RADARSITUBONDO.ID - Mees Hilgers akhirnya memiliki klub baru setelah resmi bergabung dengan SC Heerenveen pada bursa transfer musim panas 2026.
Kepastian tersebut sekaligus menutup masa penuh tanda tanya mengenai masa depannya setelah satu musim terakhir bersama FC Twente.
Bek Timnas Indonesia itu tidak membutuhkan waktu lama untuk mengambil keputusan. Begitu SC Heerenveen datang dengan ketertarikan serius, Hilgers mengaku sudah mengetahui klub mana yang ingin dibelanya.
Ketertarikan tersebut ternyata berjalan dua arah. SC Heerenveen membutuhkan Hilgers, sementara sang pemain juga melihat klub berjuluk De Superfriezen itu sebagai tempat yang tepat untuk membuka lembaran baru dalam kariernya.
Baca Juga: Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.235 Triliun, Ekonomi Kerakyatan Makin Kokoh
Proses kepindahan pun berlangsung relatif cepat. Hilgers bahkan terlibat langsung dalam pembicaraan bersama manajer teknik Johan Hansma dan pelatih Veldman sebelum akhirnya sepakat menjadi bagian dari skuad SC Heerenveen.
"Ketika Heerenveen datang, langsung jelas bagi saya bahwa saya ingin bermain di sini," kata Hilgers dikutip dari situs resmi klub. "Mereka menghubungi saya dan mengatakan bahwa mereka sangat tertarik. Saya mengatakan bahwa saya juga sangat tertarik bermain untuk Heerenveen, dan dengan cepat kami mengatur pertemuan tatap muka. Itu percakapan yang bagus; kami langsung cocok," sambungnya.
Keputusan tersebut membuat Hilgers kini harus beradaptasi dengan lingkungan yang sebelumnya justru sering menjadi lawannya di kompetisi Eredivisie. Selama memperkuat FC Twente, ia tercatat sembilan kali berhadapan dengan SC Heerenveen.
Catatan pertemuan itu cukup berimbang. Hilgers meraih lima kemenangan, sekali menelan kekalahan, dan tiga kali bermain imbang ketika menghadapi klub yang kini menjadi tim barunya.
Baca Juga: 53 Miliar DBHCHT Masuk P-APBD, DPRD Situbondo Minta Alokasi Diperjelas
Namun, ada pengalaman khusus yang membuat Stadion Abe Lenstra bukan tempat asing bagi Hilgers. Dari sembilan pertemuan tersebut, empat di antaranya berlangsung di markas SC Heerenveen.
Pengalaman Hilgers di kandang Heerenveen justru tidak terlalu menyenangkan. Ia hanya mampu membawa FC Twente meraih satu kemenangan dalam empat laga yang dimainkan di Stadion Abe Lenstra.
Bagi Hilgers, catatan tersebut menggambarkan betapa sulitnya menghadapi Heerenveen di hadapan pendukung sendiri. Atmosfer stadion menjadi salah satu faktor yang membuat pertandingan di markas klub Frisian itu selalu berbeda.
"Bermain di sini selalu sulit; Anda tahu Anda tidak akan mendapatkan poin dengan mudah," kata Hilgers.
Kini situasinya berubah total. Hilgers tidak lagi datang ke Stadion Abe Lenstra sebagai pemain lawan. Ia justru akan mengenakan seragam SC Heerenveen dan mendapatkan dukungan dari tribun yang sebelumnya memberikan tekanan kepadanya.
Hilgers mengakui atmosfer suporter Heerenveen memang memberikan tekanan tersendiri bagi pemain lawan.
Dukungan keras dari para pendukung, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir, membuat bermain di markas Heerenveen menjadi tantangan tersendiri.
"Lima belas menit terakhir, ketika para penggemar mulai bersorak lebih keras dan kami membelakangi para penggemar garis keras Heerenveen, bermain di sini tidak menyenangkan," jelasnya.
Baca Juga: Rapat Terbatas di Hambalang, Prabowo Bahas Rekrutmen Suku Dayak hingga Karhutla
Pengalaman tersebut kini justru menjadi bagian dari alasan yang membuat kepindahannya terasa menarik. Hilgers akan berada di sisi yang berbeda ketika kembali tampil di Stadion Abe Lenstra.
Ia tidak lagi menghadapi tekanan dari suporter tuan rumah. Kali ini, pemain yang akrab disapa Hito itu akan menjadi bagian dari tim yang mendapatkan dukungan langsung dari mereka.
"Tapi sekarang saya akan mendapatkan dukungan, bukannya malah ditentang. Ini adalah klub yang sangat besar dalam hal stadion dan penggemar," tambahnya.
Setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru, Hilgers juga tidak mendapatkan banyak waktu untuk bersantai. SC Heerenveen langsung membawanya ke lapangan untuk menjalani sesi latihan pertamanya bersama skuad.
Agenda tersebut menjadi momen penting bagi Hilgers. Setelah sempat mengalami cedera parah yang membuatnya absen pada pertengahan musim lalu, ia kembali merasakan atmosfer latihan penuh bersama sebuah tim.
Tidak mengherankan jika sesi latihan perdana tersebut terasa spesial bagi pemain kelahiran Amersfoort itu. Hilgers mengaku sudah lama merindukan rutinitas berada di tengah kelompok pemain dan berlatih secara penuh.
"Sesi latihan pertama berjalan baik. Saya sangat rindu menjadi bagian dari sebuah grup lagi dan berlatih penuh bersama skuad," ucap Hilgers.
Baca Juga: Kisah Nursia, Pelaku Usaha Ikan Kering Sorong yang Tumbuh Bersama BRI
Kehadiran Hilgers di SC Heerenveen juga membuatnya tidak sepenuhnya memulai dari nol dalam mengenal rekan-rekan barunya. Beberapa pemain sudah pernah ia jumpai sebelumnya, meski dalam situasi berbeda.
Pertemuan tersebut sebelumnya terjadi ketika Hilgers masih menjadi pemain FC Twente dan para pemain Heerenveen berada di kubu lawan. Kini, hubungan itu berubah karena mereka akan berada dalam satu ruang ganti dan membela klub yang sama.
"Saya bisa mengenal beberapa pemain baru dan melihat pemain yang sudah pernah saya lawan," sambung Hilgers.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber