RADARSITUBONDO.ID - Harry Kane mulai melihat peluang nyata untuk memenangkan Ballon d’Or 2026. Penyerang Bayern Munich tersebut masuk dalam persaingan setelah melewati musim 2025/2026 dengan catatan gol yang sangat impresif.
Kane mengoleksi 73 gol bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris sepanjang musim lalu. Torehan tersebut membuat namanya berada di antara pencetak gol terbanyak dalam satu musim, hanya berada di bawah Lionel Messi.
Performa tersebut membuat Kane menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan penghargaan pemain terbaik dunia yang akan ditentukan pada Oktober mendatang.
Meski demikian, pemain 33 tahun itu memilih tidak terlalu jauh berspekulasi mengenai peluangnya.
Baca Juga: Tiga Bandara Kembali Layani Penerbangan Setelah Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Kane justru mengaku bangga dengan perjalanan karier yang membawanya sampai berada dalam persaingan tersebut. Baginya, kesempatan untuk diperhitungkan sebagai calon peraih Ballon d’Or merupakan pencapaian tersendiri.
"Saya sangat bangga dengan musim yang saya jalani. Awalnya, saya adalah penggemar yang ingin menjadi pesepak bola profesional. Sekarang saya berada di sini, memenangkan penghargaan, dan bisa saja Ballon d'Or," kata Kane dalam wawancara dengan TNT Sports pada Senin (7/9).
Catatan 73 gol yang dibukukan Kane sepanjang musim 2025/2026 menjadi salah satu alasan utama namanya diperhitungkan. Produktivitas tersebut sekaligus menempatkannya dalam jajaran elite pencetak gol dalam satu musim.
Kane hanya kalah dari Lionel Messi dalam catatan tersebut. Megabintang Argentina itu pernah mencetak 82 gol dalam satu musim pada 2011/2012.
Menariknya, jumlah gol Kane juga sudah melewati catatan Cristiano Ronaldo yang mengemas 69 gol pada musim 2011/2012. Torehan tersebut membuat pencapaian Kane semakin mencolok.
Bagi Kane, catatan tersebut menjadi bukti bahwa musim 2025/2026 merupakan periode terbaik dalam kariernya. Namun, ia tetap menyerahkan keputusan akhir kepada hasil pemungutan suara Ballon d’Or.
"Musim yang saya jalani adalah musim terbaik saya sejauh ini dan kita harus menunggu serta melihat hasilnya," ujar Kane.
Baca Juga: Tiga Bulan Tak Pulang, Siswi Selomukti Diduga Dibawa Lari Mantan Tunangan
Jika berhasil memenangkan Ballon d’Or 2026, Kane akan mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Inggris. Dia berpeluang menjadi pemain Inggris kelima yang mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut.
Sebelumnya, penghargaan itu pernah diraih Sir Stanley Matthews, Sir Bobby Charlton, Kevin Keegan, dan Michael Owen. Kane kini memiliki kesempatan untuk mengikuti jejak empat legenda tersebut.
Namun, Kane menyadari persaingan menuju Ballon d’Or tidak pernah sederhana. Banyak pemain tampil luar biasa dalam satu musim sehingga perdebatan mengenai siapa yang paling layak menjadi pemenang hampir selalu muncul.
Menurut Kane, setiap pemain memiliki kelebihan masing-masing. Karena itu, masuk ke dalam daftar kandidat saja sudah menjadi sesuatu yang ia syukuri.
"Saya senang bisa masuk dalam persaingan," kata Kane.
Baca Juga: Antrean BBM Kembali Mengular, Pertamina Alihkan Pasokan Lewat Tiga Wilayah
Produktivitas 73 gol juga menjadi sesuatu yang cukup mengejutkan bagi Kane. Ia tidak menyangka mampu mencapai angka tersebut hingga akhirnya namanya disejajarkan dengan Messi dan Ronaldo dalam daftar pencetak gol terbaik dalam satu musim.
Kane menilai perkembangan dirinya tidak terlepas dari persaingan dengan dua megabintang tersebut. Dominasi Messi dan Ronaldo selama bertahun-tahun menjadi salah satu standar yang membuatnya terus berusaha meningkatkan kemampuan.
"Saya berkembang ketika Messi dan Ronaldo terus mendominasi," ujar kapten Timnas Inggris tersebut.
Meski baru saja menjalani musim dengan statistik terbaik dalam kariernya, Kane tidak ingin berhenti di pencapaian tersebut. Fokusnya kini mulai bergeser kepada tantangan bersama Bayern pada musim baru.
Kane belum mencetak gol pada awal musim ini. Bayern sempat membuka kompetisi dengan kemenangan telak 5-1 atas Stuttgart.
Namun, hasil positif tersebut tidak berlanjut ketika Bayern menghadapi Schalke. Die Roten hanya mampu bermain imbang tanpa gol dengan skor 0-0.
Editor : Bayu ShaputraSumber : berbagai sumber