Aston Villa Comeback ke Liga Champions, Unai Emery Waspadai Club Brugge

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 13:32 WIB
Pelatih Aston Villa, Unai Emery. (Instagram/astonvilla)
Pelatih Aston Villa, Unai Emery. (Instagram/astonvilla)

 

RADARSITUBONDO.ID - Aston Villa kembali mencicipi persaingan di Liga Champions setelah sempat absen selama satu musim.

The Villans akan mengawali perjalanan mereka di Liga Champions 2026-2027 dengan menghadapi Club Brugge di Stadion Jay Breydel, Selasa (8/9/2026).

Kembalinya Aston Villa ke kompetisi elite antarklub Eropa menjadi buah dari performa apik mereka pada musim sebelumnya.

Tim besutan Unai Emery mampu mengamankan tiket Liga Champions setelah menjalani musim yang solid, sekaligus memperlihatkan perkembangan signifikan sejak sang pelatih mengambil alih tim pada 2022.

Baca Juga: Bikin Melongo! Ustaz Riza Muhammad Ungkap Punya 50 Pekerja di Rumah, 30 Orang Jadi ART

Jelang pertandingan kontra Club Brugge, Emery menegaskan bahwa timnya menyambut kembalinya mereka ke Liga Champions dengan antusiasme tinggi.

Bagi pelatih asal Spanyol tersebut, bermain di kompetisi Eropa merupakan pengalaman yang selalu dinantikan.

“Tentu saja, kami sangat termotivasi dan sangat bersemangat untuk bermain di kompetisi ini. Eropa adalah sesuatu yang fantastis,” kata Unai Emery dikutip dari situs resmi klub.

Perjalanan Aston Villa di kompetisi Eropa memang menunjukkan tren yang terus meningkat dalam beberapa musim terakhir.

Setelah mulai tampil di Conference League, mereka kemudian mendapatkan kesempatan bermain di Liga Champions sebelum melanjutkan perjalanan Eropa melalui Liga Europa pada musim berikutnya.

Emery menilai rangkaian pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan Aston Villa. Setiap musim di kompetisi Eropa memberikan pelajaran berbeda yang kemudian dapat digunakan untuk menghadapi tantangan berikutnya.

“Kami mulai bermain di Conference League, kami bermain bersama di Liga Champions dua tahun lalu, dan tahun lalu di kompetisi lain, di Liga Europa, kami meraih kesuksesan," sambung Emery.

Baca Juga: Rekomendasi 10 Ikan Hias Warna-Warni untuk Aquascape, Ada Guppy, Cupang hingga Rainbow Fish

Aston Villa pertama kali menunjukkan perkembangan tersebut ketika tampil di Liga Konferensi 2023-2024. Mereka mampu melangkah hingga semifinal sebelum perjalanan mereka harus terhenti.

Semusim kemudian, Aston Villa kembali tampil di level yang lebih tinggi. Pada Liga Champions 2024-2025, mereka tampil cukup mengejutkan dengan menembus babak perempat final.

Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Aston Villa bukan sekadar tim yang hadir untuk melengkapi persaingan. Di bawah Emery, The Villans perlahan mampu membangun reputasi sebagai salah satu klub Inggris yang kompetitif di pentas Eropa.

Musim lalu, Aston Villa kembali mendapatkan pengalaman berbeda dengan tampil di Liga Europa. Perjalanan mereka berakhir manis setelah berhasil meraih gelar juara kompetisi tersebut.

Keberhasilan itu sekaligus memperkuat posisi Aston Villa untuk kembali tampil di Liga Champions musim ini.

Mereka bahkan mendapatkan tiket melalui jalur liga setelah mengakhiri kompetisi di posisi keempat, sekaligus memiliki status sebagai juara Liga Europa.

Baca Juga: Tiga Bulan Tak Pulang, Siswi Selomukti Diduga Dibawa Lari Mantan Tunangan

Bagi Emery, keberhasilan tersebut membuat perjalanan Aston Villa menuju Liga Champions terasa semakin istimewa. Menurutnya, pencapaian itu merupakan hasil dari kerja keras tim dalam dua jalur berbeda.

"Berada di Liga Champions ini benar-benar sesuatu yang fantastis, dan cara kami mencapainya membuat kami bisa terus merasa bangga dengan apa yang telah kami lakukan, melalui liga, finis di posisi keempat, dan menang di Eropa," sambungnya.

Namun, antusiasme kembali ke Liga Champions tidak membuat Emery menganggap pertandingan melawan Club Brugge sebagai laga yang mudah.

Bermain di kandang lawan justru menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari pelatih Aston Villa tersebut.

Stadion Jay Breydel dipastikan menghadirkan tantangan tersendiri bagi Aston Villa.

Emery berkaca pada pengalaman beberapa musim terakhir yang menunjukkan bahwa timnya tidak selalu mendapatkan hasil positif ketika harus menjalani pertandingan Eropa di markas lawan.

Bagi Emery, status sebagai tim yang lebih diunggulkan justru tidak boleh membuat Aston Villa kehilangan kewaspadaan. Terlebih, atmosfer pertandingan Eropa di kandang lawan kerap menghadirkan situasi yang berbeda dibandingkan pertandingan di kandang sendiri.

"Pertandingan tandang selalu lebih sulit."

Baca Juga: Tiga Bulan Tak Pulang, Siswi Selomukti Diduga Dibawa Lari Mantan Tunangan

Emery kemudian mengingatkan pengalaman Aston Villa pada musim lalu ketika mereka harus menelan kekalahan dari Go Ahead Eagles.

Hasil tersebut menjadi contoh bahwa posisi sebagai favorit tidak otomatis menjamin sebuah tim meraih kemenangan dalam pertandingan Eropa.

“Tahun lalu, saat tandang, kami kalah melawan Go Ahead Eagles, dan mungkin saat itu, kami bisa merasa sebagai favorit, tetapi di Eropa, menjadi favorit bisa jadi sesuatu yang berbahaya bagi Anda, karena Anda harus menghormati segalanya," sambungnya.

Pengalaman tersebut menjadi peringatan bagi Aston Villa sebelum menghadapi Club Brugge.

Emery tidak ingin timnya kembali terjebak dalam situasi yang sama dengan menganggap lawan lebih mudah hanya karena perbedaan reputasi atau kualitas di atas kertas.

Apalagi, Aston Villa juga memiliki pengalaman kurang menyenangkan ketika menghadapi Club Brugge. Emery masih mengingat pertemuan dua tahun lalu yang berlangsung di tempat yang sama.

Pada pertandingan tersebut, Aston Villa harus menerima kekalahan 0-1 dari Club Brugge. Emery mengakui bahwa timnya tidak mampu menampilkan permainan terbaik dalam pertandingan tersebut.

“Kami punya pengalaman lain, dan di sini, dua tahun lalu, kami juga kalah, di sini, melawan Brugge, 1-0, dan kami tidak tampil bagus, dan kami tidak bermain bagus."

Baca Juga: Tak Kunjung Dapat Anggaran, Tiga Ruang SDN 3 Wonokoyo Terbengkalai Bertahun-tahun

Bagi Emery, pengalaman tersebut justru dapat menjadi modal penting bagi Aston Villa untuk menghadapi pertandingan kali ini. Kekalahan di masa lalu dapat menjadi bahan evaluasi agar kesalahan yang sama tidak kembali terjadi.

Aston Villa kini datang dengan pengalaman yang lebih matang di kompetisi Eropa. Dalam tiga musim terakhir, mereka telah merasakan atmosfer Conference League, Liga Champions, hingga Liga Europa.

Rangkaian pengalaman tersebut membuat Emery memahami bahwa pertandingan di Eropa tidak dapat diprediksi hanya berdasarkan posisi atau reputasi sebuah tim.

Setiap pertandingan membutuhkan pendekatan yang serius, terutama ketika harus bermain di kandang lawan.

“Inilah pengalaman-pengalaman yang telah kita dapatkan. Setiap pengalaman dapat kita gunakan untuk memahami betapa sulitnya pertandingan besok,” jelasnya.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Unai Emery liga champions Aston Villa Club Brugge