sebelumnya mengantongi kemenangan 3-1 pada leg pertama sehingga unggul agregat 5-3 atas Shelbourne.
Baca Juga: HUT RI dan Harjakasi, Kemenag Situbondo Road Show Santunan 250 Yatim dan Dhuafa
Paes mendapat kesempatan tampil sejak awal setelah pelatih Ajax, Míchel Sanchez, tidak menurunkan Marc ter Stegen yang masih belum sepenuhnya bugar.
Kepercayaan tersebut membuat Paes menjadi bagian penting dalam upaya Ajax mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Pertandingan berjalan cukup terbuka sejak awal. Ajax mampu mengambil kendali lebih dahulu melalui Julian Brandt pada menit ke-20.
Gol tersebut bermula dari situasi sepak pojok pendek. Brandt kemudian melepaskan umpan silang keras yang justru langsung mengarah ke dalam gawang tanpa menyentuh pemain lain. Ajax pun membuka keunggulan 1-0 di kandang Shelbourne.
Shelbourne tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Evan Caffrey menyamakan kedudukan setelah tembakannya dari luar kotak penalti berubah arah akibat mengenai pemain Ajax.
Perubahan arah bola membuat Paes berada dalam situasi sulit. Bola yang berbelok tersebut mengecoh kiper Timnas Indonesia dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Paes kemudian memberikan respons dengan melakukan penyelamatan penting. Ia berhasil menggagalkan sundulan Rodrigo Freitas yang berpotensi membawa Shelbourne membalikkan keadaan.
Baca Juga: Buron Enam Bulan, Maling Dua Rumah di Situbondo Ditangkap Saat Kerja di Bali
Ajax justru kembali menemukan keunggulan menjelang babak pertama berakhir. Anton Gaaei melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Shelbourne, Eddie Beach.
Gol Gaaei membuat Ajax kembali memimpin 2-1. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum dan membuat tim tamu berada dalam posisi semakin nyaman setelah kemenangan pada leg pertama.
Memasuki babak kedua, permainan Ajax tidak sekuat pada paruh pertama. Shelbourne tampil lebih agresif dan memberikan tekanan lebih besar kepada pertahanan tim tamu.
Tuan rumah bahkan sempat mencetak gol melalui Milan Mbeng. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya posisi offside.
Tekanan Shelbourne akhirnya membuahkan hasil pada penghujung pertandingan. Pemain pengganti Sean Moore menjadi aktor utama setelah melewati Caio Henrique sebelum melepaskan tembakan keras ke arah sudut jauh.
Baca Juga: Jelang HUT RI ke-81, SMADA PRIMA Sowan Pahlawan, Hadirkan Pejuang Berusia 108 Tahun
Tembakan Moore tidak mampu dijangkau Paes. Shelbourne pun kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Skor tersebut bertahan sampai wasit meniup peluit panjang. Meski gagal meraih kemenangan pada leg kedua, Ajax tetap memastikan kelolosan berkat kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama.
Dengan demikian, Ajax melaju ke babak play-off Liga Conference 2026/27 dengan keunggulan agregat 5-3. Tantangan berikutnya sudah menanti, yakni menghadapi klub Swiss, FC Sion.
Ajax akan menjalani leg pertama di markas FC Sion pada Jumat, 21 Agustus. Setelah itu, kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus.
Artinya, Ajax harus lebih dahulu menjalani pertandingan tandang sebelum mendapatkan kesempatan menentukan nasib di kandang sendiri. Laga tersebut sekaligus menjadi ujian berikutnya bagi Paes apabila kembali dipercaya mengawal gawang Ajax.
FC Sion sendiri memastikan tempat di babak play-off setelah menyingkirkan wakil Armenia, FC Noah. Sion menang dengan keunggulan agregat tipis 4-3.
Baca Juga: Latihan Gerak Jalan di Pantura Situbondo Dilarang, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas
Selain Ajax, klub Belanda lainnya, FC Twente, juga berhasil melanjutkan perjalanan di Liga Conference 2026/27. FC Twente menyingkirkan DAC 1904 asal Slowakia dengan agregat 9-3.
Pada leg kedua, FC Twente bermain imbang 3-3. Namun, hasil tersebut tidak mengubah posisi mereka karena sebelumnya FC Twente sudah menghancurkan DAC 1904 dengan kemenangan 6-0 pada leg pertama.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber