Bahlil Mini Soccer Jadi Ruang Baru Golkar Jatim Rangkul Generasi Muda

Agung Sedana • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 18:27 WIB
Pembukaan  event olahraga Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya. (FOTO: Bagas Bimantara/ Jawa Pos Radar Madiun)
Pembukaan event olahraga Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya. (FOTO: Bagas Bimantara/ Jawa Pos Radar Madiun)

RADARSITUBONDO.ID - Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya menjadi salah satu ruang yang dimanfaatkan untuk mengakomodasi minat generasi muda terhadap olahraga. Selain kompetisi, kegiatan tersebut membawa pesan tentang sportivitas, kebersamaan, dan persatuan di kalangan pelajar.

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer, Arif Fathoni, mengatakan turnamen tersebut digagas Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi sebagai wadah bagi anak muda untuk menyalurkan minat di bidang olahraga.

Menurut Fathoni, perhatian terhadap generasi muda menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut digelar. Pelajar dinilai perlu mendapatkan ruang aktivitas yang dapat mendorong nilai sportivitas sekaligus membangun kebersamaan.

"Pak Ali Mufthi di berbagai kesempatan selalu menyampaikan bahwa generasi muda adalah pemilik masa depan bangsa. Karena itu, sejak awal mereka harus kita wadahi melalui kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan nilai sportivitas dan semangat kebersamaan," ujar Fathoni di Gontor Mini Soccer, Ponorogo, Rabu (3/9).

Antusiasme Sekolah di Madiun Raya Tinggi

Fathoni mengatakan pemilihan mini soccer tidak terlepas dari perkembangan olahraga tersebut di kalangan masyarakat, termasuk generasi muda. Menurut dia, semakin banyak lapangan mini soccer yang bermunculan di berbagai daerah dan ramai dimanfaatkan.

Antusiasme pelajar di kawasan Madiun Raya juga disebut cukup tinggi. Panitia bahkan menerima banyak permintaan dari sekolah yang ingin mengikuti turnamen tersebut.

"Kami sampai kesulitan menjawab permohonan keikutsertaan dari SMA-SMA di kawasan Madiun Raya karena antusiasmenya luar biasa," katanya.

Selain jumlah peserta, Fathoni menilai kualitas permainan yang ditampilkan para pelajar juga menunjukkan perkembangan positif.

Dia mencontohkan pertandingan antara SMAN 1 Ponorogo dan SMAN 1 Dagangan. Menurut Fathoni, permainan peserta tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi mulai memperlihatkan pemahaman terhadap permainan.

"Saya melihat pemain SMAN 1 Ponorogo sudah menunjukkan permainan sepak bola modern yang mengandalkan kecerdasan dan visi permainan," ungkapnya.

Golkar Jatim Ingin Dekat dengan Anak Muda

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi mengatakan olahraga dapat menjadi salah satu medium untuk membangun kedekatan antara partai politik dan generasi muda.

Dia mencontohkan pertandingan ekshibisi antara Golkar dan PKB yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Pertandingan tersebut, menurut Ali, berlangsung dalam suasana akrab.

"Ini menunjukkan bahwa partai politik tidak harus dipandang seram, mengerikan, atau kejam. Partai politik juga bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan," terangnya.

Ali mengatakan Golkar Jatim ingin membuka lebih banyak ruang bagi aktivitas positif yang diminati anak muda. Dia menyebut partainya berupaya menempatkan diri sebagai partai yang dekat dengan generasi muda di Jawa Timur.

"Di Jawa Timur, kami sudah memposisikan Golkar Jatim sebagai partainya anak muda," katanya.

Mini Soccer Disiapkan Jadi Agenda Rutin

Bahlil Mini Soccer diharapkan tidak berhenti sebagai turnamen satu kali. Ali menyebut kegiatan tersebut dapat menjadi proyek percontohan untuk dikembangkan menjadi agenda rutin.

Menurut dia, ruang aktivitas serupa juga dapat diperluas ke cabang olahraga lain yang memiliki banyak peminat di kalangan anak muda.

Salah satu yang disebut adalah pencak silat. Ali menilai olahraga tersebut memiliki basis peserta yang cukup besar di Jawa Timur sehingga perlu mendapat ruang kegiatan yang positif.

"Banyak anak muda di Jawa Timur yang tergabung dalam dunia silat. Itu juga harus kita akomodasi melalui ruang-ruang kegiatan yang positif," ujar Ali yang juga merupakan anggota DPR RI.

Anak Muda Diajak Mengenal Politik

Selain melalui olahraga, Ali berharap generasi muda tidak menjauh dari dunia politik. Dia menilai pendekatan kepada anak muda perlu dilakukan melalui kegiatan yang positif dan tidak diarahkan untuk menentukan pilihan politik tertentu.

"Kalau kita bisa memperlihatkan bahwa politik itu asyik dan menyenangkan, harapannya mereka akan mendekat dan tertarik untuk berpartisipasi, terserah nantinya memilih partai mana," tegasnya.

Gelaran Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya sendiri diawali pertandingan ekshibisi antara DPD Golkar se-Madiun Raya dan DPC PKB Ponorogo.

Dalam pertandingan tersebut, DPD Golkar se-Madiun Raya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan DPC PKB Ponorogo dengan skor 3-2.

Editor : Agung Sedana
bahlil mini soccer madiun