RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya tidak hanya mempersiapkan strategi permainan untuk menghadapi Bhayangkara FC pada pekan pertama BRI Super League. Faktor cuaca panas di Bandar Lampung juga menjadi perhatian serius pelatih Bernardo Tavares.
Persebaya dijadwalkan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9) sore. Pertandingan tersebut menjadi ujian awal Bajul Ijo pada kompetisi musim ini.
Waktu pertandingan yang digelar pada sore hari membuat kondisi cuaca menjadi salah satu hal yang harus diperhitungkan.
Bernardo Tavares pun mengambil langkah penyesuaian dalam sesi latihan agar para pemain Persebaya lebih siap menghadapi kondisi tersebut.
Baca Juga: Kredit BRI Tembus Rp1.646 Triliun, Tumbuh 16,2 Persen
Pelatih asal Portugal itu menyebut timnya berusaha melakukan adaptasi sedini mungkin. Salah satunya dengan mengubah waktu latihan menjadi lebih awal.
"Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca," jelas Tavares.
Bagi Tavares, kemampuan pemain beradaptasi dengan kondisi pertandingan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Bhayangkara FC. Terlebih, laga perdana kompetisi kerap menghadirkan situasi yang berbeda dari masa persiapan.
Selain cuaca, kondisi rumput Stadion Sumpah Pemuda juga menjadi perhatian. Tavares mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terkini lapangan yang akan digunakan sebagai arena pertandingan.
Meski demikian, mantan pelatih PSM Makassar tersebut berharap terdapat peningkatan dibandingkan kondisi lapangan pada musim sebelumnya. Namun, Persebaya tetap menyiapkan skenario jika lapangan belum berada dalam kondisi ideal.
Tavares tidak ingin timnya hanya bergantung pada kondisi lapangan yang sempurna. Para pemain Bajul Ijo harus mampu beradaptasi dengan situasi apa pun yang muncul ketika pertandingan berlangsung.
Pengalaman musim lalu menjadi salah satu pertimbangan dalam persiapan Persebaya. Menurut Tavares, karakter lapangan dapat memberikan pengaruh terhadap cara sebuah pertandingan berjalan, termasuk bagaimana pemain mengontrol dan memainkan bola.
Baca Juga: Paredes Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Argentina Setelah Skorsing Panjang dan Kepergian Messi
Karena itu, Persebaya dituntut memiliki kesiapan lebih dari sekadar aspek taktik. Francisco Rivera dan kolega juga harus mampu menyesuaikan permainan apabila kondisi lapangan membuat bola sulit dikendalikan.
"Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak," ungkap Tavares.
Situasi tersebut juga berkaitan dengan karakter permainan Bhayangkara FC. Tavares menilai calon lawannya memiliki kekuatan fisik yang cukup menonjol sehingga Persebaya harus siap menghadapi duel fisik sepanjang pertandingan.
"Jika bola banyak memantul, kita harus menang adu fisik. Bhayangkara FC adalah tim yang kuat secara fisik," lanjutnya.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber