RADARSITUBONDO.ID - Lionel Messi resmi mengumumkan keputusan untuk mengakhiri perjalanan bersama Timnas Argentina.
Kabar tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pemain Albiceleste, termasuk gelandang muda Nico Paz.
Paz menjadi salah satu pemain yang memberikan pesan khusus kepada Messi setelah La Pulga menyampaikan keputusannya melalui akun Instagram pribadinya, Senin (31/8/2026).
Pemain Como 1907 itu tumbuh sebagai penggemar Messi. Sejak masih kecil, Paz terbiasa menyaksikan pertandingan sang megabintang bersama ayahnya.
Baca Juga: Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.235 Triliun, Ekonomi Kerakyatan Makin Kokoh
Kini, pemain yang pernah ia idolakan itu bukan hanya sosok yang disaksikannya dari layar televisi. Paz pernah berbagi lapangan, ruang ganti, hingga mengenakan seragam Timnas Argentina bersama Messi.
Mimpi tersebut sebelumnya terasa hampir mustahil untuk diwujudkan. Perbedaan usia 18 tahun menjadi salah satu alasan Paz dan ayahnya sempat menganggap kesempatan bermain bersama Messi sangat kecil.
Saat ini Messi telah berusia 39 tahun, sedangkan Paz baru berusia 21 tahun. Jarak usia tersebut membuat kemungkinan keduanya berada dalam satu tim nasional tampak seperti sebuah angan-angan.
Baca Juga: 53 Miliar DBHCHT Masuk P-APBD, DPRD Situbondo Minta Alokasi Diperjelas
Namun, sepak bola membawa Paz pada situasi yang tidak pernah ia bayangkan ketika masih kecil.
Paz menjalani debut bersama Timnas Argentina pada 16 Oktober 2024. Sejak pertandingan pertamanya itu, ia perlahan menjadi bagian dari skuad Argentina.
Hingga kini, Paz telah mencatatkan 11 penampilan bersama tim nasional dan menyumbangkan satu gol.
Perjalanan tersebut membuat Paz akhirnya bisa mewujudkan salah satu impian terbesar dalam hidupnya, yakni bermain bersama Messi di level internasional.
Melalui unggahan di media sosial, Paz mengenang bagaimana dirinya sejak usia dini mengikuti perjalanan Messi. Ia juga mengingat percakapan bersama sang ayah mengenai kemungkinan suatu hari bisa bermain bersama pemain yang menjadi idolanya.
"Terima kasih, Leo," tulis Paz.
"Sejak usia 4 tahun, saya menonton semua pertandinganmu bersama ayah saya."
"Kami sering menghitung bersama untuk melihat apakah saya punya cukup waktu suatu hari nanti bermain bersamamu."
"Kami selalu bilang itu tidak mungkin, tapi syukurlah saya bisa mewujudkan mimpi saya dan berbagi tahun-tahun terakhir kamu di tim nasional bersamamu."
Baca Juga: Rapat Terbatas di Hambalang, Prabowo Bahas Rekrutmen Suku Dayak hingga Karhutla
Pesan tersebut menggambarkan betapa besar arti Messi bagi perjalanan Paz. Dari seorang anak yang hanya bisa menyaksikan idolanya bermain, Paz akhirnya berada di ruang ganti yang sama dengan sang pemain.
Momen itu menjadi semakin berarti karena Paz tidak sekadar menjadi rekan satu tim Messi. Ia juga memiliki kenangan tersendiri saat mencetak gol pertamanya untuk Argentina.
Gol tersebut lahir melalui tendangan bebas. Messi ketika itu berada di bangku cadangan dan terlihat terpukau menyaksikan gol indah yang dicetak Paz.
Bagi pemain muda tersebut, kehadiran Messi memberikan pengaruh yang jauh lebih besar daripada sekadar hubungan antarpemain di tim nasional.
Paz juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan Messi bersama Argentina. Ia menilai Messi telah memberikan contoh tentang bagaimana seorang pemain tetap berusaha menghadapi tekanan, bahkan ketika kritik datang dari berbagai arah.
"Terima kasih atas segala yang telah kamu lakukan bagi tim nasional, dan atas pelajaran yang kamu berikan kepada saya dan jutaan orang untuk terus berjuang saat segala sesuatu tidak berjalan baik."
"Saat jutaan orang menghina kamu, meskipun kamu tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun, kamu memilih untuk terus berjuang."
Baca Juga: Persija Menang 4-0 di JIS, Shin Tae-yong Makin Percaya Diri Jelang Super League
Perjalanan Messi bersama Timnas Argentina memang melewati berbagai fase. Ada periode penuh tekanan dan kekecewaan, sebelum akhirnya sang kapten membawa negaranya meraih pencapaian yang selama bertahun-tahun dinantikan.
Bagi Paz, keteguhan Messi menghadapi tekanan tersebut menjadi salah satu pelajaran paling penting yang ia dapatkan selama berada di tim nasional.
Ia pun menilai Messi pada akhirnya mendapatkan pencapaian yang layak setelah seluruh perjuangan panjangnya bersama Argentina.
"Pada akhirnya kamu meraih apa yang sangat kamu pantas dapatkan."
"Terima kasih atas segalanya."
"Teruslah menikmati apa yang paling kamu cintai, sepak bola, karena kami akan terus menikmati menontonmu," tutupnya.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber