Erick Thohir Nilai Kualitas Liga Indonesia Terus Meningkat Jelang Super League 2026-2027

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:40 WIB
Erick Thohir. (Kemenpora RI)
Erick Thohir. (Kemenpora RI)

 

RADARSITUBONDO.ID - Ketua Umum PSSI Erick Thohir melihat perkembangan positif dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Menjelang bergulirnya Super League 2026-2027, ia menilai kualitas penyelenggaraan Liga Indonesia terus mengalami peningkatan dari musim ke musim.

Erick menyampaikan penilaian tersebut dalam jumpa pers seremonial peluncuran kompetisi musim baru di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, peningkatan mutu kompetisi tidak lahir dari kerja satu pihak. Ada kolaborasi berbagai elemen yang menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional.

Baca Juga: Galatasaray Resmi Rekrut Rafael Leao dari AC Milan, Dikontrak Empat Tahun

Mulai dari operator kompetisi, PSSI, klub peserta, sponsor, pemegang hak siar hingga suporter memiliki peran dalam perkembangan tersebut. Erick menilai seluruh pihak perlu berjalan dalam arah yang sama agar kompetisi semakin profesional.

“Kita ini negara sepak bola, artinya kita tidak mungkin membangun sepak bola secara sendiri-sendiri. Stakeholder harus jadi satu, liga harus bersih,” ujar Erick dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas Liga Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pertandingan di atas lapangan.

Menurut Erick, fondasi kompetisi juga ditentukan oleh tata kelola dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Karena itu, aspek integritas pertandingan menjadi salah satu perhatian yang perlu terus dijaga.

Erick secara khusus menyoroti kepemimpinan wasit yang menurutnya harus presisi dan mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh tim yang bertanding.

Kualitas kompetisi juga tidak bisa dilepaskan dari konsistensi klub. Setiap peserta dituntut mempertahankan standar permainan dan memberikan performa maksimal sepanjang kompetisi. Persaingan yang semakin kompetitif dinilai akan membuat kualitas liga ikut terdorong.

Baca Juga: Jelang Lawan Borneo FC, Pratama Arhan Cedera, Persija Ungkap Masa Pemulihan

Di sisi lain, Erick melihat adanya perkembangan positif dari aspek bisnis. Tren pemasukan operator liga maupun kondisi finansial klub disebut terus menunjukkan perbaikan.

Perkembangan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membangun industri sepak bola yang lebih sehat. Sebab, kompetisi yang berkualitas membutuhkan klub dengan kondisi finansial yang kuat agar mampu menjalankan operasional secara berkelanjutan.

Erick pun berharap kesenjangan antarklub profesional dapat semakin ditekan. Persaingan yang lebih merata dinilai akan membuat kompetisi tidak hanya menarik dari sisi olahraga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang semakin besar.

Bagi Erick, sepak bola profesional harus mulai ditempatkan sebagai sebuah investasi. Industri olahraga tidak semestinya hanya dipandang sebagai sektor yang membutuhkan biaya besar tanpa memberikan dampak ekonomi yang luas.

“Jadi, saya selalu mendorong olahraga bukan biaya, tetapi investasi,” tegas Ketum PSSI itu.

Baca Juga: Jelang Sidang Cerai, Audi Marissa Tulis Pesan Perpisahan untuk Anthony Xie

Konsep tersebut, lanjut Erick, berkaitan dengan kemampuan industri sepak bola menciptakan pendapatan bagi berbagai pihak.

Ketika klub berada dalam kondisi sehat, kompetisi akan memiliki fondasi yang lebih kuat dan persaingan di lapangan pun semakin menarik.

“Investasi yang menghasilkan pendapatan untuk banyak pihak. Makin banyak klub yang sehat, liganya makin kompetitif, dan penontonnya makin banyak.”

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
kualitas Liga Indonesia erick thohir Super League