Arsenal Hancurkan Manchester City 3-0, Maresca Ungkap Penyebab Kekalahan di Community Shield 2026

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 09:48 WIB
Enzo Maresca. (Instagram/mancity)
Enzo Maresca. (Instagram/mancity)

 

RADARSITUBONDO.ID - Manchester City gagal membuka musim 2026/2027 dengan trofi. The Citizens harus mengakui keunggulan Arsenal setelah kalah telak 0-3 pada laga Community Shield 2026 di Stadion Millennium, Cardiff, Minggu (16/8/2026) malam WIB.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi Manchester City yang datang dengan ambisi mengamankan trofi pertama musim ini. Arsenal tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan momentum sejak awal pertandingan.

Tiga gol Arsenal masing-masing dicetak Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard. Calafiori membuka keunggulan The Gunners ketika pertandingan baru berjalan 23 detik.

Baca Juga: 13.859 Personel Gabungan Amankan HUT ke-81 RI di Jakarta, Monas dan Bundaran HI Jadi Fokus

Gol kilat tersebut menjadi awal dari malam sulit bagi Manchester City. Gianluigi Donnarumma harus memungut bola dari gawangnya setelah Calafiori memanfaatkan kesempatan pada awal laga.

Arsenal kemudian menggandakan keunggulan melalui Kai Havertz pada menit ke-28. Martin Odegaard melengkapi kemenangan Arsenal lewat gol pada menit ke-48.

Pelatih Manchester City Enzo Maresca menilai gol cepat Calafiori menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi jalannya pertandingan.

Menurutnya, tim sudah membangun fokus sejak awal, tetapi situasi berubah setelah Arsenal mencetak gol ketika laga baru berjalan beberapa detik.

“Saya rasa sebagian besar dari pertandingan ini ditentukan oleh gol pertama yang kami kebobolan,” kata Maresca dalam konferensi pers pasca pertandingan.

“Sayangnya, setelah 30 detik kami kebobolan gol pertama. Saya rasa reaksi kami sudah bagus, sebelum mereka mencetak gol kedua, kami memiliki tiga atau empat peluang untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan.”

Maresca menilai Manchester City sebenarnya memiliki kesempatan untuk kembali ke pertandingan setelah tertinggal cepat. Beberapa peluang mampu diciptakan, tetapi tidak ada yang berujung menjadi gol.

Baca Juga: Barcelona Datangkan Rodri dari Manchester City, Kontrak Berapa Tahun?

Kegagalan memaksimalkan peluang tersebut akhirnya membuat situasi semakin sulit bagi Manchester City. Arsenal justru mampu mencetak gol kedua sebelum turun minum dan menambah satu gol lagi pada awal babak kedua.

“Sayangnya kami melewatkan peluang dan setelah gol kedua, keadaan menjadi lebih sulit,” sambungnya.

Kekalahan 0-3 itu sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Maresca sebelum Manchester City menjalani kompetisi musim baru. Sang pelatih mengakui hasil tersebut membuatnya khawatir, meski ia menegaskan bahwa perjalanan musim masih sangat panjang.

“Secara umum saya selalu khawatir, bahkan ketika kami memenangkan pertandingan, jadi bayangkan bagaimana rasanya jika kami tidak memenangkan pertandingan tersebut.”

Maresca tidak ingin menjadikan kekalahan dari Arsenal sebagai alasan untuk kehilangan kepercayaan diri. Menurutnya, Manchester City masih memiliki waktu untuk melakukan pembenahan sebelum memasuki rangkaian pertandingan kompetitif.

“Ini baru permulaan, masih banyak hal yang perlu kami perbaiki. Saya rasa reaksi setelah kebobolan gol pertama sudah bagus, dan sekarang kami akan mencoba untuk mengatur ulang dan menganalisis pertandingan, serta memikirkan pertandingan selanjutnya mulai Selasa,” ungkapnya.

Baca Juga: PSG Gagal Juara Piala Super Prancis 2026, Lens Raih Trofi Perdana

Pada laga Community Shield kali ini, Maresca juga memilih menurunkan sejumlah pemain yang sebelumnya belum banyak mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama dalam pertandingan pramusim.

Berbeda dengan beberapa laga pramusim Manchester City di Asia, Maresca menurunkan skuad yang lebih kuat sejak menit pertama. Erling Haaland, Nico O'Reilly, Jeremy Doku, dan Elliot Anderson semuanya masuk dalam susunan pemain inti.

Keputusan tersebut diambil setelah para pemain tersebut kembali mengikuti latihan bersama tim utama pada awal pekan. Maresca menjelaskan bahwa keputusan memainkan mereka sejak awal sudah dipertimbangkan sebelum pertandingan.

“Kami memutuskan untuk memulai dengan empat orang dengan hanya dua atau tiga sesi,” katanya.

“Alasannya juga karena terkadang pemain lebih suka melakukan pemanasan yang tepat dan memulai dari awal.”

Baca Juga: Arurasa: Tempatnya Makan Enak, Nongkrong Nyaman Dan Segala Aktivitas

Maresca sebenarnya sudah memiliki rencana untuk melakukan pergantian pemain dalam jumlah besar setelah babak pertama. Hal itu dilakukan untuk memberikan menit bermain sekaligus menjaga kondisi pemain sebelum kompetisi musim baru benar-benar dimulai.

“Rencananya adalah mengganti semuanya setelah 45 menit atau maksimal satu jam, jadi itu keputusan yang diambil sebelum pertandingan,” tutupnya.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Community Shield 2026 Riccardo Calafiori Arsenal Enzo Maresca Manchester City