Trabzonspor Terpuruk di Awal Musim, Fatih Tekke Tinggalkan Klub Usai 18 Bulan

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:20 WIB
Fatih Tekke resmi tinggalkan Trabzonspor. (Instagram/trabzonspor)
Fatih Tekke resmi tinggalkan Trabzonspor. (Instagram/trabzonspor)

 

RADARSITUBONDO.ID - Trabzonspor mengambil keputusan besar setelah mengawali musim dengan hasil yang mengecewakan.

Klub yang diperkuat sejumlah nama besar seperti Mohamed Salah dan Andre Onana itu resmi menerima pengunduran diri Fatih Tekke dari posisi pelatih kepala.

Keputusan tersebut tidak lepas dari rentetan hasil buruk Trabzonspor pada awal musim. Dalam lima pertandingan pertama yang dijalani di Liga Turki dan Liga Europa, performa Trabzonspor belum sesuai harapan.

Baca Juga: Fabio Lefundes Pastikan Java United Antusias Hadapi Garudayaksa FC

Situasi semakin sulit setelah Trabzonspor gagal melewati babak play-off Liga Europa. Ferencvaros menjadi tim yang menghentikan langkah mereka setelah menang dalam dua pertemuan.

Pada leg pertama yang berlangsung di Stadion Papara Park, Trabzonspor harus mengakui keunggulan Ferencvaros dengan skor tipis 0-1. Kekalahan tersebut menjadi awal dari tekanan yang semakin besar terhadap posisi Fatih Tekke.

Hasil lebih buruk terjadi pada leg kedua di Groupama Arena, Budapest. Bermain di kandang lawan, Trabzonspor justru dihantam Ferencvaros dengan skor telak 0-4.

Kekalahan tersebut semakin menyakitkan karena Trabzonspor harus menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain. Sidny Lopes Cabral dan Ruslan Malinovsky sama-sama menerima kartu merah.

Rentetan hasil tersebut membuat posisi Tekke berada dalam tekanan. Apalagi, dalam tiga pertandingan terakhir, Trabzonspor hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Kekalahan 1-2 dari Amedspor di Liga Turki akhirnya menjadi pertandingan terakhir Tekke bersama Trabzonspor. Manajemen klub kemudian menerima pengunduran diri pelatih yang sebelumnya pernah menjadi penyerang timnas Turki tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, Tekke sebenarnya sudah sempat menyampaikan keinginannya untuk mundur setelah Trabzonspor dipermalukan Ferencvaros. Namun, keputusan perpisahan baru benar-benar disepakati setelah hasil buruk terus berlanjut.

Baca Juga: Viral Video Pendaki Gunung Prau Diduga Berbuat Tak Senonoh, Sempat Terjadi Cekcok di Jalur Pendakian

Trabzonspor kemudian menyampaikan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi klub. Manajemen menegaskan bahwa perpisahan dengan Tekke diambil dengan mempertimbangkan kepentingan klub dalam jangka panjang.

"Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan, kami sepakat untuk berpisah dengan Fatih Tekke demi kepentingan dan tujuan jangka panjang Trabzonspor," ungkap manajemen klub.

Trabzonspor tetap memberikan penghargaan terhadap kontribusi Tekke selama menangani tim. Pelatih tersebut diketahui menghabiskan waktu sekitar 18 bulan di klub dan meninggalkan sejumlah pencapaian penting.

"Selama masa baktinya yang berlangsung sekitar 18 bulan, Fatih Tekke memberikan nilai tambah yang signifikan bagi Trabzonspor."

"Selain kontribusinya terhadap pengembangan para pemain yang masuk ke dalam skuad kami selama periode tersebut, ia juga memberikan keuntungan penting bagi klub, baik dari segi olahraga maupun ekonomi," tambah manajemen.

Baca Juga: Kredit BRI Tembus Rp1.646 Triliun, Tumbuh 16,2 Persen

Perpisahan tersebut memang terjadi ketika performa Trabzonspor sedang berada dalam periode sulit. Namun, perjalanan Tekke bersama klub tidak sepenuhnya berakhir dengan catatan negatif.

Selama sekitar 18 bulan berada di kursi pelatih, Tekke mampu membawa Trabzonspor finis di posisi ketiga Liga Turki musim 2025-2026. Pencapaian tersebut dilengkapi dengan keberhasilan mengantarkan klub meraih trofi Piala Turki 2025-2026.

Trofi tersebut menjadi salah satu alasan Trabzonspor tetap memberikan apresiasi terhadap mantan penyerang timnas Turki itu meski kerja sama mereka harus berakhir di tengah awal musim yang buruk.

"Dengan mempersembahkan Piala Turki ke lemari trofi kami, ia sekali lagi mengukir namanya dalam sejarah Trabzonspor," tulis klub.

Menurut Trabzonspor, keputusan untuk berpisah juga berkaitan dengan keinginan menjaga kepentingan klub. Tekke disebut tidak ingin keberadaannya justru menjadi faktor yang merugikan tim yang pernah ia bawa meraih kesuksesan.

"Pada titik ini, kami telah mencapai kesepahaman bersama dengan pelatih kami yang menyatakan bahwa ia tidak akan pernah bisa menerima jika keberadaannya justru merugikan Trabzonspor dengan cara apa pun."

"Menyusun peta jalan baru dengan mengutamakan kepentingan klub di atas segalanya adalah langkah yang tak terelakkan."

Baca Juga: Air Bersih Makin Sulit Saat Kemarau, Pemkab Situbondo Siapkan Solusi Permanen

Manajemen Trabzonspor juga menyampaikan apresiasi atas kerja yang telah dilakukan Tekke selama berada di klub.

Kontribusinya dalam pengembangan pemain dan pencapaian di kompetisi domestik menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pelatih kami atas segala upaya, kerja keras, keberhasilan yang diraih, serta nilai tambah yang ia berikan bagi klub kami hingga saat ini," imbuh manajemen.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Fatih Tekke liga turki Andre Onana Mohamed Salah Trabzonspor