RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung tidak ingin mengulangi kesulitan yang dialami saat menghadapi Manila Digger pada musim lalu.
Menghadapi wakil Filipina tersebut pada play-off AFC Champions League (ACL) II di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8), Pangeran Biru dituntut tampil disiplin sejak menit pertama.
Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menilai laga tersebut tidak akan berjalan mudah. Karena itu, ia meminta anak asuhnya menjaga konsentrasi dan tidak memberikan ruang bagi Manila Digger untuk mengembangkan permainan.
Baca Juga: Nil Maizar Disebut Andre Rosiade Gantikan John Herdman, Kurniawan Dwi Yulianto Beri Respons
Bagi Igor, pengalaman pertemuan kedua tim pada musim lalu menjadi pengingat penting. Saat itu, Persib memang mampu mengamankan kemenangan 2-1. Namun, hasil tersebut didapat setelah Manila Digger lebih dulu memberikan ancaman.
"Seingat saya tahun lalu kami menang 2-1, tapi itu tidak mudah. Mereka memiliki beberapa peluang di awal sebelum kami berhasil mencetak gol dan menang. Saya harap tahun ini kami juga bisa meraih hasil serupa," ujar Igor.
Catatan tersebut membuat Igor tidak ingin Persib menganggap pertandingan kali ini sebagai laga yang mudah. Apalagi, Manila Digger datang dengan target yang sama, yakni merebut kemenangan demi melanjutkan perjalanan di kompetisi antarklub Asia.
Igor memperkirakan Manila Digger masih akan mengandalkan kekuatan utama yang menjadi karakter permainan mereka. Salah satunya adalah organisasi pertahanan yang rapat untuk meredam tekanan Persib.
Baca Juga: Tawaran Investasi Berimbal Hasil Tinggi Marak, BRI Tekankan Pentingnya Verifikasi
Setelah mampu bertahan dengan disiplin, tim asal Filipina itu dinilai memiliki kecepatan untuk mengubah situasi menjadi serangan balik. Pola tersebut yang dianggap bisa menjadi ancaman apabila Persib kehilangan bola di area yang tidak tepat.
Mantan asisten pelatih Bojan Hodak itu juga tidak terlalu terpengaruh dengan perubahan komposisi pemain Manila Digger pada musim ini. Sejumlah pemain telah dilepas, sementara beberapa nama baru didatangkan untuk memperkuat skuad.
Menurut Igor, perubahan tersebut tidak otomatis menghilangkan identitas permainan Manila Digger. Persib tetap harus bersiap menghadapi tim yang memiliki karakter serupa dengan pertemuan sebelumnya.
"Mereka melepas beberapa pemain dan mendatangkan pemain baru. Mereka sedang bersiap menghadapi kami dan datang ke sini untuk melaju di ACL," ungkap Igor.
Baca Juga: Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan 100 Ribu Hunian, BRI Tawarkan KPR dengan DP Mulai 1 Persen
Igor melihat kehadiran pemain baru justru menjadi bagian dari persiapan Manila Digger untuk menghadapi Persib. Karena itu, Pangeran Biru harus tetap fokus pada permainan sendiri tanpa mengabaikan potensi ancaman lawan.
"Kami memperkirakan tim yang serupa seperti tahun lalu, blok pertahanan rapat, pemain kuat, cepat, dan siap melakukan serangan balik," katanya.
Situasi tersebut membuat kedisiplinan menjadi salah satu kunci Persib dalam pertandingan penentuan ini. Persib tidak hanya membutuhkan kreativitas ketika menyerang, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan permainan ketika kehilangan bola.
Kesalahan kecil bisa membuka kesempatan bagi Manila Digger untuk melakukan serangan cepat. Terlebih, lawan diperkirakan akan bermain dengan pertahanan yang kompak sebelum mencari celah melalui transisi.
Di sisi lain, Persib memiliki kepentingan besar dalam laga tersebut. Kemenangan menjadi syarat bagi tim untuk mengamankan tiket menuju fase utama ACL II.
Pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat pun menjadi penentu perjalanan Persib di kompetisi Asia. Pangeran Biru tidak memiliki ruang untuk kehilangan fokus jika ingin melangkah ke fase berikutnya.
Apabila berhasil menundukkan Manila Digger, Persib Bandung dipastikan masuk Grup E ACL II. Di fase tersebut, Persib akan menghadapi lawan-lawan dengan kualitas berbeda, yakni FC Seoul, Melbourne City FC, dan The Cong-Viettel.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber