RADARSITUBONDO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menyambut positif keputusan pencabutan larangan suporter tandang pada kompetisi Super League 2026/2027.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia.
Pencabutan regulasi itu membuat suporter kembali memiliki kesempatan untuk mendukung langsung tim kesayangannya ketika menjalani pertandingan di kandang lawan.
Setelah empat musim, atmosfer pertandingan tandang pun perlahan akan kembali berubah.
Baca Juga: Galatasaray Resmi Rekrut Rafael Leao dari AC Milan, Dikontrak Empat Tahun
I.League selaku operator kompetisi telah mendapat persetujuan FIFA untuk mencabut larangan suporter tandang pada Super League 2026/2027. Meski demikian, kebijakan tersebut tidak diterapkan secara penuh.
Ada sejumlah pertandingan yang tetap masuk dalam kategori rivalitas tinggi. Laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung serta Persebaya Surabaya melawan Arema FC menjadi dua pertandingan yang tidak memberlakukan kehadiran suporter tandang.
Bagi Tolic, kembalinya suporter tandang tetap menjadi perkembangan yang patut diapresiasi. Pelatih asal Kroasia itu menilai kehadiran pendukung dari kedua tim dapat membuat pertandingan menjadi lebih hidup.
Baca Juga: Jelang Lawan Borneo FC, Pratama Arhan Cedera, Persija Ungkap Masa Pemulihan
Menurutnya, sepak bola tidak hanya berkaitan dengan pemain dan pertandingan di atas lapangan. Atmosfer yang tercipta dari kehadiran suporter juga menjadi bagian penting dalam sebuah pertandingan.
"Menurut saya, ini adalah sebuah peningkatan yang bagus bahwa beberapa pertandingan sudah bisa dihadiri (suporter tandang)," kata Tolic, dikutip dari JawaPos.
Meski memberikan dukungan, Tolic tidak ingin pencabutan larangan tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan aspek keamanan. Menurutnya, kebijakan baru itu harus berjalan beriringan dengan pengamanan serta pengelolaan pertandingan yang matang.
Hal tersebut menjadi perhatian utama karena pertandingan yang mempertemukan suporter dari klub berbeda memiliki potensi gesekan. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat perlu memastikan pertandingan berlangsung dengan aman dan tertib.
Baca Juga: Jelang Sidang Cerai, Audi Marissa Tulis Pesan Perpisahan untuk Anthony Xie
Tolic bahkan menyinggung bagaimana pertandingan dengan rivalitas tinggi di Eropa tetap dapat digelar dengan kehadiran suporter.
Menurut dia, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pertandingan dengan atmosfer besar tetap bisa berlangsung selama pengelolaannya dilakukan secara tepat.
"Untuk pertandingan-pertandingan spesial, hal seperti ini bahkan sudah terbukti di Eropa. Saya percaya pihak berwenang tahu apa yang harus dilakukan. Hal yang terpenting adalah keselamatan orang-orang," ucap Tolic.
Bagi Tolic, sepak bola tidak seharusnya mengorbankan keselamatan demi atmosfer pertandingan. Ia menilai seluruh pihak harus memiliki tanggung jawab untuk memastikan suporter dapat menikmati pertandingan tanpa menghadapi risiko yang tidak perlu.
"Jika tidak aman atau ada seseorang yang mendapat masalah, maka sepak bola tidak sebanding dengan risiko tersebut. Jadi, jika semua orang aman dan semuanya terorganisir dengan baik, itu bagus. Ini adalah langkah maju yang positif," lanjutnya.
Baca Juga: Pakai HP, Masukan NIK Langsung Muncul Status Penerima Bansos
Pencabutan larangan suporter tandang tentu menjadi kabar yang dinantikan banyak kelompok pendukung klub di Indonesia. Salah satu yang mendapat keuntungan dari perubahan regulasi ini adalah Bobotoh.
Basis suporter Persib Bandung tersebut tersebar di berbagai daerah. Dengan aturan baru, Bobotoh kembali memiliki ruang untuk memberikan dukungan langsung kepada Pangeran Biru ketika menjalani pertandingan di markas lawan.
Namun, kesempatan itu belum berlaku pada seluruh pertandingan Persib. Bobotoh tetap tidak diperbolehkan hadir ketika Persib bertandang ke markas Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Persib dijadwalkan menghadapi Persija di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 12 September 2026. Duel tersebut termasuk dalam pertandingan dengan rivalitas tinggi sehingga suporter tandang masih dilarang hadir.
Sebelum menjalani pertandingan tersebut, Persib akan lebih dulu memulai kompetisi Super League 2026/2027 dengan menghadapi PSM Makassar. Laga pekan pertama itu akan menjadi pertandingan perdana Pangeran Biru pada musim baru.
Persib dijadwalkan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/9). Pertandingan tersebut sekaligus menjadi awal perjalanan Persib di Super League 2026/2027.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber