RADARSITUBONDO.ID - Leandro Paredes mulai membuka kemungkinan untuk mengakhiri kariernya bersama Timnas Argentina.
Skorsing panjang yang diterimanya setelah Piala Dunia 2026 menjadi salah satu alasan yang membuat gelandang tersebut mulai mempertimbangkan masa depannya bersama Albiceleste.
Situasi Paredes semakin rumit setelah Lionel Messi memutuskan mengakhiri perjalanan internasionalnya bersama Argentina.
Keputusan kapten tersebut dinilai ikut mengubah kondisi di dalam skuad Argentina yang selama bertahun-tahun diperkuat generasi pemain yang sama.
Baca Juga: Air Bersih Makin Sulit Saat Kemarau, Pemkab Situbondo Siapkan Solusi Permanen
Paredes menyampaikan keraguan tersebut setelah Argentina menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil mengecewakan. Tim Tango gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah kalah dari Spanyol pada partai final.
Bukan hanya kegagalan mempertahankan trofi yang menjadi persoalan bagi Paredes. Pemain yang kini memperkuat Boca Juniors itu juga harus menghadapi hukuman berat akibat insiden yang terjadi dalam pertandingan final.
“Sepertinya sulit untuk lanjut bersama tim nasional karena skorsing dan keputusan Leo (Messi) juga. Sangat sulit bagi semua pemain untuk bisa seperti dulu lagi,” ujar Paredes, dilansir dari Antara.
Skorsing tersebut menjadi persoalan serius bagi pemain berusia 32 tahun itu. Paredes dijatuhi hukuman larangan tampil dalam 10 pertandingan setelah dinyatakan melakukan tindakan kekerasan terhadap dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi.
Dalam insiden tersebut, Paredes disebut mencekik Eric Garcia sebelum kemudian membanting Gavi. Hukuman 10 pertandingan menjadi salah satu sanksi terberat yang diterima pemain Argentina terkait insiden di Piala Dunia 2026.
Larangan bermain dalam jumlah pertandingan yang cukup panjang membuat masa depan Paredes bersama Timnas Argentina menjadi semakin tidak pasti. Apalagi, Paredes kini sudah memasuki fase akhir karier sebagai pesepak bola profesional.
Baca Juga: Lolos Seleksi dan Persyaratan Lengkap, Manajer KDKMP Situbondo Masih Menunggu: Kapan Mulai Bekerja?
Dengan agenda Argentina yang biasanya memainkan dua pertandingan dalam setiap jeda internasional, Paredes diperkirakan baru dapat kembali memperkuat negaranya paling cepat pada November 2027.
Namun, peluang tersebut tetap bergantung pada sejumlah faktor. Paredes harus terlebih dahulu masuk dalam rencana Lionel Scaloni atau pelatih baru apabila Argentina melakukan pergantian di posisi pelatih kepala.
Paredes sendiri belum mengambil keputusan final. Ia mengaku belum berbicara dengan Scaloni mengenai kemungkinan mengakhiri karier internasionalnya.
“Saya belum membicarakannya dengan pelatih, tapi kami akan melakukannya dan kita lihat seperti apa keputusan saya,” kata Paredes.
Baca Juga: Jejak Ponsel Bongkar Aksi Bobol Toko di Panji, Dua Orang Diringkus Polisi
Pembicaraan dengan Scaloni bakal menjadi salah satu momen penting bagi Paredes sebelum menentukan langkah berikutnya.
Ia masih memiliki peluang untuk melanjutkan karier bersama Argentina, tetapi skorsing panjang membuat kesempatan tersebut tidak lagi sesederhana sebelumnya.
Di sisi lain, keputusan Messi untuk meninggalkan Timnas Argentina juga menjadi pertimbangan tersendiri. Paredes menilai kepergian pemain berjuluk La Pulga itu dapat mengubah suasana dan komposisi generasi di dalam skuad.
Messi merupakan salah satu figur sentral dalam perjalanan panjang Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
Bersama generasi pemain senior lainnya, Messi membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi dan mengakhiri penantian panjang negara tersebut di level internasional.
Karena itu, berakhirnya karier internasional Messi berpotensi menjadi penanda pergantian generasi di tubuh Timnas Argentina. Pemain-pemain senior yang selama ini menjadi bagian penting skuad mulai menghadapi pertanyaan mengenai masa depan mereka.
Paredes pun disebut mulai melihat kemungkinan untuk memberikan ruang kepada pemain-pemain muda. Pergantian generasi menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi keputusan gelandang tersebut.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber