RADARSITUBONDO.ID - Brighton & Hove Albion resmi mendatangkan striker Timnas Kanada Promise David dari Union Saint-Gilloise. Penyerang berusia 25 tahun itu bergabung dengan status pinjaman selama satu musim.
Kesepakatan tersebut diumumkan Brighton pada Rabu (19/8). Dalam kontrak peminjaman itu terdapat klausul kewajiban pembelian permanen apabila sejumlah kondisi yang telah disepakati kedua klub terpenuhi.
Kedatangan Promise David menjadi bagian dari upaya Brighton memperkuat lini depan mereka.
Meski nilai transfer tidak diungkapkan secara pasti, Union Saint-Gilloise menyebut kepindahan sang penyerang menghasilkan rekor biaya transfer bagi klub asal Belgia tersebut.
David sebelumnya bergabung dengan Union Saint-Gilloise pada musim panas 2024. Tidak butuh waktu lama baginya untuk memberikan dampak besar.
Pada musim debutnya, David mencetak 19 gol sekaligus membantu Union Saint-Gilloise meraih gelar liga untuk pertama kalinya dalam 90 tahun. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa namanya mulai mendapat perhatian klub-klub Eropa.
Selama memperkuat Union Saint-Gilloise, David mencatatkan 41 gol dan sembilan asis dari 82 penampilan. Produktivitas itu membuatnya menjadi salah satu penyerang yang cukup diperhitungkan di kompetisi Belgia.
Brighton pun melihat David sebagai tambahan penting untuk lini serang mereka. Direktur olahraga Brighton & Hove Albion Mike Cave mengungkapkan bahwa klub telah memantau perkembangan sang pemain selama beberapa waktu.
Menurut Cave, David memiliki karakter sebagai penyerang murni dengan kemampuan fisik yang kuat. Rekam jejaknya dalam mencetak gol juga menjadi salah satu pertimbangan Brighton dalam merekrut pemain tersebut.
“Promise adalah pemain yang sudah kami pantau selama beberapa waktu. Dia merupakan penyerang murni yang memiliki atribut fisik luar biasa dan rekam jejak dalam mencetak gol,” ujar Cave dikutip dari situs resmi klub.
Baca Juga: Mathilde Favier Sosok Penting Dior, Meninggal Tragis dalam Kecelakaan di Prancis
Pengalaman David bersama tim nasional Kanada dan di kompetisi Eropa juga dinilai bisa menjadi modal penting bagi Brighton. Cave berharap pengalaman tersebut dapat membantu sang pemain memberikan kontribusi sejak musim ini.
“Pengalamannya di level internasional dan kompetisi Eropa diharapkan akan terbukti berharga bagi kami musim ini,” lanjutnya.
Brighton juga mempertimbangkan usia David sebagai bagian dari prospek jangka panjang klub. Dengan usia 25 tahun, sang penyerang dinilai masih berada dalam fase penting untuk mengembangkan kemampuan dan mencapai performa terbaiknya.
“Pada usia 25 tahun, dia sedang memasuki tahun-tahun terbaik dalam kariernya dan kami sangat antusias melihatnya terus berkembang di lingkungan kami,” kata Cave.
Baca Juga: Lima Pesawat Bawa 65 Ton Logistik ke NTT, Total Bantuan Capai 253 Ton
David menyambut kepindahannya ke Brighton dengan penuh antusias. Dalam pernyataan pertamanya setelah resmi menjadi bagian dari klub Premier League tersebut, ia mengaku sudah menyukai sejumlah hal dari lingkungan barunya.
David menyebut kota dan stadion Brighton menjadi bagian yang membuatnya semakin bersemangat memulai petualangan baru. Ia juga langsung memasang target untuk memberikan kontribusi melalui gol.
“Saya senang bisa bergabung dengan Brighton. Saya menyukai kotanya, saya menyukai stadionnya. Saya tidak sabar untuk mencetak gol,” ujar David lewat akun X (dulu Twitter) Brighton.
Baca Juga: Dumfries hingga Bernardo Silva, 6 Pemain Baru Real Tak Diperkenalkan di Bernabeu
Di balik kepindahannya ke Inggris, David juga membawa perjalanan internasional yang cukup menarik. Ia menjadi bagian dari skuad Kanada pada Piala Dunia 2026 dan tampil dalam lima dari enam pertandingan yang dimainkan negaranya di turnamen tersebut.
David mencetak satu gol untuk Kanada ketika mereka menghadapi Swiss pada fase grup Piala Dunia 2026. Secara keseluruhan, ia telah mencatatkan empat gol dalam 14 penampilan bersama Timnas Kanada.
Perjalanan David bersama Kanada sendiri baru dimulai tahun lalu. Sebelumnya, ia memiliki pilihan untuk membela Nigeria, tetapi kemudian memutuskan untuk memperkuat Kanada di level internasional.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber