RADARSITUBONDO.ID - Juventus resmi mendatangkan kiper Polandia Kamil Grabara dari VfL Wolfsburg. Pemain berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2027, dengan Juventus memiliki opsi untuk mempermanenkan transfernya pada akhir masa peminjaman. Pengumuman resmi transfer disampaikan Juventus pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Kedatangan Grabara menambah pilihan Juventus di posisi penjaga gawang setelah klub melakukan sejumlah perubahan di sektor tersebut pada bursa transfer musim panas. Sebelumnya, Juventus juga merekrut Guglielmo Vicario dari Tottenham Hotspur dan melepas Michele Di Gregorio dengan status pinjaman ke Bournemouth.
Baca Juga: Bukan ke Juventus, Emil Audero Balik Jadi Bagian Skuad Como
Kamil Grabara punya pengalaman di Inggris, Denmark, dan Jerman
Grabara lahir di Ruda Slaska, Polandia, pada 8 Januari 1999. Ia mengawali pembinaan sepak bola di Ruch Chorzow sebelum bergabung dengan Liverpool pada 2016.
Bersama Liverpool, Grabara belum mendapatkan kesempatan tampil di tim utama. Ia kemudian memperoleh pengalaman profesional melalui masa peminjaman ke Aarhus dan Huddersfield Town.
Kariernya berkembang setelah pindah ke FC Copenhagen pada 2021. Selama tiga musim di Denmark, Grabara meraih dua gelar liga dan satu Piala Denmark. Ia juga menjalani debut di Liga Champions bersama klub tersebut.
Pada musim panas 2024, Grabara pindah ke Wolfsburg. Ia kemudian menjadi pilihan utama di bawah mistar klub Bundesliga tersebut.
Dalam dua musim bersama Wolfsburg, Grabara mencatat 63 penampilan di Bundesliga. Rinciannya, ia bermain 29 kali pada musim 2024/2025 dan 34 kali pada musim 2025/2026.
Statistik Grabara di musim terakhir bersama Wolfsburg
Pada Bundesliga 2025/2026, Grabara tampil penuh dalam 34 pertandingan dan menghabiskan 3.060 menit di lapangan. Dari 189 tembakan tepat sasaran yang dihadapinya, ia melakukan 120 penyelamatan dengan persentase penyelamatan 63,5 persen.
Namun, musim tersebut juga berlangsung sulit bagi Wolfsburg. Klub hanya meraih tujuh kemenangan dari 34 pertandingan Bundesliga dan mengakhiri kompetisi di posisi ke-16 dengan 29 poin. Wolfsburg mencatat 69 kali kebobolan sepanjang musim.
Catatan tersebut memberikan konteks terhadap statistik individu Grabara. Ia merupakan penjaga gawang utama Wolfsburg, tetapi jumlah penyelamatan yang tinggi juga tidak bisa dilepaskan dari banyaknya peluang yang dihadapi timnya.
Juventus punya opsi mempermanenkan Grabara
Kesepakatan Juventus dengan Wolfsburg tidak berhenti pada masa peminjaman. Juventus membayar biaya pinjaman sebesar €500 ribu, ditambah biaya aksesori €200 ribu.
Nilai tersebut masih dapat bertambah maksimal €300 ribu apabila Grabara memenuhi target olahraga tertentu selama masa kontraknya. Dengan demikian, biaya awal dan komponen tambahan yang disebut dalam kesepakatan dapat mencapai €1 juta.
Juventus juga memiliki hak untuk mempermanenkan Grabara. Nilai transfer permanen yang disepakati mencapai €11,5 juta, dengan pembayaran dilakukan dalam tiga tahun buku.
Dengan struktur tersebut, Juventus tidak langsung mengeluarkan €11,5 juta untuk membeli Grabara. Klub Turin tersebut terlebih dahulu memiliki kesempatan mengevaluasi sang kiper selama masa peminjaman sebelum memutuskan apakah opsi pembelian akan digunakan.
Kedatangan Grabara menambah persaingan di posisi kiper
Transfer Grabara datang setelah Juventus melakukan perubahan besar pada komposisi penjaga gawangnya.
Vicario lebih dulu bergabung pada 18 Agustus 2026 dengan status pinjaman dari Tottenham. Sehari sebelum pengumuman Grabara, Juventus juga mengumumkan Di Gregorio dipinjamkan ke Bournemouth.
Situasi tersebut membuat kedatangan Grabara menjadi bagian dari restrukturisasi sektor penjaga gawang Juventus untuk musim 2026/2027.
Grabara membawa pengalaman 63 pertandingan Bundesliga serta pengalaman bermain di Liga Champions bersama Copenhagen. Ia juga telah mengoleksi penampilan bersama tim nasional Polandia.
Untuk Juventus, tantangan berikutnya adalah menentukan peran Grabara dalam persaingan internal di bawah mistar. Status pinjaman dengan opsi pembelian memberi klub ruang untuk mengevaluasi kontribusinya sebelum mengambil keputusan mengenai transfer permanen.
Editor : Agung Sedana