Mehdi Taremi Keluhkan Kebijakan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Timnas Iran. (Dok. IG/Teammellifottball)
Timnas Iran. (Dok. IG/Teammellifottball)

 

RADARSITUBONDO.ID - Timnas Iran melontarkan kritik terhadap sejumlah kebijakan Amerika Serikat menjelang pertandingan perdana mereka di Piala Dunia 2026.

Striker Iran Mehdi Taremi menilai situasi di luar lapangan membuat pesan perdamaian yang selama ini melekat pada ajang sepak bola terbesar dunia menjadi kurang terasa.

Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia 2026. Namun, persiapan tim berjuluk Team Melli itu turut diwarnai sejumlah persoalan nonteknis yang berkaitan dengan kebijakan tuan rumah.

Baca Juga: Risto Mitrevski Tegaskan Persebaya Tak Boleh Santai Lawan Penang FC

Pelatih Iran Amir Ghalenoei mengaku ingin sepenuhnya membicarakan sepak bola menjelang pertandingan. Akan tetapi, berbagai persoalan di luar lapangan membuat isu politik dan kebijakan penyelenggara tetap menjadi perhatian.

Iran tiba di Los Angeles pada Minggu, 14 Juni 2026. Kedatangan tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan damai.

Situasi itu membuat perhatian terhadap pertemuan kedua negara kembali mengemuka menjelang keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026.

FIFA bahkan disebut telah mengingatkan awak media sebelum konferensi pers agar pertanyaan yang disampaikan tetap berkaitan dengan aspek olahraga.

Meski demikian, sejumlah persoalan tetap muncul dalam pembahasan. Di antaranya berkaitan dengan visa, keamanan, potensi aksi protes, hingga berbagai kebijakan yang berdampak terhadap persiapan tim Iran selama berada di Amerika Serikat.

Ghalenoei juga menyoroti persoalan logistik yang dihadapi timnya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keputusan yang membuat Iran tidak dapat menggunakan Amerika Serikat sebagai lokasi pemusatan latihan.

Menurut Ghalenoei, kondisi tersebut menambah tantangan bagi timnya di tengah persiapan menghadapi turnamen. Ia menilai persoalan semacam itu semestinya tidak menjadi bagian dari pengalaman sebuah tim ketika tampil di Piala Dunia.

“Perilaku seperti ini akan berdampak negatif terhadap semangat sepak bola,” ujar Ghalenoei kepada wartawan di Los Angeles.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT, Tim SAR Evakuasi Korban di Pelabuhan El Say

Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan Iran terhadap situasi yang mereka alami sebelum pertandingan.

Ghalenoei berharap perhatian tim tetap dapat diarahkan kepada persiapan di lapangan, meskipun sejumlah persoalan di luar sepak bola sulit untuk dihindari.

Kekecewaan serupa disampaikan Mehdi Taremi. Penyerang yang pernah memperkuat Inter Milan tersebut menilai pengalaman Iran selama berada di Amerika Serikat belum sepenuhnya mencerminkan nilai yang seharusnya dibawa oleh Piala Dunia.

“Kami tidak merasakan pengalaman indah yang selama ini selalu kami bicarakan, yakni perdamaian dan kegembiraan,” kata eks striker Inter Milan itu.

Bagi Taremi, ketegangan yang muncul di luar lapangan telah membuat pesan utama Piala Dunia menjadi kurang terlihat.

Ia menilai sepak bola semestinya dapat menjadi ruang yang mempertemukan berbagai negara, terlepas dari persoalan yang terjadi di luar pertandingan.

Kritik dari Taremi dan Ghalenoei muncul ketika Iran bersiap menjalani pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Di tengah berbagai persoalan tersebut, skuad Iran tetap dituntut menjaga fokus untuk menghadapi Selandia Baru.

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi turnamen yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah utama dengan sejumlah kota yang menjadi lokasi pertandingan.

Bagi Iran, keikutsertaan di turnamen tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk bersaing secara olahraga. Situasi yang mengiringi kedatangan mereka ke Amerika Serikat turut membuat perjalanan tim menjadi sorotan.

Baca Juga: Garuda Pertiwi Pesta 7 Gol ke Gawang Arab Saudi di Srikandi Merdeka Cup

Ghalenoei menilai sepak bola seharusnya tetap mampu membawa pesan persatuan di tengah perbedaan yang ada. Karena itu, berbagai kebijakan yang dinilai menyulitkan tim Iran dianggap berpotensi mengurangi semangat tersebut.

Taremi pun menyoroti hal yang sama. Menurutnya, perdamaian dan kegembiraan merupakan bagian penting dari nilai yang ingin ditampilkan melalui Piala Dunia.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Piala Dunia 2026 Timnas Iran Mehdi Taremi Amerika Serikat